Goran Dragic

Miami Heat Paksa Mainkan Game Ketujuh

BeritaBintang –Miami Heat sukses memanfaatkan kesempatan tampil di depan pendukung sendiri pada pertandingan keenam perempatfinal NBA musim 2015-2016. Kemenangan 103-91 dari Toronto Raptors membuat agregat menjadi 3-3 dan memaksa diadakannya pertandingan ketujuh di kandang Toronto.

Pertarungan antara Raptors dan Heat memang sudah berlangsung alot sejak kuarter pertama. Keduanya saling mencetak angka. Namun, Heat berhasil mencetak satu poin lebih banyak ketimbang Raptors dengan catatan 21-20.

Memasuki kuarter kedua, Heat terus menjauh. Mereka bhkan berhasil menutup babak pertama menjadi 53-44. Pada kuarter ketiga dan keempat, Raptors benar-benar tak mampu memberikan perlawanan kepada Heat. Akhirnya, pertandingan tersebut harus diakhiri dengan skor 103-91 untuk keunggulan Heat.

Goran Dragic menjadi pemain yang paling banyak mencetak poin untuk Heat pada pertandingan tersebut. Pebasket bernomor kaos tujuh tersebut berhasil mencatatkan 30 poin. Meski begitu, catatannya masih kalah dari pemain Raptors, Kyle Lowry yang mencetak 36 poin.

Pada babak semifinal, pemenang antara Heat dan Raptors akan melawan Cleveland Cavaliers yang berhasil menang mudah melawan Atlanta Hawks.

Miami Heat Akan Lepas Dua Pemain

Miami Heat diberitakan akan cukup banyak merombak skuad musim lalu demi mendapatkan hasil yang lebih baik musim depan. Kabar terkini menyebutkan, dua pemain Heat dipastikan akan dilepas dalam waktu dekat ini.

Mereka adalah Mario Chalmers dan Chris Andersen. Chalmers dan Andersen rupanya menjadi pemain yang tidak masuk dalam rencana skema permainan yang diusung pelatih Erik Spoelstra untuk musim depan. Jumat (10/7/2015), rencana pelepasan Chalmers dan Andersen diharapkan juga dapat mengurangi pengeluaran klub terkait gaji pemain. Pasalnya, Chalmers sebagai point guard dan Andersen sebagai center memang gagal memberikan penampilan terbaik musim lalu.

Pelepasan Chalmers sendiri juga disebabkan oleh kontrak baru yang diberikan kepada point guard Heat, Goran Dragic. Dragic yang baru bergabung pada Februari 2015 mendapat kontrak baru sebesar 90 juta dollar atau sekira Rp1,1 triliun.

Sedangkan untuk pelepasan Andersen, Heat menjadikan faktor usia sebagai alasannya. Ya, Andersen memang sudah tidak lagi muda. Dengan usia yang sudah menginjak 37 tahun, mantan pemain New Orleans Hornets itu dinilai sudah kurang berkontribusi untuk Heat.