Indah Pennywati

Out di Sochi, Rio Baik-Baik Saja

BeritaBintang – Rio Haryanto mengaku sangat kecewa atas hasil balapan di GP Rusia. Tapi pebalap Indonesia itu dipastikan dalam kondisi mental yang baik menyambut seri selanjutnya.

Di sirkuit Sochi, Minggu (1/5/2016) lalu, Rio sejatinya sudah menjalani start yang bagus. Menduduki posisi start 21, Rio berhasil naik beberapa anak tangga saat menuju tikungan kedua.

Sayangnya di tikungan tersebut nasib buruk sudah menunggu Rio. Terjadi serangkaian insiden di sana, dan Rio jadi salah satu korbannya. Mobil Manor yang dinaiki Rio tertabrak oleh jet darat milik Nico Hulkenberg. Driver Force India tersebut melintir setelah tertabrak oleh driver Haas, Esteban Gutierrez.

Karena kejadian naas itu Rio terpaksa masuk pit lebih awal tanpa mampu menyelesaikan balapannya di seri tersebut. Ibunda Rio menyesalkan hal itu terjadi, karena dia yakin Rio akan bisa tampil kompetitif andai anaknya tidak cepat-cepat mengalami kecelakaan.

“Rio tetap optimis. Kemarin sebenarnya bisa kompetitif tapi sayang kena tabrak,” kata Indah Pennywati, Ibunda Rio Haryanto, kepada Bintangbola.co, menyoal balapan di Rusia dan peluang seri berikutnya.

Ini bukan kali pertama Rio harus mengakhiri balapannya lebih awal, pada seri pertama di Australia, pebalap berusia 23 tahun ini hanya bertahan selama 19 lap karena ada masalah pada mobil Manornya. Dari empat seri yang sudah ia lalui di musim ini Rio berhasil dua kali finish.

“Saya yakin mental Rio tetap kuat. Untuk bisa ke F1 saja pasti diperlukan mental kuat. Dia tahu harus bagaimana. Orang tua akan terus mendoakan untuk keselamatannya,” ujarnya.

Setelah balapan singkat di Rusia, Rio akan langsung terbang ke Spanyol untuk mengikuti seri selanjutnya di sana.

Menyoal dana yang selama ini masih menjadi kendala Rio di Formula I, Indah belum ingin berkomentar banyak. Selain belum ada perkembangan yang signifikan, pihaknya juga masih mencari sponsor yang ingin diajak bekerja sama. “Sudah ada (sponsor yang dibidik) tetapi saya tidak bisa jawab,” tutupnya.

Ayo Bantu Rio Haryanto agar Bisa Balapan Satu Musim Penuh di F1

BeritaBintang – Pembalap Indonesia yang memperkuat Manor, Rio Haryanto, saat ini tengah menghadapi kelangsungan kariernya di Formula One (F1). Itu terjadi karena pihak Manor meminta uang yang disyaratkan harus segera dibayar sehingga nasib Rio menjadi tanda tanya.

Seperti diketahui, Rio Haryanto diminta sejumlah dana agar bisa membalap secara penuh di F1 musim 2016. Manor meminta uang sebesar 15 juta euro atau sekira Rp223 miliar. Baru Pertamina, salah satu sponsor Rio, yang sanggup membayar 5 juta euro (Rp74 miliar) kepada Manor. Itupun dicicil beberapa kali sesuai kesepakatan dengan Manor.

Saat ini pihak manajemen Rio Haryanto sedang berjuang keras mencari sumber dana untuk memperlebar peluang Rio Haryanto bertarung satu musim penuh.

“Mengenai tagihan, memang dibayar secara bertahap dan hari ini akan dibayarkan kepada mereka,” ujar Indah Pennywati, ibunda Rio Haryanto, kepada BeritaBintang melalui pesan singkat, Senin (25/4/2016).

“Namun pada saat yang bersama mereka juga mengonfirmasi apakah Rio akan ikut satu musim penuh atau hanya setengahnya. Itu yang masih belum belum bisa dijawab karena belum ada sponsor lagi,” tambahnya.

Bagi Anda pembaca BeritaBintang yang ingin terus menyaksikan karier Rio Haryanto di F1, Anda bisa membantu menyumbang dana melalui SMS. Caranya cukup mudah, cukup ketik Rio dan kemudian mengirimkan pesan tersebut ke 7788. Biaya SMS tersebut Rp5 ribu.

Rio Haryanto Masih Harus Belajar

BeritaBintang –Pembalap Indonesia, Rio Haryanto, sukses menjalankan balapan keduanya hingga garis finis. Meski belum berhasil mengemas poin, namun dirinya berhasil menyelesaikan balapan untuk pertama kalinya.

Sebelumnya, pada balapan di Australia, dirinya gagal finis karena ada permasalahan dengan mobilnya. Beruntung, Rio Haryanto berhasil menjalani balapan kedua di Bahrain dengan baik dan finis di posisi terakhir.

Jelang balapan di China pada 17 April 2016 mendatang, beredar kabar yang mengatakan bahwa Rio Haryanto menargetkan finis di posisi 10 besar pada balapan tersebut. Namun hal tersebut dibantah oleh ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati.

Baginya, Rio Haryanto masih harus banyak pelajaran pada balapan Formula One. Tak hanya itu, Rio Haryanto juga diminta untuk memaksimalkan pengalaman demi meningkatkan jam terbang. Meski begitu, ia mengatakan bahwa anaknya akan tetap tampil maksimal di setiap balapan.

“Wah, tidak (menargetkan 10 besar). Kami realistis saja. Rio masih harus banyak belajar,” ujar Indah kepada Indowins Kamis (7/4/2016).

“Rio juga masih perlu jam terbang. Tetapi tentu Rio akan beruaha semaksimal mungkin. Dari hasil balapan di Bahrain, tim sudah berusaha untuk terus mengembangkan agar balapan berjalan lebih baik,” tambahnya.

Ibu Rio Haryanto Minta Komisi X DPR Lebih Kooperatif

BeritaBintang – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam beberapa kesempatan selalu memberikan janji siap membantu Rio Haryanto dalam hal pemenuhan dana. Namun, tekadnya tersebut masih bergantung kepada anggota Komisi X DPR RI.

Sebabnya, dana sebesar Rp100 miliar yang ingin diberikan oleh Imam kepada Rio nantinya diambil dari dana APBN. Dan dalam waktu dekat, dia akan membawa permohonan tersebut guna disetujui oleh para anggota Komisi X.

Ibunda Rio, Indah Pennywati, ternyata menyimpan harapan besar. Dia meminta kepada anggota Komisi X untuk bersikap koordinatif. Sebab, bagaimana pun karier anaknya di ajang balap jet darat demi mengharumkan nama bangsa.

“Saya berharap DPR bisa memberikan bantuan. Karena ini bukan hanya untuk Rio, tetapi nama Indonesia,” ungkap Indah saat ditemui di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa 1 Maret 2016.

“Menurut saya, dana sebesar itu (Rp100 miliar) bagi negara dan masuk global marketing, jumlahnya tidaklah terlalu besar,” lanjutnya.

Meski sudah dipastikan akan menjadi pembalap Manor Racing untuk 1 musim penuh. Namun, pembalap asal Surakarta tersebut masih harus melunasi bayaran yang tersisa sejumlah 7 juta euro.

Selain berharap bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora, ada pula gagasan untuk menggalang dana bantuan dari publik. Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta sudah ditunjuk oleh Kemenpora untuk menjadi koordinator.

Rencananya, pengumpulan dana untuk Rio berupa penjualan pernak-pernik meliputi topi, baju, dan stiker. Selain itu nantinya juga akan ada penggalangan dana secara online yang difasilitasi oleh laman www.kitabisa.com.