Kawasan Jabodetabek

Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Tingkatkan Konektivitas Ke Danau Toba dan KEK Sei Mangke

BeritaBintangTol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Tingkatkan Konektivitas Ke Danau Toba dan KEK Sei Mangke

Pasca mudik Lebaran 2017, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggenjot penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera, salah satunya adalah Jalan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 Km. Saat ini progres konstruksi Tol MKTT secara keseluruhan telah mencapai 79,8 persen.

Saat mudik lebaran, sebagian jalan tol ini telah difungsikan yakni Seksi 2-6 mulai dari Bandara Kualanamu hingga Sei Rampah sepanjang 41,6 Km bisa dilintasi pemudik. “Kita akan mulai mempercepat pengerjaan ruas tol darurat, kita genjot lagi untuk mendukung mudik Lebaran 2018 sehingga pelayanannya bisa lebih baik lagi,” tutur Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Pembangunan Tol MKTT mendapatkan dukungan pembiayaan Pemerintah guna meningkatkan tingkat kelayakan investasinya. Dukungan tersebut berupa pembangunan sebagian konstruksi jalan tol pada Seksi 1 Simpang Tanjung Morawa – Simpang Perbarakan (7,5 Km) dan Seksi 2 Simpang Perbarakan – Kualanamu (7,05 Km) dengan dana APBN Rp1,4 triliun. Progres konstruksi yang menjadi porsi Pemerintah tersebut kini sudah 77,03 persen, sementara untuk pengadaan lahannya sudah mencapai 99,06 persen.

Sementara itu PT. Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) mengerjakan konstruksi pada Seksi 1A Tanjung Morawa (3,5 Km), Seksi 3 Sp. Perbarakan-Sp. Lubuk Pakam (4,85 Km), Seksi 4A dan Seksi 4B Sp. Lubuk Pakam-Sp. Perbaungan (12,83 Km), Seksi 5 Sp. Perbaungan-Teluk Mengkudu (9,58 Km), Seksi 6 Teluk Mengkudu-Sei Rampah (7,79 Km) dan Seksi 7 Sei. Rampah- Tebing Tinggi (8,87 Km).

[Baca Juga -“Kawasan Jabodetabek yang Berisiko Hujan Serta Petir Hari Ini“]

Progresnya untuk Seksi 3- 6 semuanya sudah diatas 86 persen, sedangkan Seksi 1A 12 persen, dan Seksi 7 masih dalam proses pengadaan lahan.  Ditargetkan pada Desember 2017, sebagian ruas tol ini yakni Seksi 1-6 sepanjang 49,6 bisa selesai. Sisanya sepanjang 12,12 Km yakni pada Seksi 1A dan Seksi 7 dapat selesai tahun 2018.

Jalan bebas hambatan ini akan mempercepat waktu tempuh kendaraan dari Kota Medan ke Bandara Kualanamu dan sebaliknya menjadi sekitar 30 menit dari sekarang sekitar 1 jam. Bagi masyarakat dari Kota Medan yang menuju Tebing Tinggi juga akan lebih cepat waktu tempuhnya yakni menjadi 1 jam dibandingkan saat ini sekitar 2,5-3 jam.

Selain itu juga mempercepat akses ke Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Danau Toba yang akan dikembangkan menjadi satu dari 10 Bali baru, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke dan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Akses menuju Danau Toba akan semakin lancar karena Tol MKTT nantinya tersambung dengan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143,25 Km yang pembangunannya ditugaskan kepada PT. Hutama Karya. Selanjutnya PT. Hutama Karya bersama PT. Jasa Marga dan anak perusahaan PT. Waskita Karya, yaitu PT. Waskita Toll Road membentuk BUJT yakni PT. Hutama Marga Waksita dan ditargetkan beroperasi pada 2020 dengan masa konsesi selama 40 tahun.

Sama dengan Tol MKTT, Pemerintah akan memberikan dukungan sebagian kontruksi tol ini sepanjang 50 Km. Pengadaan tanahnya diharapkan dapat lebih cepat menggunakan skema dana talangan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di mana MoU nya telah ditandatangani pada Juni 2017 lalu.

Kawasan Jabodetabek yang Berisiko Hujan Serta Petir Hari Ini

BeritaBintangKawasan Jabodetabek yang Berisiko Hujan Serta Petir Hari Ini

Cuaca di sebagian besar kawasan Jabodetabek pada hari ini prakirakan cerah berawan sepanjang hari ini. Namun, ada beberapa daerah yang harus diwaspadai terjadi hujan dengan angin kencang pada sore hingga malam nanti.

Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan dan sedang diparkirakan akan menemani aktivitas warga di Bekasi, Depok, dan Tanggerang pagi ini hingga siang nanti. Sedangkan Bogor diprakirakan bakal hujan seharian ini.

[Baca Juga -“Heboh, Remaja Bau Kencur Nikahi Nenek 71 Tahun“]

Sementara itu untuk wilayah Jakarta, hujan diprakirakan tidak akan menghampiri. Hanya pada sore hari nanti di kawasan Kepulauan Seribu potensi hujan bisa terjadi.

Suhu di Jabodetabek pada hari ini diprakirakan akan berkisar pada level 22-33 derajat celsius. Sementara itu tingkat kelembaban akan mencapai 55 hingga 90 persen.

Meskipun sedikit potensi hujan yang terjadi, bagi warga yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan disarankan tetap membawa payung atau mantel hujan. Hal itu untuk mengantisipasi cuaca dan memastikan kegiatan yang dilakukan berjalan lancar.