Vale Rossi

Rider Muda Indonesia Sempat Ingin Gabung Akademi Balap Rossi

BeritaBintang –    Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi, membangun akademi untuk para pembalap muda yang bernama VR46 Riders Academy. Keberadaan VR46 Riders Academy rupanya diakui pernah menjadi target yang diusung rider muda berbakat asal Indonesia, Ali Adrian.

Menurut Ali, VR46 Riders Academy adalah mimpi untuk semua pembalap muda di dunia. Karena itu, pembalap berusia 22 tahun tersebut mengaku sempat memiliki rencana untuk bergabung dengan akademi yang resmi dibuka pada Maret 2014 tersebut.

“Bisa gabung ke akademinya Vale (Rossi) itu salah satu mimpi semua pembalap. Latihan bareng Vale, makan bareng Vale, dididik sama dia, dilatih sama dia, satu sponsor sama dia, itu semua jadi mimpi banget,” kata Ali saat melakukan wawancara khusus dengan BintangBola belum lama ini.

“Awalnnya kami memang ada rencana untuk gabung ke akademinya Vale, tapi dari pihak sana belum respons lagi,” sambungnya.

Karena belum ada respons lanjutan dari pihak akademi VR46, akhirnya pembalap kelahiran Jakarta itu memutuskan untuk menjalankan rencana yang lain. Meski demikian, ia mengaku sama sekali tidak kecewa belum bisa merealisasikan targetnya itu.

“Kalau kita lihat sekarang, semua pembalap di sana (akademinya Rossi) itu kan hanya dari Italia saja. Saya sendiri baru dasar banget terlibat pembicaraan dengan pihak mereka,” jelas pembalap yang sedang mempersiapkan diri untuk bertarung di CEV European Championship kelas Moto2 tersebut.

Rossi dan Lorenzo Sebenarnya Sama Kuat

BeritaBintang –   Juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden, meyakini duet Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sama-sama layak menjadi juara dunia MotoGP 2015. Menurut Hayden, keduanya memiliki kekuatan berimbang saat bertarung sepanjang musim.

Rossi yang memimpin klasemen rider sejak awal musim, konsisten meraih poin dan terus finis di posisi lima besar dengan mengoleksi 15 podium. Sayang, titel akhirnya melayang ke tangan X-Fuera, yang mengoleksi tujuh kemenangan – dimana empat diantaranya diraih secara beruntun.

“Jorge (Lorenzo) dan Vale (Rossi) menyajikan pertarungan luar biasa sepanjang 2015. Sangat disayangkan salah satu harus kalah, karena sejatinya keduanya sama-sama layak menjadi juara. Tapi seperti kita tahu, hanya ada satu yang bisa meraih titel juara. Keduanya rider hebat, itu tak perlu diragukan lagi,” tutur Hayden, seperti dimuat Bioskopsemi , Senin (4/1/2016).

“Pertarungan mereka begitu berimbang, karena mereka berada di tim yang sama dan mengendarai motor yang sama. Jorge punya kecepatan, namun saya pikir 2015 juga tahunnya Vale. Jorge lebih cepat, namun Vale selalu menemukan cara untuk meraih poin dan memanfaatkan pengalamannya,” jelas pria 34 tahun berkebangsaan Amerika Serikat tersebut.

Hayden sendiri dipastikan bakal pindah haluan ke ajang Superbike per musim depan. The Kentucky Kid akan membela panji Ten Kate Honda dengan menunggangi CBR1000RR Fireblade SP. Dia dipastikan bakal bertandem dengan rider muda asal Belanda sekaligus jawara World Supersport 2014, Michael van der Mark.

X-Fuera Masih Heran

BeritaBintang – Rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo mengaku sedikit heran sekaligus suka bersama pencapaian terhadap MotoGP masa 2015. Sesudah bernasib sial di tiga serie awal, X-Fuera jadi yg paling cepat di MotoGP Spanyol & Prancis.

Terhadap MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, rider asal Negara Matador ini start dari posisi ke3. Walaupun begitu, Lorenzo sanggup melintasi hadangan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez & Andrea Dovizioso (Ducati) yg start dari posisi satu & dua. Sejak lap mula-mula, pemenang dunia MotoGP 2010 & 2012 ini memimpin balapan sampai finis.

“Memenangkan dua balapan sesudah di tiga seri mula-mula tidak berhasil podium terang yakni hasil kontras. Jujur, aku lumayan heran tetapi serta suka. Balapan di Le Mans teramat hebat, tetapi aku mesti masihlah memijak bumi & tidak boleh langsung puas,” ucap rider 28 th itu, Crash melansir, Senin (18/5/2015).

Terpandai kelas 250cc masa 2006 & 2007 itu mengantisipasi tindakan “balas dendam” sang tandem, Valentino Rossi terhadap serie Mugello, Italia yg bakal digelar dua minggu lagi.

“Mugello adalah sirkuit yg bersahabat utk Yamaha, terutama utk aku lantaran itu sirkuit pujaan aku. Terkecuali Jerez, aku benar-benar teramat senang Mugello. Tetapi, Vale (Rossi) pun amat sangat segera di sana, lebih-lebih beliau dapat tampil di ‘rumahnya’. Vale sangat-sangat mau kembali memenangi balapan, aku tahu itu! Menjadi, aku mesti waspada,” pungkas rider yg telah memperkuat Yamaha di MotoGP sejak 2008 tersebut.