Kota Jakarta

Teken Kontrak Politik dengan Perindo, Mesin Politik Anies-Sandi Semakin Kuat

BeritaBintangTeken Kontrak Politik dengan Perindo, Mesin Politik Anies-Sandi Semakin Kuat

Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun menilai kontrak politik yang diteken calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno, bersama Partai Perindo sangat menguntungkan pasangan nomor urut tiga tersebut untuk memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI putaran kedua.

“Saya kira secara kontrak politik menguntungkan Anies-Sandi apalagi Perindo di belakangnya ada Hary Tanoe yang memiliki dua kekuatan penting, yakni capital dan ada modal media,” kata Ubei ketika berbincang dengan Agen Bola, di Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Selain itu, kata Ubei, adanya tambahan dukungan dari Perindo untuk pasangan calon yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, mesin politik yang akan memenangkan Anies-Sandi otomatis bertambah.

[Baca Juga -“Wah… DPR Mengutuk Praktik Pedofil di Media Online“]

“Tentu saja ketika partai memberikan dukungan artinya ada mesin politik di dalamnya. Karena ada mesin politik yang levelnya dari tingkat DPW DKI sampai ke ranting, berarti mesin politik Anies-Sandi bertambah. Dimungkinkan bekerjanya mesin politik Anies-Sandi akan makin kuat itu yang membuat kekuatan Anies-Sandi untuk memenangkan pertarungan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, berikut ini enam poin komitmen Anies-Sandi terkait dukungan yang diberikan Partai Perindo:

1. Menjadi pemimpin dan milik seluruh warga Jakarta tanpa membedakan suku, ras, agama, latar belakang dan status sosial, serta selalu bersikap adil dan jujur.

2. Menerapkan Pancasila dalam arti yang benar sebagai pijakan dalam memimpin Kota Jakarta.

3. Berpihak kepada rakyat kecil agar dapat tumbuh kesejahteraan, pendidikan, dan keterampilannya sehingga kesenjangan sosial di Kota Jakarta dapat diperkecil serta mempercepat Jakarta menjadi Jakarta yang maju. Hal ini dilakukan dengan tetap mendorong kelompok masyarakat yang sudah mapan tetap tumbuh berkembang dengan memberikan kepastian hukum dan transparansi aturan.

4. Mampu mengatasi dan memberantas kejahatan narkoba, kejahatan korupsi, dan kejahatan umum lainnya, serta menegakkan hukum dengan benar.

5. Mampu melakukan penataan Jakarta yang asri, bersih, dan sehat, serta mengatasi banjir dan kemacetan.

6. Mampu mengayomi masyarakat Jakarta dengan menciptakan suasana yang aman, penuh kepastian, tenteram, damai, bertoleransi, beretika, dan beradab.

 

Terbukti, Jakarta Bukan Lagi Poros Penata Rambut

BeritaBintang –SIAPA bilang profesi penata rambut hanya berporos pada Kota Jakarta. Kini, di daerah pun banyak bermunculan penata rambut berbakat.

Dunia kecantikan di Tanah Air mengalami perkembangan pesat dari waktu ke waktu. Hal ini diperlihatkan dengan semakin banyak munculnya hairdresser muda berbakat. Namun, banyak yang mengira kemunculan para ahli penata rambut ini hanya berporos di Kota Jakarta atau pulau Jawa.

Padahal kenyataannya, para hairdresser muda ini berkembang signifikan di kota-kota selain Jakarta. Seperti Bandung, Semarang, Medan, bahkan sampai Riau.

“Kemajuan hairdresser di luar Jakarta, saya bisa katakan besar sekali ya. Seperti yang kita lihat sekarang, finalis dari L’Oreal Proffesionnel Style & Colour Trophy ini banyak datang dari luar kota, seperti Medan, Sulawesi, bahkan Riau. Ini menunjukkan bahwa potensi-potensi bakat di daerah itu berkembang pesat. Tidak hanya berpusat di Jakarta,” tutur Indra Taruna, Brand Manager Marketing L’Oreal Proffesionnel saat dijumpai Taruhan Bola Online, dalam acara malam puncak L’Oreal Proffesionnel Style & Colour Trophy di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Industri hairdressing Indonesia sendiri merupakan salah satu bagian dari pilar ekonomi kreatif yang memberikan kontribusi tinggi. Di tahun 2014, tercatat transaksi bisnin senilai Rp1,2 triliun dari 115.000 salon di seluruh Indonesia.

Teror Jakarta, Kedubes AS Klarifikasi Waktu Pemberitahuan Darurat

BeritaBintang –   Terjadinya serangan yang keji pada 14 Januari 2016 di Kota Jakarta, pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan dua pesan pemberitahuan darurat untuk warga AS yang tinggal di Indonesia.

Melalui pernyataan yang diterima oleh Bioskopsemi , pihak Kedubes AS menyampaikan bahwa pemberitahuan darurat itu disampaikan melalui email, dari jaringan tanggap darurat yang menggunakan cap waktu (time stamp) Greenwich Mean Time (GMT) +7.

Angka (+7) disini mengacu kepada Waktu Indonesia Barat, yang berarti ditambah tujuh jam dari waktu di Greenwich yang menjadi acuan Internasional.

Email-email tersebut, yang dikirim pada 11:44 WIB dan 12:36 WIB, dikirim kepada warga negara Amerika yang terdaftar dalam jaringan tanggap darurat. Pesan-pesan ini bertujuan untuk memberikan para warga AS informasi mengenai perkembangan terkini dan informasi penting yang menyangkut keselamatan warga AS di luar negeri.

Informasi yang terdapat dalam email-email tersebut juga telah diunggah ke situs web resmi Kedubes AS pada 12:16 WIB dan 13:04 WIB. Dubes AS untuk Indonesia juga telah memberikan belasungkawanya atas serangan keji yang dilancarkan di ruang publik di Kota Jakarta tersebut.

“Kami mengucapkan turut belasungkawa kepada para korban serangan keji ini beserta keluarga mereka, dan kami siap membantu mitra-mitra Indonesia kami”, kicau Dubes AS Robert Blake melalui Twitternya.