Pembalap Ducati

Lorenzo Takkan Banding Sanksi Ringan Iannone

BeritaBintang –Jorge Lorenzo menyatakan dirinya tidak akan mengajukan banding terhadap FIM soal sanksi yang diterima Andrea Iannone. Pasalnya, pembalap Movistar Yamaha ini ragu jika tetal melakukan banding, sanksi kepada Iannone akan diperberat.

Iannone kembali melakukan kesalahan ceroboh dalam GP Catalunya yang digelar akhir pekan lalu. Pembalap Ducati ini menabrak Lorenzo pada Turn 10 usai gagal mengendalikan motornya saat memasuki tikungan. Iannone pun terkena penalti start di grid belakang dalam GP Belanda.

Ini adalah kali kedua pada musim ini Iannone menerima penalti. Sebelumnya, pembalap berkebangsaan Italia ini bahkan menabrak rekan setimnya sendiri yakni Andrea Dovizioso di final lap GP Argentina.

“Saya tidak akan mengajukan bandung akan penalti yang diterima Iannone karena mereka tidak akan mengubah keputusan. Tapi, saya akan berbicara dengan Mike Webb dan berusaha berbicara kepada komisi keselamatan soal hal ini,” kata Lorenzo, seperti dilansir Taruhan Bola Online, Kamis (9/6/2016).

“Kadang Anda juga harus paham bahwa sesuatunya harus diubah ketika itu menimpa Anda. Mari menunggu jika pembalap lain juga memiliki opini seperti saya. Saya tidak tahu apakah penalti itu cukup untuk membuat Andrea paham agar bisa mengubah diri,

Tabrak Lorenzo, Iannone: Salah Sendiri Ia Lamban

BeritaBintang – Andrea Iannone merasa insiden tabrakan dengan Jorge Lorenzo bukan karena kesalahannya. Pembalap Ducati itu mengaku sudah melakukan yang terbaik untuk menghindari tabrakan.

Untuk kedua kalinya dalam musim ini Iannone menabrak pembalap lain. Sebelumnya di GP Argentina dia menabrak rekannya sendiri, Andrea Dovizioso.

Namun untuk balapan di Sirkuit Catalunya kali ini sorotan lebih besar padanya. Maklum, Iannone menabrak Lorenzo yang merupakan pembalap tuan rumah dan sedang memimpin klasemen untuk sementara.

“Saya terkejut karena Lorenzo mengerem sangat terlambat. Dia juga membalap terlalu lamban,” kata Iannone seperti dilansir Panduan Judi Online.

“Saya sudah bertanya padanya kenapa dia lamban, namun dia membantah. Lagipula Lorenzo seperti tak mau membahas kejadian ini saat saya menghampirinya.”

Pembalap asal Italia itu mengaku menerima hukuman harus start dari posisi terakhir di seri selanjutnya. Meski ia merasa tidak bersalah dalam kejadian ini.

“Hukuman itu sangat sulit tapi steward telah melihat seluruh data dan mereka menerima alasan saya. Yang jelas saya akan melakukan yang terbaik di Assen,” kata Iannone

Dovizioso Pede Hadapi Seri Perdana MotoGP 2016

BeritaBintang – Andrea Dovizioso menatap MotoGP 2016 dengan optimisme tinggi. Pembalap Ducati tersebut yakin bisa tampil mengesankan dalam seri pertama yakni GP Qatar di Losail International Circuit.

Sirkuit tersebut terkenal memiliki kecocokan dengan motor Ducati, Desmosedici. Bahkan, musim lalu dua pembalap Ducati yakni Dovizioso dan Andrea Iannone naik podium untuk menemani Valentino Rossi yang menjadi juara.

Kini, situasinya kurang lebih hampir sama. Belum lagi ditambah fakta Ducati baru memperkenalkan motor Desmosedici terbaru sehingga motivasi di paddock sedang membumbung tinggi.

“Sangat menyenangkan memulai musim di Qatar. Sirkuit di Losail bisa membuat motor MotoGP kami mengeluarkan potensi terbaik, sebab ini adalah trek yang sangat cepat dan memiliki jarak tikungan yang lebar,” kata Dovizioso, seperti dimuat laman resmi Ducati, Selasa (15/3/2016).

“Balapan akan sangat berbeda karena digelar malam, ketika temperatur sangat sempurna untuk balapan. Kami harus optimistis karena dalam sembilan hari melakukan tes, kami bekerja dengan baik untuk mencetak kecepatan, dan melakukan banyak perkembangan untuk feeling Desmosedici,” jelasnya.