Max Biaggi

Dilatih Max Biaggi, Lorenzo Menilai Bukan Hal yang Fundamental

BeritaBintang –  Juara dunia MotoGP musim lalu, Jorge Lorenzo, mengungkapkan soal bergabungnya Max Biaggi menjadi pelatih ke Ducati. Menurutnya, kehadiran pria asal Italia tersebut bukan hal yang mendasar.

Seperti dikabarkan oleh Marca, kemungkinan Biaggi bergabung dengan Ducati. Pabrikan asal Italia tersebut berencana menjadikanya sebagai pelatih Lorenzo untuk mengarungi MotoGP musim 2017.

Kendati demikian, Biaggi bukan satu-satunya nama yang disiapkan Ducati sebagai pelatih Lorenzo. Casey Stoner juga kabarnya siap menjadi mentor juara dunia MotoGP 2015 tersebut. Lantas pembalap asal Spanyol tersebut hanya tertarik bisa dilatih oleh seorang figure yang bisa membantunya.

“Saya tak berpikir ini hal yang fundamental, tapi kadang dilatih seorang figur sangat membantu. Saya tak tahu, kita lihat saja nanti,” ucap Lorenzo mengutip BintangBola.Online, Kamis (30/6/2016).

Sekadar informasi, Lorenzo sejatinya membutuhkan staf mekanik yang baru. Sebab beberapa staf mekanik Lorenzo saat ini lebih memilih untuk bertahan di Movistar Yamaha.

MotoGP di Indonesia Masih Tanpa Kepastian

BeritaBintang – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sampai sekarang belum menentukan venue untuk MotoGP 2017 yang rencananya berlangsung di Indonesia. Padahal, sebelumnya April 2016 Kemenpora akan mengambil keputusan terkait venue MotoGP di Indonesia.

Indonesia ditunjuk Dorna sebagai salah satu tuan rumah untuk MotoGP 2017. Namun, masih banyak ketidakpastian dalam persiapan Indonesia menjadi tuan rumah balapan motor paling bergengsi di dunia itu.

Hingga kini, niat Indonesia untuk menggelar MotoGP terbentur masalah infrastruktur, termasuk belum turunnya Keppres (Keputusan Presiden). Pemerintah belum berani ambil keputusan untuk menunjuk venue. Sirkuit Sentul memang sudah mengajukan diri, namun belum disetujui pemerintah.

Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot. S. Dewabroto, menyatakan, batas waktu penentuan venue MotoGP adalah Juni 2016. Namun, Gatot mengatakan, sebaiknya keputusan terkait venue jangan terlalu lama.

“Kontrak akan ditandatangani paling lambat Juni 2016. Tapi, ini sudah awal April, jadi harus cepat-cepat. Jangan sampai menunggu hingga waktu mepet,” ucap Gatot kepada wartawan.

Sirkuit Sentul memang masih dipertimbangkan. Namun, kondisi Sirkuit Sentul saat ini tak memadai untuk menggelar balapan papan atas seperti MotoGP. Yang pasti, harus dilakukan renovasi menyeluruh agar Sirkuit Sentul mampu memenuhi standar untuk menggelar MotoGP.

Namun, ada opsi lain yang juga dipertimbangkan. Ada wacana pemerintah Indonesia berencana membuat sirkuit baru di Palembang, Sumatera Selatan. Jika opsi itu diambil, pembuatan sirkuit baru tentu membutuhkan waktu yang tak sebentar dan biaya yang tak sedikit.

Tercatat, terakhir kali Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP adalah pada musim 1997. Saat itu Valentino Rossi masih balapan di kelas 125cc. Max Biaggi yang jadi pemenang di kelas 250cc dan Tadayuki Okada yang menguasai kelas 500cc pada MotoGP Sentul 1997.

Pedrosa Tersangkut Masalah Pajak

BeritaBintang –   Rider Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, terdaftar sebagai satu dari 4.855 orang yang tidak membayar pajak penghasilan di Spanyol. Negeri Matador sendiri menerapkan peraturan kepada seseorang yang memiliki penghasilan di atas 1 juta euro wajib membayar pajak.

Seperti dilansir Bioskop168 , Jumat (25/12/2015), nama Pedrosa pun akhirnya masuk ke daftar karena memiliki penghasilan sebesar 7,8 juta euro atau sekira Rp116 miliar.

Pedrosa bukanlah rider MotoGP pertama yang mengalami dugaan masalah pajak. Sebelumnya ada sosok beberapa pembalap Italia yang dituduh melakukan penggelapan pajak.

Di antaranya adalah Valentino Rossi yang harus membayar 35 juta euro (Rp522 miliar) untuk menyelesaikannya. Loris Capirossi mengalami kasus dugaan kasus penggelapan pajak pada 2010 dan harus membayar denda sebesar 2 juta euro.

Marco Melandri juga tidak terlepas dengan masalah pajak. Bahkan, ia harus mendekam di penjara selama 19 bulan. Juga ada mantan rider MotoGP, Max Biaggi, yang kasusnya masih berlangsung hingga kini.

Cuma Max Biaggi yang Saingi Rekor Kemenangan Tujuh Kali Rossi di Brno

BeritaBintang – Valentino Rossi menyelesaikan 10 balapan pertama MotoGP 2015 dengan selalu finis podium. Setelah GP Indianapolis, akhir pekan kemarin, Rossi dan pebalap MotoGP lainnya sudah harus bersaing lagi pada GP Ceko di Sirkuit Brno, 14-16 Agustus.

“Tidak banyak waktu untuk beristirahat, tetapi saya senang pergi ke Ceko. GP Indianapolis merupakan balapan yang bagus, finis podium lagi merupakan hasil yang baik,” kata Rossi.

Sesi kualifikasi masih jadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Rossi. Di Indianapolis, pebalap 36 tahun tersebut kembali harus memulai balapan dari posisi keempat. Itu merupakan kali keempat Rossi memulai balapan dari posisi tersebut sepanjang 2015.

Sirkuit Brno merupakan favorit hampir semua pebalap dengan karakter tikungan yang bervariasi dilengkapi pemandangan menarik di perbukitan Ceko.

Rossi sudah tujuh kali meraih kemenangan di Brno. Hanya pebalap Italia lainnya, Max Biaggi, yang bisa menyamai prestasi Rossi di sirkuit ini.

“Menurut saya, Brno merupakan lintasan yang menyenangkan, saya menyukainya lebih dari pada Indianapolis. Namun, rekan satu tim saya, Jorge Lorenzo, juga sangat kuat di Brno,” aku pemilik sembilan gelar juara dunia tersebut.

“(Marc) Marquez juga akan kuat, seperti di Indy. Kami harus berjuang maksimal lagi akhir pekan ini supaya tidak kehilangan poin. Saya merasa positif dan yakin akan meraih hasil bagus lagi akhir pekan ini,” lanjutnya.

Rossi saat ini memimpin klasemen sementara dengan 195 poin, unggul sembilan angka atas Lorenzo di posisi kedua. Marquez masih tertahan di peringkat ketiga dengan 139 poin.