Kevin Gameiro

Kevin Gameiro Resmi Gabung Atletico Madrid

BeritaBintang – Atletico Madrid kian menggeliat di bursa transfer musim panas ini. Yang paling anyar, Atleti sukses mendapatkan penyerang mematikan Sevilla, Kevin Gameiro. Hal ini cukup mengejutkan memang, pasalnya penyerang berkebangsaan Prancis itu belakangan juga kerap dikaitkan dengan Barcelona.

Dilansir laman Panduan Judi Online , Sabtu (30/7/2016), penyerang berusia 29 tahun itu dikontrak selama empat tahun. Meski tidak disebutkan berapa nominal nilai transfer Gameiro ke Vicente Calderon, Atleti diyakini harus mengeluarkan dana 32 juta euro.

Los Colchoneros memang cukup aktif di musim panas ini. Sebelumnya pasukan Diego Simeone sudah mendatangkan nama-nama macam Nicolas Gaitan dan Simo Vrsaljko. Akifitas mereka pun diyakini belum berhenti, seiring dengan kian gencarnya kabar kalau Diego Costa yang sekarang membela Chelsea akan comeback.

Kembali ke Gameiro,  eks bomber PSG itu memang tampil hebat musim lalu bersama Los Nervionenses. Total, ia mencetak 29 gol dari semua ajang.

Masa Nganggur Bakal Usai, Robson-Kanu Segera Gelar Pembicaraan Transfer dengan Atletico Madrid

BeritaBintang – Hal Robson-Kanu masih menganggur setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Reading pada akhir musim lalu. Akan tetapi, penyerang internasional Wales tersebut diprediksi tidak akan lama menjadi “pengangguran”.

Pasalnya, Robson-Kanu segera menggelar pembicaraan transfer dengan Atletico Madrid, seperti diberitakan Bintangbola.co, Jumat (29/7/2016). Los Colchoneros terpesona dengan penampilan pemain berusia 27 tahun tersebut ketika tampil di Piala Eropa 2016.

Perwakilan Atletico akan terbang ke Inggris Raya untuk berbicara dengan agen Robson-Kanu soal transfer. Sang penyerang pun diprediksi tidak akan menolak pinangan dari Los Rojiblancos.

Usaha Atletico untuk mendatangkan Robson-Kanu menemui sedikit jalan terjal karena Sevilla juga masuk perburuan. Sevilla juga membutuhkan penyerang berdarah dingin karena Kevin Gameiro dikabarkan bakal merapat ke Barcelona.

Robson-Kanyu telah sembilan musim membela Reading. Sayangnya, pada musim lalu dia hanya berhasil mencetak lima gol dari 35 penampilan bersama The Royals –julukan Reading– di Divisi Championship.

Sevilla Tak Gentar dengan Dukungan Fans Barcelona di Copa del Rey

BeritaBintang –   Laga pamungkas Copa del Rey 2015-2016 akan mempertemukan Sevilla dengan Barcelona yang berstatus sebagai juara La Liga musim ini. Jelang pertandingan yang dilakukan di Madrid itu, Sevilla tak gentar dengan keganasan fans Barcelona.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Presiden Sevilla, Jose Castro. Baginya, para pemain Sevilla dan pelatih Unai Emery yakin penggemar Sevilla juga akan datang sama seperti ketika mereka mengalahkan Liverpool di final Europa League.

“Pelatih Emery tahu bahwa kehadiran pendukung kami menambah semangat tim dan mereka akan bersorak dari tempat duduk agar kami bisa membuat catatan gemilang,” ujar Castro kepada BintangBola.Co, Minggu (22/5/2016).

“Kami selalu ingin memenangkan ini karena kemenangan adalah bagian dari identitas kami,” tambah Castro.

Pada pertandingan nanti Sevilla masih akan diperkuat bintang mereka Kevin Gameiro. Sementara sang lawan, Barcelona, dikabarkan tak memiliki permasalahan dan akan membawa seluruh skuadnya ke Madrid.

Kalahkan Liverpool, Sevilla Juara Europa League

BeritaBintang  – Sevilla berhasil keluar menjadi juara Europa League 2015-2016 usai mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1 di partai pamungkas, Kamis (19/5/2016) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat mereka menjadi juara tiga kali beruntun dan mendapatkan tiket ke Liga Champions musim mendatang.

Babak pertama berjalan lambat di awal pertandingan. Namun, dengan modal penguasaan bola, Liverpool perlahan-lawan mulai menyerang. Hasilnya cukup memuaskan karena mereka berhasil mencetak gol pada menit 35 melalui kaki Daniel Sturridge.

Pada babak kedua, Sevilla langsung tancap gas. Belum genap satu menit pertandingan, mereka sudah mencetak gol melalui kaki Kevin Gameiro. Mereka kemudian berbalik unggul melalui dua gol Coke.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Baik Liverpool dan Sevilla berusaha langsung menyerang sejak menit pertama pertandingan. Namun kokohnya daerah pertahanan lawan membuat mereka mementingkan penguasaan bola sekaligus memantau pergerakan musuh.

Pada menit 10 Sturridge memiliki kesempatan untuk mencetak gol setelah mendapat umpan dari posisi kanan, namun dirinya gagal memberikan sundulan yang maksimal dan bola terlebih dulu diamankan pemain bertahan Sevilla.

Satu menit kemudian Firmino berusaha menghindar dari pemain lawan di kotak penalti Sevilla. Bola sempat mengenai tangan pemain Sevilla namun wasit tak melihat kejadian tersebut sebagai pelanggaran.

Memasuki menit 20 serangan Liverpool mulai buntu. Mengandalkan Firmino yang berada di kanan, serangan Liverpool berkali-kali dipatahkan dengan mudah oleh Sevilla yang lebih mengandalkan serangan balik.

Empat menit kemudian Sturridge memiliki kesempatan untuk mencetak gol setelah berhadapan langsung dengan penjaga gawang Sevilla. Namun David Soria yang menjadi kiper berhasil menepis tendangan tersebut.

Menit 31 Sevilla memiliki peluang untuk mencetak gol melalui kaki Kevin Gameiro. Tetapi sayang tendangan saltonya tipis berada di kanan gawang Mignolet.

Pada menit 34 Sturridge memecah kebuntuan untuk Liverpool. Dirinya mencetak gol dengan menggunakan kaki bagian luar yang menghasilkan placing indah. Liverpool ungul dengan skor 1-0.

Tak lama kemudian Dejan Lovren membobol gawang Sevilla. Namun, Sturridge terlebih dahulu terperangkap offside dan gol tersebut dianulir wasit.

Sampai wasit meniupkan peluit panjang berakhirnya babak pertama, skor masih 1-0 untuk keunggulan Liverpool.

Babak Kedua

Belum genap satu menit pertandingan berlangsung, Sevilla langsung mencetak gol melalui kaki Kevin Gameiro yang mendapatkan umpan dari sisi kanan. Gol tersebut membuat skor menjadi imbang 1-1.

Kecolongan di menit awaln, Liverpool langsung mengepung pertahanan Sevilla. Namun Sevilla menumpuk pemain yang membuat mereka sulit ditembus.

Sevilla nyaris saja unggul dengan kaki Gameiro. Sayangnya, tendangan kerasnya berhasil ditepis oleh Mignolet dan hanya menghasilkan tendangan pojok untuk Sevilla.

Sevilla berbalik unggul pada menit 64 melalui kaki Coke. Tendangan kerasnya tak mampu dibendung oleh Mignolet dan merubah skor sementara menjadi 2-1 untuk keunggulan Sevilla.

Enam menit kemudian Coke kembali cetak gol ke gawang Liverpool. Meski berbau offside, wasit tetap mengesahkan gol tersebut dan membuat Sevilla unggul 3-1.

Usai gol kedua dari Coke, Liverpool langsung bertubi-tubi menggempur gawang Sevilla. Namun gol yang diharapkan untuk menjaga asa menjadi juara tidak kunjung datang sampai menit 78.

Demi menambahkan daya gedor, Liverpool memasukan Benteke pada awal menit 80. Sementara Sevilla justru menarik penyerang mereka, Gameiro jelang akhir pertandingan.

Sampai wasit meniupkan peluit akhir, tak ada gol yang tercipta dan Sevilla keluar menjadi juara Europa League untuk ketiga kalinya secara beruntun.

LIVERPOOL: Mignolet; Clyne, Toure, Lovren, Moreno; Can, Milner; Lallana, Firmino, Coutinho; Sturridge

SEVILLA: Soria; Mariano, Rami, Carrico, Escudero; N’Zonzi, Krychowiak; Vitolo, Banega, Coke; Gameiro

Sevilla Ganas Banget di Babak Kedua Kontra Liverpool

BeritaBintang  –  Sevilla keluar sebagai juara Europa League 2015-2016 setelah memenangi partai final atas Liverpool dengan skor 3-1 di St Jakob-Park, Kamis (19/5/2016) dini hari WIB. Pasukan Unai Emery tersebut pantas menjadi pemenang lantaran bermain sangat apik.

Sevilla tertinggal lebih dulu melalui gol indah Daniel Sturridge di menit 35. Penyerang berkebangsaan Inggris tersebut melepaskan “tendangan pisang” dari luar kotak penalti yang sulit diantisipasi oleh David Soria.

Sevilla lantas mengamuk setelah turun minum. Babak kedua baru berjalan dalam hitungan detik, Ever Banega dan kawan-kawan menyamakan kedudukan melalui aksi Kevin Gameiro.

Gol tersebut ternyata mendongkrak semangat serta mental Sevilla. Pasalnya, kontestan La Liga tersebut mengucurkan dua gol yang seluruhnya dicetak sang kapten, Coke. Itu menjadi babak kedua terindah yang dialami Sevilla.

Sebagaimana catatan Kamusjudi.com, Kamis (19/5/2016), Sevilla berhasil melepaskan 11 tembakan saat melawan Liverpool. Hebatnya, seluruh tembakan tersebut terjadi hanya di babak kedua. Itu menjadi bukti betapa ganasnya Sevillistas setelah turun minum.

Sevilla Singkirkan Bilbao Lewat Adu Penalti

BeritaBintang  – Athletic Bilbao tampil gigih untuk menang 2-1 di waktu normal dan menyamakan agregat. Tapi Sevilla yang maju ke semifinal Liga Europa usai memenangi adu penalti.

Dalam laga perempatfinal leg kedua di Ramon Sanchez Pizjuan, Jumat (15/4/2/2016) dinihari WIB, Sevilla sebagai tuan rumah memulai dengan keunggulan agregat 2-1 dari kemenangan di leg pertama. Dua gol tandang yang dicetak juga membuat Sevilla punya keuntungan ekstra.

Tapi Bilbao menunjukkan perlawanan. Berupaya mengontrol laga lewat penguasaan bola, kerja keras anak-anak Basque berbuah gol Aritz Aduriz di menit ke-57.

Skor ini pada prosesnya tak bertahan lama. Sevilla langsung merespons dua menit berselang melalui gol Kevin Gameiro. Bilbao kemudian kembali unggul di menit ke-80 melalui Kevin Gameiro dan menjaga kans lolos.

Sampai titik ini agregat menjadi sama kuat 3-3 dan kedua tim punya gol tandang yang sama. Laga akhirnya berlanjut ke babak tambahan dan skor tetap tak berubah. Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Di babak tos-tosan, lima penendang Sevilla sukses menjalankan tugasnya sementara satu eksekutor Bilbao gagal yakni Benat Etxebarria. Sevilla pun berhak melangkah ke semifinal.

Jalannya Pertandingan

Sevilla mengawali dengan mendapatkan ancaman dari Aduriz di menit ke-5. Tapi berhasil diblok oleh Timothe Kolodziejczak. Setelah itu Sevilla merespons dengan sejumlah kesempatan. Hanya saja sepakan Mariano dan Adil Rami belum mengarah ke gawang.

Sevilla melanjutkan tekanan. Kali ini upaya dari Michael Krohn-Dehli dan Kevin Gameiro masih bisa diamankan kiper Iago Herrerin. Sementara respons dari Bilbao melalui Raul Garcia masih melambung.

Jelang babak pertama berakhir, Bilbao sempat memberikan ancaman melalui upaya lain dari Garcia. Tapi bisa dihalau kiper. Tak ada gol di paruh ini.

Sevilla mendapatkan peluang bagus tiga menit babak kedua berjalan. Vicente Iborra mendapatkan bola liar hasil tekel Eneko Boveda terhadap Kevin Gameiro. Sepakannya bisa ditepis Herrerin.

Sevilla kembali mengancam Bilbao di menit ke-56. Kali ini umpan silang Yevhen Konoplyanka disambut sepakan Mariano, yang masih masih melebar tipis ke kiri.

Terus terancam, Bilbao malah unggul semenit berselang. Aduriz melakukan gerakan memotong dari kiri dan melepaskan sepakan ke pojok kiri bawah gawang Sevilla.

Sevilla langsung membalas dua menit kemudian. Berawal dari serangan balik yang dimulai oleh Vitolo, bola dioper ke Krychowiak yang kemudian menyodorkannya ke Gameiro. Dari jarak dekat, Gameiro menuntaskannya ke dalam gawang.

Bilbao kemudian dua kali mendapatkan ancaman. Beruntung bagi mereka sepakan Gameiro masih bisa dihalau oleh Herrerin, kemudian upaya susulan dari Steven N’Zonzi melebar.

Bilbao justru kembali memimpin di menit ke-80. Umpan lambung Benat dari kanan disambut sundulan Garcia di tiang jauh. Bilbao pun unggul 2-1 sekaligus menyamakan agregat menjadi 3-3.

Skor 2-1 untuk keunggulan Bilbao bertahan sampai laga usai. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan karena agregat sama kuat dan tak ada yang unggul gol tandang.

Bilbao nyaris menambah skor di menit ke-97. Benat melepaskan umpan terobosan ke Susaeta yang berlari ke ruang antara dua bek tengah Sevilla. Tinggal berhadapan dengan kiper, Susaeta dengan cerdik mencungkil bola. Tapi sepakannya melebar tipis ke kanan gawang.

Giliran Sevilla yang hampir bikin gol di menit ke-101. Tendangan bebas Konoplyanka berusaha dihalau Ander Iturraspe, tapi malah membuatnya berbelok ke gawang sendiri. Beruntung baginya bola menghantam tiang gawang.

Tekanan untuk Bilbao belum berhenti. Bola liar pada prosesnya jatuh di area Coke yang menyambutnya dengan tendangan salto. Bola melewati kiper, tapi terhalang Mikel San Jose yang berdiri sedikit di depan garis gawang.

Sampai babak tambahan selesai, skor tak juga berubah. Pemenang pun akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Lima penendang Sevilla sukses menjalankan tugasnya, sementara satu eksekutor Bilbao gagal yakni Benat Etxebarria.

Sevilla:

Coke – Gol
Krychowiak – Gol
Krychowiak – Gol
N’Zonzi – Gol
Gameiro – Gol

Bilbao:

Garcia – Gol
Viguera – Gol
San Jose – Gol
Benat – Gagal (Ditahan kiper)
Susaeta – Gol

Susunan pemain:

Sevilla: Soria; Mariano (Coke 100′), Rami, Kolo, Escudero; N’Zonzi, Krychowiak; Vitolo, Iborra (Cristoforo 67′), Krohn-Dehli (Konoplyanka 51′); Gameiro

Bilbao: Herrerin; De Marcos, Eneko Boveda (Iturraspe 61′), Etxeita, Balenziaga; San Jose, Benat; Lekue (Muniain 54′), Ral Garcia, Susaeta; Aduriz (Viguera 70′)