Leonard Cohen

Coldplay Mainkan Lagu Leonard Cohen ‘Suzanne’ di London

BeritaBintang – Band Coldplay memberi penghromatan pada musisi legendaris asal Kanada, Leonard Cohen saat tampil di London Palladium, Jumat (11/11). Pentolan band, Chris Martin bernyanyi membawakan lagu ciptaan musisi yang tutup usia pada pekan lalu itu berjudul ‘Suzanne’.

Cohen meninggal dunia pada Senin, dan kabar kematiannya dipublikasikan pada Jumat via laman Facebook. Putranya Adam,Linkalternatif.info pada Rolling Stone mengatakan bahwa ayahnya meninggal dalam damai di kediamannya. Cohen juga dikatakan masih aktif menulis lagu hingga akhir hayatnya.

Sebagaimana dilaporkan Consequence of Sound, Martin tampil membawakan lagu ciptaan Cohen di penghujung penampilan band tersebut.

‘Suzanne’ merupakan lagu lawas Cohen yang diambil dari albumnya Songs of Leonard Cohen yang diproduksi pada 1967.

Sembari menyanyi dan memainkan gitar pada lagu itu, Martin menyampaikan rasa kehilangannya. “Mengirim cinta untuk Leonard Cohen yang lagu-lagunya begitu mengesankan, dia yang telah mengubah hidup saya,” ujarnya seperti dilansir dari Agen Bola Terpercaya.

Martin menambah daftar panjang musisi yang memberikan penghormatan pada Cohen. Win Butler dari Arcade Fire, Justin Timberlake, Slash, Nick Cave, Lily Allen dan Peter Hook juga menyampaikan rasa kehilangannya lewat akun media sosial masing-masing.

Sebelumnya, sejumlah penggemar Cohen juga berkumpul di kediamannya di Montreal dengan menyanyikan lagu, meninggalkan pesan duka dan sejumlah bunga.

Lana Del Rey juga turut menyampaikan rasa dukanya lewat akun instagram miliknya dengan menyanyikan sepenggal lagu Cohen berjudul Chelsea Hotel #2.

Mengutip Panduan Judi Online, Del Rey mengungkapkan bahwa selain Bob dan Joan, Cohen adalah salah satu musisi yang membuatnya terkoneksi, yang seolah satu bahasa dengannya.

“Saya mencintai dia sebagai penggemar setia,” ujarnya.

Usai Terima Nobel, Bob Dylan Dicap Arogan dan Tidak Sopan

BeritaBintang – Bob Dylan menjadi musisi pertama yang menerima penghargaan elit Nobel Sastra. Penghargaan itu mensejajarkan nama Dylan dengan Albert Einstein dan Jean-Paul Sartre.

Namun, usai menerima penghargan tersebut, Dylan malah dicap arogan dan tidak sopan karena tidak memberikan reaksi apapun.

Dylan disebut memiliki talenta besar dan dinilai sebagai pencipta lirik puitis dalam karya-karyanya Linkalternatif.info. Dia juga menjadi nama populer pertama yang pernah mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut.

Wajar jika kemudian banyak orang yang memberikan ucapan selamat pada musisi berusia 75 tahun tersebut, diantaranya Leonard Cohen, The Rolling Stones dan Tom Waits. Tapi, seolah tak peduli, Dylan tetap bungkam.

Dylan juga telah diundang ke Stockholm, Swedia untuk menerima penghargaan itu dari Raja Carl XVI Gustaf pada 10 Desember mendatang, namun, menurut Swedish Academy, dia belum juga melakukan konfirmasi kehadiran.

Anggota Swedish Academy dan penulis Per Wastberg angkat bicara di media lokal Swedia, terkait dengan sikap diam Dylan.

“Ini adalah hal yang sangat tidak biasa. Ini bisa dikategorikan sebagai sikap yang arogan dan tidak sopan,” kata Wastberg kepada SVT, dilansir Bandar Bola Terbaik.

Di sisi lain, Wastberg mengatakan pihak Swedish Academy berusaha memahami sikap Dylan.

“Kami tahu bahwa dia adalah orang yang sulit dan tidak suka tampil di depan umum,” ujarnya pada koran Swedia, Dagens Nyheter.

Adapun, beberapa fans mengungkapkan seharusnya Dylan menolak penghargaan tersebut karena penggagas penghargaan Nobel, Alfred Nobel, merupakan penyalur senjata.

Jika Dylan memutuskan tidak menerima penghargaan Nobel Sastra tersebut, Swedish Academy tetap akan memasukkan nama Dylan dalam daftar penerima penghargaan. Pasalnya, Nobel Academy tidak mengakui adanya penolakan.