Fast Furious

Raih Rekor Pemasukan Global, Nih Daya Tarik Film The Fate and the Furious

BeritaBintangRaih Rekor Pemasukan Global, Nih Daya Tarik Film The Fate and the Furious

Sebuah prestasi membanggakan berhasil ditorehkan film The Fate of the Furious yang berhasil memecahkan rekor dunia dari pemasukan global. Seri kedelapan film laga ini mampu meraih 532,5 juta Dolar atau setara Rp7 triliun lebih di seluruh dunia pada pemutaran sepanjang akhir pekan selama masa paskah.

Dilansir dari AGEN BOLA, Selasa (18/4/2017), catatan tersebut menempatkannya di atas Star Wars: The Force Awakens yang pada pemutaran pertama sepanjang akhir pekan ‘hanya’ meraih 529 juta Dolar.

Namun untuk pasar di Amerika Serikat, seri terdahulu yakni Furious 7 masih unggul pada pemutaran perdana dengan meraih 147,2 juta Dolar pada 2015. Meski demikian, Fast of the Furious 8 mampu mendapatkan angka yang cukup besar senilai 100,2 juta Dolar di pekan pertama.

Namun tahukah Anda, yang membuat keberhasilan seri Fast and Furious yang dibintangi Dwayne Johnson dan Vin Diesel ini sukses secara global.

Menurut pengamat film di Radio BBC 4, Rhianna Dhillon, rangkaian seri Fast and Furious menjadi film sukses karena “daya tarik universal”. Maksudnya adalah film ini bisa dinikmati semua usia, karena memiliki eskapisme murni yang tidak dewasa sehingga anak-anak dan orang dewasa senang menyaksikan hal-hal bersifat bombastis seperti ledakan dan hancur.

[ Baca Juga : ” Drake Digulingkan The Chainsmokers dari Puncak Billboard 200 ” ]

“Banyak membuat film menarik, seperti The Avengers, adalah jalan ceritanya dan Fast and Furious tidak berupaya untuk bersaing dengan jalan cerita yang berat dan berbelit. Ini tentang mobil yang saling bertabrakan satu sama lain dan ok saja untuk menikmatinya,” tambah Dhillon.

“Rangkaian ini tidak berupaya untuk menjadi sesuatu. Pada akhirnya dari bawah hingga ke atas, tidak ingin menjadi serius,” tambahnya.

Selain itu, menurut Dhillon lagi, rangkaian Fast and Furious selalu menarik bintang-bintang besar dengan tampilnya Charlize Theron dan Helen Mirren di film terbaru itu.

“Mereka bukan orang-orang yang tidak pernah Anda dengar, mereka adalah bintang-bintang yang menghasilkan paling banyak uang di dunia. Dan Dwayne Johnson memberi film ini kesempatan hidup baru. Jika Anda membeli bintang maka Anda juga membeli para penggemarnya,” pungkasnya.

Sementara itu, lanjutan dari rangkaian Fast and Furious  yang diawali sejak 2001, direncanakan akan beredar lagi pada 2019 dan 2021. Berikut adalah daftar seri film yang juga pernah dibintangi mendiang Paul Walker sejak seri pertama.

1. The Fast and the Furious (2001)

2. 2 Fast 2 Furious (2003)

3. The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006)

4. Fast & Furious (2009)

5. Fast Five (2011)

6. Fast & Furious 6 (2013)

7. Furious 7 (2015)

8. The Fate of the Furious (2017)

Dwayne ‘The Rock’ Johnson Berpikir Menjadi Presiden AS

BeritaBintang – Selebriti ‘berebut’ tempat dalam politik bukan hanya terjadi di Indonesia. Hollywood pun punya Arnolds Schwarzenegger yang pernah menjadi Gubernur California, bahkan Ronald Reagan sempat menjadi Presiden Amerika Serikat. Kini Kanye West didukung mencalonkan diri.

Tapi suami Kim Kardashian itu mungkin harus berhadapan dengan aktor bertubuh besar, Dwayne ‘The Rock’ Johnson. Kepada Agen Bola Online Johnson mengatakan, euforia Pilpres AS beberapa waktu belakangan membuatnya tertarik menjajal bidang politik, bahkan ikut mencalonkan diri.

“Saya cinta negara saya, saya sangat patriotik dan merasa—terutama sekarang—kepemimpinan itu penting, kepemimpinan yang hebat itu penting, menghargai kepemimpinan itu penting,” kata aktor yang masih akan terlibat dalam beberapa seri film waralaba Fast & Furious itu.

Pembicaraan kemudian mengarah ke kemungkinan ia terjun ke bidang politik, terutama untuk memimpin Gedung Putih, yang berdasarkan Pilpres 8 November jatuh ke tangan Donald Trump.

“Jika saya merasa seperti bisa menjadi pemimpin yang efektif untuk kita semua, dan dikelilingi dengan para pemimpin yang berkualitas tinggi, maka ya, saya akan melakukannya [mencalonkan diri sebagai presiden],” tutur pengisi suara film Disney baru, Moana itu.

Sejauh ini, Johnson sendiri merasa mampu. Ia merasa sudah banyak belajar dari pengalamannya sebagai aktor maupun produser di Hollywood. Setidaknya soal kedisiplinan.

“Saya merasa sangat sukses soal menggembleng orang di jalur positif dan lanjut mendorong mereka, seperti saya telah mendorong diri saya di jalan yang sama, karena saya menjalani apa yang saya katakan setiap hari Linkalternatif.info, yang menurut saya itu syarat penting,” ia melanjutkan.

Ini bukan pertama kali nama Johnson disebut-sebut dalam bidang politik. Awal tahun ini, ada seorang jurnalis yang menyebutnya punya potensi berkarier di dunia politik. Sebab, Johnson merupakan ras campuran yang akan bisa diterima oleh masyarakat Florida.

Florida sendiri menjadi kelompok ‘rebutan’ antara Hillary Clinton dan Trump saat itu.

Atas ‘pujian’ sang jurnalis, Johnson mengucapkan langsung terima kasih melalui Instagram.

Tapi jika benar masuk ke dunia politik, seperti Trump yang meninggalkan The Apprentice, Johnson juga harus rela kesibukannya di Hollywood teralihkan. Saat ini, selain syuting film layar lebar seperti Fast & Furious, ia juga disibukkan memproduksi serta bermain dalam serial HBO, Ballers. Ia juga terlibat pembuatan ulang film Baywatch.

Aktor-Aktor Indonesia di Film Hollywood Punya Misi yang Sama

BeritaBintang – Berangkat dari film laga The Raid, artis peran Joe Taslim (34) dan Iko Uwais (32) mendapat kesempatan merintis karier internasionalnya.

Joe terlibat dalam film Fast & Furious 6, sedangkan Iko berperan untuk Man of Tai Chi bersama Keanu Reeves.

Pencapaian ini didapatkan oleh Joe dan Iko dalam waktu bersamaan.

Berkait hal itu, Joe dan Iko kerap dibanding-bandingkan. Meski demikian, Joe mengaku tak masalah.

“Kalau orang lihatnya terus dijadikan comparison, actually it’s a good things. Kami bawa a same mission kok,” ungkap Joe saat menghadiri gala premier film Star Wars: The Force Awakens di XXI Senayan City, Jakarta, Selasa (15/12/2015).

Namun, Joe menolak jika dirinya disebut pesaing Iko.

Actually kami kan bawa misi yang sama. Kami aktor-aktor Indonesia yang punya misi sama. Kami sama sekali enggak bersaing, kita berdua bawa nama Indonesia ke dunia. Di Indonesia sendiri market kami berbeda,” paparnya.

Pria kelahiran Palembang, 23 Juni 1981 tersebut mengatakan, peluang artis peran Indonesia untuk berkarier di kancah internasional masih terbuka.

“Apalagi sekarang perfilman Hollywood sangat berwarna ya. Jadi ini kesempatan besar termasuk Indonesia. Sekarang saat yang tepat aktor Indonesia untuk masuk ke pasar Hollywood,” tutupnya.

Avengers Rebut Posisi Puncak Fast & Furious 7 di Daftar Film Terlaris Dunia

BeritaBintang – Masa kejayaan film Fast & Furious 7 di tangga box office internasional akhirnya harus berakhir juga. Setelah berada di posisi terwahid hampir sepanjang April ini, film tersebut harus turun posisinya akibat invasi Avengers: Age of Ultron.

Ya, sekuel Avengers tersebut berhasil menggeser Fast & Furious 7 setelah meraup pendapatan sebesar 201 juta dolar AS atau setara Rp 2,4 triliun di seluruh dunia pada pekan pertamanya.

Sementara itu, Fast & Furious 7 hanya mampu mengumpulkan 69,7 juta dolar pada pekan ketiganya. Namun secara keseluruhan, film terakhir aktor Paul Walker itu telah mengantongi pemasukan dari penjualan tiket di seluruh dunia sebesar 1,322 miliar dolar AS sejak pertama kali dirilis.

Angka tersebut menjadikannya film ketiga dalam sejarah yang pendapatan dari luar negerinya melampaui satu miliar dolar AS setelah “Avatar” (2,027 miliar dolar AS) dan “Titanic” (1,528 miliar dolar AS).

Selain itu, Fast & Furious 7 juga masih berada di puncak box office domestik karena invasi Avengers: Age of Ultron belum sampai di Amerika. Film yang menampilkan aksi heroik tokoh komik Marvel itu baru dirilis di Amerika pekan ini.

Selain Amerika, Avengers: Age of Ultron akan segera dirilis di Spanyol dan Meksiko. Bahkan bioskop-bioskop di Tiongkok baru akan menayangkan film itu pada 12 Mei mendatang.

Meski belum dirilis secara merata di seluruh dunia, film yang menampilkan kembali aksi Robert Downey Jr. dan kawan-kawan tersebut mendatangkan pemasukan di luar ekspetasi

Menurut Disney, pemegang lisensi Marvel, seperti dikabarkan Associated Press, pendapatan tersebut cukup fantastis karena mengalami kenaikan sebesar 44 persen dari film pertamanya yang dirilis pada 2012 silam.

Mobil-mobil Mewah Mendiang Paul Walker Dicuri

BeritaBintang – Paul Walker tak bisa lepas dari mobil balap mewah. Bukan hanya di Fast & Furious, sang aktor juga mengoleksi mobil di dunia nyata. Namun perwakilan Walker sedang geram lantaran salah satu sahabat mencuri dan menyembunyikan beberapa mobil dari koleksinya.

Sebuah berkas tuntutan diajukan ke pengadilan, pada Kamis (11/6) lalu. Diberitakan Agen Bola SBOBET, dalam berkas itu disebutkan, seseorang bernama Richard Taylor bekerja sama mengambil dan menyembunyikan mobil Walker dari fasilitas penyimpanan di Valencia, Caliornia.

Pencurian itu terjadi tak sampai satu hari setelah sang aktor meninggal, pada November 2013 lalu. Salah satu mobil yang dicuri adalah si mewah Porsche GT3 RS keluaran 2011.

“Taylor telah dengan sengaja dan curang menyembunyikan keberadaan lokasi kendaraan itu. Ia menggunakannya untuk kepentingan pribadi,” demikian salah satu gugatan yang tertulis dalam berkas, seperti dilansir Nonton Online. Keluarga Walker telah berusaha menanyakan keberadaan mobil itu.

Namun Taylor tidak menjawab. Ia justru menggunakan kesempatan itu untuk memeras.

Menurut berkas yang sama, ada setidaknya tujuh mobil Walker yang belum ditemukan, termasuk BMW M3 keluaran 2008, Crown Victoria dari 2006, dan truk GMC produksi 2004. Itu hanya segelintir dari mobil koleksi Walker yang disebut-sebut jumlahnya mencapai 30 buah.

Taylor merupakan pihak yang membantu Walker mengurus koleksi mobilnya. Namun saat ia memberikan daftar kendaraan yang dimiliki Walker, menurut berkas gugatan, ia sengaja menghilangkan beberapa di antaranya.

“Salah satu masalahnya adalah pertanyaan tentang dokumentasi pencatatan,” ujar Christopher Heck, pengacara utama untuk pihak Walker, kepada Bintang Bola. “Taylor dan orang-orang yang bekerja bersamanya menangani pencatatan dari banyak kasus dan dokumentasi rekamannya tak cukup,” kata Heck melanjutkan.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Heck pribadi mengaku, punya firasat ada keterlibatan orang lain.

Pihak Walker menuntut Taylor mengembalikan mobil-mobil yang disembunyikan, atau paling tidak membayar sesuai nilainya. Namun ada praduga ia sudah menjual beberapa mobil itu.

Diketahui, Walker meninggal dalam kecelakaan mobil, pada 30 November 2013, bersama rekan bisnisnya, Roger Rodas. Pihak Walker sudah menuntut Rodas mengembalikan mobil yang diyakini seharusnya milik bintang Furious 7.