Rider Italia

Rider Moto2 Didikan Rossi Ini Ingin Duel dengan The Doctor di MotoGP 2018

BeritaBintangRider Moto2 Didikan Rossi Ini Ingin Duel dengan The Doctor di MotoGP 2018

Rider Marc VDS Moto2 yang juga merupakan anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy, Franco Morbidelii, menyimpan hasrat untuk bisa berduel dengan sang mentor. Ya, Morbidelli berharap bisa tampil di kelas tertinggi pada musim 2018 dan bisa head-to-head dengan Rossi di lintasan.

Morbidelli sendiri saat ini memang tengah cemerlang di Moto2. Rider Italia berusia 22 tahun itu tengah memimpin klasemen sementara rider musim 2016 dengan 123 poin.

[ Baca Juga : ” Pensiun, Mark Wahlberg Ucapkan Selamat Tinggal pada Transformers ” ]

“Akan sangat menyenangkan bisa bertarung dengan Vale di kejuaraan yang sama. Ya, tentunya itu adalah kelas tertinggi. Well, balapan di MotoGP merupakan impian semua pembalap dan jika berhasil melakukannya, maka itu berarti mimpi yang jadi kenyataan,” ucap Morbidelli seperti dimuat AGEN BOLA.

Sang rider sendiri mengaku telah mendapat tawaran dari beberapa tim MotoGP untuk musim 2018. Namun, menurutnya tetap membela Marc VDS di MotoGP nanti akan memuluskan proses transisi dan adaptasinya dengan kerasnya persaingan di kelas tertinggi.

“Saya ingin bertahan di Marc VDS. Orang-orang di tim ini sangat ramah dan bekerja dengan sangat baik. Akan menyenangkan melanjutkan perjalanan dengan mereka. Saya telah mendapat tawaran dari tim lain, dan saya harus mengevaluasi semuanya. Tapi, prioritas saya adalah bertahan dengan Marc VDS dan orang-orang yang sudah saya kenal. Saya ingin kembali membela Marc VDS di MotoGP,” ujarnya.

Resep Andrea Dovizioso Pecundangi Valentino Rossi di Kualifikasi MotoGP Belanda

BeritaBintangASSEN Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, sukses meraih pole di MotoGP Belanda yang akan digelar di Sirkuit Assen, Minggu (26/6/2016) malam WIB. Rider Italia itu mengakui, ia beruntung memulai lap penentu di belakang rider senior Movistar Yamaha, Valentino Rossi.

Seperti diketahui, Dovi menjadi joki tercepat dalam sesi kualifikasi yang digelar kemarin. The Little Dragon mencatatkan waktu terbaik 1 menit 45,246 detik dalam sesi yang berjalan dalam kondisi trek yang basah tersebut.

Keberhasilan meraih pole diakui Dovi memang diwarnai keberuntungan. Sebab rider Italia berusia 30 tahun itu berada tepat di belakang Rossi ketika masuk lintasan untuk menjalani percobaan terakhir.

“Di sesi kualifikasi kemarin, sungguh mudah untuk membuat sebuah kesalahan. Tapi, kami sangat bagus dalam menganalisis situasinya. Di pertengahan sesi, treknya mulai mengering jadi saya paham untuk melakukan perubahan strategi memasang set ban basah baru dan cuma melakukan satu putaran,” ungkap Dovi, seperti dimuat TaruhanBolaOnline, Minggu (26/6/2016).

“Saya beruntung memulai lap di belakang Valentino dan mencatatkan waktu lap yang bagus. Feeling saya di atas motor jauh lebih baik daripada beberapa balapan terakhir,” jelasa DesmoDovi.

Adik Rossi: Moto2 Sangatlah Berat!

BeritaBintang –Adik tiri Valentino Rossi yang kini membela Tim Forward Racing di Moto2, Luca Marini, mengaku memikul beban dan tanggung jawab besar dalam musim debutnya di intermediate class. Kepada Motosport, Sabtu (26/3/2016), Marini yakin dirinya akan mendapat lebih banyak sorotan dari media massa.

Marini yang berusia 18 tahun, musim lalu “hanya”” turun di Kejuaraan Nasional Spanyol (CEV) Moto2 dan musim ini langsung melakoni debut di Grand Prix. Rider Italia ini pun yakin masih harus banyak belajar, dan ia bersyukur Rossi masih membalap di MotoGP meski telah berusia 37 tahun.

“Tentu akan ada lebih banyak tekanan dari media massa, Moto2 sangat lah berat! Namun, saya mulai belajar menanganinya dengan baik. Saya tak terlalu cemas, justru hal ini dapat membantu. Untungnya Vale masih balapan dan ia bisa memberi banyak saran sebelum balapan, atau nasihat-nasihat di lintasan yang saya tak ketahui,” papar Marini yang sukses finis ke-10 di Moto2 Qatar beberapa waktu lalu.

“Tentu balapan melawan Vale merupakan impian saya, tapi saya harus tampil sangat kuat untuk naik ke MotoGP. Semoga Vale melanjutkan karirnya selama beberapa tahun lagi. Kita lihat saja nanti. Saya akan merayunya untuk bertahan di MotoGP selama mungkin, setidaknya selama ia masih menikmatinya!” celotehnya lagi.