Grand Prix Australia

Haas Senang Finish di Posisi Keenam

BeritaBintang –Ketua tim Haas Racing, Guenther Steiner, mengatakan keberhasilan pembalapnya Romain Grosjean finish di posisi ke enam di Grand Prix Australia merupakan sebuah awal yang sangat baik.

Grosjean berhasil membawa Haas memperoleh poin perdananya dengan baik. Meski saat sesi latihan bebas mereka memiliki catatan waktu terendah, namun pembalap asal Prancis tersebut mampu menahan laju Nico Hulkenberg dan Valtteri Bottas ketika sesi balapan.

“Kami telah melakukan pekerjaan besar. Dua bulan terakhir kami bekerja siang dan malam secara terus menerus. Saat itu kami terus membangun mobil dan melakukan pengujian siang dan malam,” pungkas Steiner, melansir dari F1i, Rabu (23/3/2016).

“Kami sempat membangun mobil menuju pabrik sebelum datang ke Australia karena kami memiliki sejumlah masalah. Pembalap kami melakukan pengujian saat cuaca diguyur hujan, dan kami mendapat hasil yang baik saat itu,” tuntasnya.

Raikkonen: Ferrari Memulai awal dengan Baik

BeritaBintang – Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Kimi Raikkonen, merasa timnya telah melakukan awal yang baik dalam pembukaan Grand Prix musim ini. mereka nampak memimpin di posisi pertama dan kedua pada awal perlombaan. Raikkonen harus meninggalkan perlombaan karena masalah teknis pada mobilnya, namun Ferrari sudah menunjukan perubahan yang sangat signifikan untuk memulai musim ini.

Saat awal pertandingan mereka menggunakan ban bertipe super lembut sebelum akhirnya mereka mengganti ban bertipe medium di akhir perlombaan. Meski tidak dapat menempati urutan pertama namun Sebastian Vettel mampu mewakili Ferrari untuk menempati urutan ketiga dalam balapan pembuka Grand Prix Australia.

“Jelas kami berpikir apa yang harus dilakukan, ini merupakan pilihan yang cukup sulit sehingga kami harus menentukan ban terbaik yang akan kami gunakan,” jelas Raikkonen, menyadur dari Sport360, Rabu (23/3/2016).

“Tahun ini akan menjadi lebih sulit karena kami dilibatkan dengan beberapa pilihan ban. Kami benar-benar harus memilih dengan teliti dimana ban tersebut dapat bekerja dengan baik seusia dengan kondisi yang diperlukan,” tuntasnya.

Mercedes Senang dengan Ban Baru Pirelli

BeritaBintang –Kepala teknisi Mercedes, Paddy Lowe mengatakan keputusan tim untuk memilih tiga model ban buatan Pirelli adalah sebuah pilihan yang tepat. Ban tersebut mengambil kontribusi besar yang sangat memuaskan dalam perlombaan Grand Prix Australia, Minggu 20 Maret 2016.

Ban bertipe Medium, Super lembut dan lembut yang tersedia di Melbourne telah digunakan delapan pembalap saat berlomba. Sementara enam pembalap lain menggunakan strategi dengan memaksimalkan lima macam senyawa ban lainnya.

“Memiliki tiga model ban ketika balapan sangatlah mengasyikan. Ini akan menambah kegembiraan dan kepercayaan diri saat membalap. Dengan menggunakan ban ini, kami mampu bermain dengan sangat baik,” tegas Lowe, melansir dari Foxsports, Selasa (22/3/2016).

“Anda awalnya memiliki ban bertipe medium, kini kami telah memiliki senyawa super lembut. Ini benar-benar fantastis! Kami akan menggunakan senyawa yang lebih lembut untuk sesi kualifikasi, karena hal itu sangatlah efektif. Kami lebih cepat 2,5 detik karena pengembangan ban tersebut,” imbuhnya

Honda Temukan Mesin Berkekuatan Super

BeritaBintang –    Pemasok mesin Formula One (F1), Honda dikabarkan telah menemukan mesin berkapasitas 223 tenaga kuda. Penemuannya tersebut berdasarkan penelitian dan riset yang dilakukan selama musim dingin 2015-2016.

Kabarnya dengan adanya mesin baru berkekuatan super tersebut, mereka menargetkan dapat menempati urutan lima besar dalam grid dalam pembukaan Grand Prix Australia yang diselenggarakan pada 20 Maret 2016.

Seperti diberitakan Sky Sports, Selasa (26/1/2016), laporan media terbaru mengonfirmasi kebenaran tentang hadirnya mesin bertenaga besar untuk Tim McLaren-Honda musim 2016. Mereka membantah adanya spekulasi mengenai mesin baru tersebut. ia juga berharap para penggemar dan fans sama-sama menunggu dan menantikan kedatangan mesin tersebut.

Dengan hadirnya teknologi baru yang diciptakan Honda, maka mereka yakin akan menjadi lompatan besar yang berpotensi untuk menjadi saingan kompetitif para tim seperti Mercedes dan Ferrari untuk masa depan.