Jalan Diponegoro

Tawuran di Bekasi, Siswa SMK 1 Tewas & 1 Kritis

BeritaBintang – Seorang pelajar SMK tewas dalam tawuran antarpelajar di Jalan Diponegoro, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Korban Muhammad Aldy Rifansyah (16) siswa SMK BKM meregang nyawa dengan luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuh.

Sementara dari kelompok pelajar lainnya yakni Rizal siswa SMK Yapin kritis dan harus dirawat secara intensif di RS Graha Juanda Bekasi.

“Korban tewas karena mendapat enam luka bacokan di sekujur tubuh. Sementara korban yang mengalami kritis menderita luka bacok di bagian kepala, sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Kapolsek Tambun AKP Boby Kusumawardhana kepada Judi Bola Online, Jumat 28 Oktober 2016.

Boby menuturkan, berdasarkan keterangan empat saksi, para pelajar dari dua sekolah tersebut telah merencanakan tawuran di lokasi kejadian. Mereka telah membuat janji melalui pesan singkat.”Motif terjadinya tawuran itu, lantaran seorang pelajar diludahi, sehingga berujung aksi tawuran,” ujarnya.

Sebelum melakukan aksi tawuran, para pelajar yang terlibat tawuran berkumpul lebih dulu sepulang sekolah. Tak lama kemudian tawuran pecah, kedua kubu saling serang.

Warga yang melihat kemudian membubarkannya. Saat dibubarkan, ternyata dua korban tergeletak dipinggir jalan.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi AKP Endang Longla menambahkan, kepolisian sudah mengetahui identitas para pelaku tawuran tersebut. Hingga saat ini petugas masih mencari keberadaan para pelajar yang terlibat tawuran tersebut.

”Masih lidik kasus tawuran ini,” tambahnya. Endang meminta jajaran Babinkamtibmas agar meningkatkan kegiatan penyuluhan kepada para siswa tentang bahaya narkoba dan tawuran di wilayahnya.

PDIP Pastikan Tak Usung Ahok di Pilgub DKI Jakarta

BeritaBintang –  Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memastikan partainya tidak akan mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI Jakarta.

“Pak Ahok kan tidak mendaftarkan diri ke PDI Perjuangan. Sehingga 27 nama ini adalah orang-orang yang sudah mendaftar. Jadi kami harus menghormati proses ini,” ujar Hasto ditemui di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016).

Diketahui, PDIP sudah mengantongi 27 nama Bakal Cal‎on Gubernur (Bacagub) yang mendaftarkan diri untuk maju di Pilgub DKI. Kemudian, dari 27 nama tersebut akan dikerucutkan menjadi lima nama pada hari ini.

“Kemudian akan kami saring sekitar akan menjadi lima nama dan kemudian dari nama yang tersaring akan kita laporkan ke dalam rapat pleno untuk disampaikan kepada ibu ketua umum,” kata Hasto.

Hasto juga menambahkan, saat ini PDIP masih akan melakukan pemetaan politik kedepan untuk menghadapi kursi panas menuju DKI 1. Nantinya, kata Hasto, akan ada nama yang diajukan untuk diusung maju menjadi calon gubernur

“Kemudian dari pemetaan politik ini kami juga akan mengajukan beberapa nama, nanti nama-nama yang kami ajukan melalui pemetaan politik ini tentu saja akan ditanya apakah bersedia untuk dicalonkan oleh PDI Perjuangan,” tukasnya.