Haas Racing

Erricsson: Grosjean Pembalap yang Tidak Profesional!

BeritaBintang – Pembalap Sauber Racing, Marcus Ericsson, mengatakan pembalap Haas Racing, Romain Grosjean merupakan salah satu pembalap yang tidak profesional. Hal tersebut lantaran pembalap asal Prancis itu menyalahkan dirinya saat tabrakan Grand Prix (GP) China.

Grosjean mengaku sangat frustrasi ketika balapan di China, ia harus berjuang keras mendapatkan posisi untuk berada di urutan empat besar. Ini merupakan hasil terburuknya usai melakukan prestasi gemilang di dua seri sebelumnya yakni GP Australia dan GP Bahrain.

“Grosjean mengatakan saya seorang idiot dan buta. Menurut saya prilaku Grosejan tidak mencerminkan seperti seorang yang dewasa yang telah matang,” tegas Ericsson, sebagaimana diberitakan Berita Bintang, Rabu (20/4/2016).

Kedua pembalap tersebut memang terlibat perseteruan akibat insiden kecelakaan yang terjadi saat berlaga di sirkuit internasional Shanghai. Saat itu Erricsson tidak sengaja menghantam mobil Grosjean di putaran pertama, dan menyebabkan sayap depannya pecah.

Haas Senang Finish di Posisi Keenam

BeritaBintang –Ketua tim Haas Racing, Guenther Steiner, mengatakan keberhasilan pembalapnya Romain Grosjean finish di posisi ke enam di Grand Prix Australia merupakan sebuah awal yang sangat baik.

Grosjean berhasil membawa Haas memperoleh poin perdananya dengan baik. Meski saat sesi latihan bebas mereka memiliki catatan waktu terendah, namun pembalap asal Prancis tersebut mampu menahan laju Nico Hulkenberg dan Valtteri Bottas ketika sesi balapan.

“Kami telah melakukan pekerjaan besar. Dua bulan terakhir kami bekerja siang dan malam secara terus menerus. Saat itu kami terus membangun mobil dan melakukan pengujian siang dan malam,” pungkas Steiner, melansir dari F1i, Rabu (23/3/2016).

“Kami sempat membangun mobil menuju pabrik sebelum datang ke Australia karena kami memiliki sejumlah masalah. Pembalap kami melakukan pengujian saat cuaca diguyur hujan, dan kami mendapat hasil yang baik saat itu,” tuntasnya.