Donald Trump

Presiden Obama Undang Donald Trump ke Gedung Putih

BeritaBintang – Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah secara resmi mengundang Donald Trump ke Gedung Putih setelah dinyatakan memenangkan pemilihan presiden kali ini Linkalternatif.info.

Pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Gedung Putih itu menyebut bahwa Obama ingin bertemu dengan Trump untuk membahas pemindahan kekuasaan yang selama delapan tahun telah dipegangnya.

“Memastikan transisi kekuasaan agar berjalan dengan baik sudah menjadi prioritas Presiden Obama pada awal tahun lalu, dan pertemuan dengan presiden terpilih adalah langkah selanjutnya,” ujar juru bicara Gedung Putih, seperti dilansir Agen Bola Online, Kamis (10/11).

Tidak hanya mengundang Trump, presiden AS dari partai Demokrat itu juga memanggil kandidat dari partainya, Hillary Clinton ke Gedung Putih. Obama dijadwalkan bakal memberikan pernyataan pada hari Rabu, waktu setempat.

Donald Trump Terpilih jadi Presiden Amerika Serikat

BeritaBintang – Taipan real-estate asal New York, Donald Trump, memenangkan pemilu presiden Amerika Serikat pada Rabu (9/11).

Dalam pidato kemenangannya di Hotel Hilton Midtown Manhattan, Trump menyampaikan terima kasih kepada warga Amerika Serikat, khusunya para pemilihnya.

“Terima kasih, terima kasih,” ujar Trump kepada para pendukungnya yang meneriakkan “USA! USA!”

Pada awal pidatonya, Trump secara mengejutkan menyampaikan terima kasih kepada Clinton, yang selama ini selalu dia serang dan cela. Dalam kampanyenya, Trump bahkan sering menyebut Clinton “pembohong.”

“Saya baru menerima telepon dari Bandar Bola Terbaik. Dia memberi selamat kepada saya. Dan saya juga memberi selamat kepadanya,” ucap Trump.

“Dia telah berjuang sangat keras pada kampanyenya. Saya juga berterima kasih atas jasanya kepada negara ini,” tuturnya.

Trump selanjutnya menyampaikan pesan persatuan kepada warga AS yang terpolarisasi lantaran kedua capres kerap saling serang pada masa kampanye.

“Untuk semua pendukung Republik, Demokrat, liberal dan lainnya di penjuru negara ini, mari bersatu. Saya meminta kepada setiap warga negara, untuk bersatu,” ucap mantan bintang televisi ‘The Apprentice’ ini.

Saya meminta kepada mereka yang tidak memilih saya, mereka yang jumlahnya lebih sedikit,” Linkalternatif.info kata Trump sembari tersenyum, “saya minta untuk bekerja sama demi mempersatukan negara kita.”

Trump juga menyebutkan bahwa kampanyenya selama sekitar 1,5 tahun terakhir “bukanlah kampanye, tapi pergerakan yang menakjubkan.”

“Ini semua untuk melayani rakyat dan kami akan melayani rakyat,” seru Trump disusul oleh teriakan para pendukungnya.

Trump sejauh ini berhasil mengungguli rivalnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dengan 288 electoral votes, sedang Clinton hanya meraup 215 electoral votes. Penghitungan electoral votes masih berlangsung, total 538 yang diperebutkan.

Kim Kardashian Kembali ke Depan Kamera

BeritaBintang – Setelah berminggu-minggu tanpa kegiatan karena masih trauma, Kim Kardashian akhirnya kembali beraktivitas setelah tragedi perampokan yang menimpanya di Paris, Perancis.

Dikabarkan Agen Bola Online, tiga pekan setelah tragedi yang membuatnya rugi ribuan dolar itu, Kim mulai bekerja kembali. Ia terlihat syuting untuk Keeping Up with The Kardashians.

Sebelumnya, acara yang diputar di E! itu terpaksa dikosongkan beberapa pekan karena Kim belum bisa aktif berkegiatan. Kini, Kim sudah siap kembali berada di depan kamera.

Tapi ia masih harus ‘dijaga ketat’ keluarganya. Kim melakukan pengambilan gambar di lokasi konser sang suami, Kanye West di The Forum Los Angeles, Jumat (28/10). Meski dikepung kamera, Kim juga ditemani sang ibu Kris Jenner, serta saudara-saudara perempuannya.

Kourtney Kardashian dan Kendall Jenner terlihat di lokasi. Begitu juga dengan kerabat lain seperti Corey Gamble, Jordan Clarkson, dan Jonathan Cheban.

Kourtney dan Jonathan, yang merupakan sahabat keluarga Kardashian, terlihat asyik merekam video untuk Snapchat mereka. Itu dilakukan di luar area syuting Keeping Up with The Kardashians Linkalternatif.info. Tapi, mereka menjaga agar Kim tidak masuk dalam video yang diunggah itu.

Kim sendiri memang mulai berhati-hati menggunakan media sosial. Sebab diduga, perampokan yang menimpanya di Paris diakibatkan kesembronoannya suka pamer foto ke media sosial.

Tidak sulit melacak Kim, yang terus meng-update hari-harinya. Perampok yang menyatroni apartemen eksklusifnya diduga tertarik melihat cincin yang diunggah Kim ke Instagram.

Di lokasi syuting Keeping Up with the Kardashians, Kim terlihat mengenakan busana hitam. Sementara di atas panggung Kanye menyanyikan lagu lama dan barunya. Ia berteriak ke keramaian penggemar di hadapannya tentang betapa berarti orang-orang yang mereka cintai.

“Jika Anda di sini bersama seseorang yang Anda cintai malam ini, pegang mereka erat-erat.”

Di antara keramaian itu terlihat ada wajah Amy Schumer, yang baru saja dicemooh penggemar setelah melontarkan candaan sarkastis atas Donald Trump di panggung komedinya. Ada pula Katy Perry yang sedang merayakan ulang tahun ke-32. Kaia Gerber dan Halsey pun hadir.

Bos Majalah Porno Siap Beli Video Cabul Trump Rp13 Miliar

BeritaBintang – Pengusaha majalah porno Amerika Serikat Larry Flynt mengaku siap membayar hingga US$1 juta atau lebih dari Rp13 miliar bagi siapa saja yang bisa memberikannya video atau rekaman perkataan cabul Donald Trump.

Flynt, taipan industri porno yang menggawangi majalah Hustler mengatakan video atau rekaman audio yang dibelinya nanti akan disebar sebelum pemilu 8 November mendatang.

Namun syaratnya, video itu harus “jelas menunjukkan Donald Trump melakukan aktivitas ilegal atau melakukan tindakan yanmerendahkan dan menghina secara seksual.”

Dia mengatakan, tindakannya ini adalah bentuk protes terhadap berbagai pernyataan Trump yang merendahkan perempuan, terutama setelah rekaman suaranya berbicara cabul tersebar di media. Diharapkan sebaran video Trump tersebut bisa mencegahnya menjadi presiden Amerika Serikat.

“Saya selalu memuja wanita. Wanita dalam semua bentuk dan ukuran. Memperlakukan wanita seperti yang dilakukan Trump sangat mengecewakan dan tidak bisa dipercaya, terutama dari seseorang yang ingin menjadi presiden kami,” kata Flynt seperti dikutip dari Agen Judi Online, Senin (18/10).

Trump sebelumnya juga menuai kemarahan publik setelah menyebut Miss Universe 1996 Alicia Machado gemuk seperti babi. Setelah rekaman audio cabulnya tersebar, banyak wanita bermunculan mengaku telah dilecehkan oleh Trump.

Ini bukan kali pertama Hustler menyatakan siap membayar video seks para pejabat publik. Hal yang sama juga disampaikan Flynt pada tahun 1998 dan 2007.

Flynt adalah seorang aktivis pegiat hak-hak kebebasan berbicara. Dalam pernyataannya, majalah Hustler mengatakan Flynt ingin “menyingkirkan para munafik itu dan memberikan publik sebanyak mungkin informasi tentang tindakan buruk mereka.”

Trump membantah dirinya telah melecehkan wanita. Dia mengatakan pembicaraan cabul yang terekam hanyalah kelakar di ruang ganti dan sama sekali tidak mewakili pribadinya. Istrinya, Melania Linkalternatif.info, mengakui geram atas perkataan itu namun dia membela suaminya dengan mengatakan Trump adalah pria yang menghargai wanita.

Tindakan Trump ini menjadi senjata bagi tim kampanye calon presiden Hillary Clinton dan para pendukungnya. Dalam sebuah pidatonya yang menggugah, Ibu Negara Michelle Obama mengatakan Trump tidak layak menjadi presiden.

Melania Trump, Model Panas Pertama Calon Ibu Negara AS

BeritaBintangTERKAIT pencalonan secara resmi Donald Trump sebagai calon presiden Amerika Serikat (AS), keluarga sang miliarder itu mendadak semakin menjadi sorotan. Setelah anak-anaknya, kini istri ketiga dia, Melania Trump ikut naik pamor. Apalagi setelah pidato pertamanya yang dituduh menjiplak milik Michelle Obama.

Berandai-andai jika mantan model cantik dan panas itu menjadi ibu negara dan Trump menjadi Presiden, maka mereka akan menjadi pasangan pemimpin AS pertama yang merupakan warga negara asing (WNA). Pasalnya, sama seperti suaminya yang berdarah Skotlandia, ibu satu orang putra ini aslinya berasal dari Slovenia, negara pecahan Yugoslavia.

Dengan begitu, nama Melania Knauss akan dijajarkan dengan Louisa Adam, istri Presiden John Quincy Adams, yang lahir di Inggris.

Terlahir dengan nama Melanija Knavs pada 26 April 1970 di kota sungai dekat Sevnica, Slovenia, asal tahu saja, istri ketiga Donald Trump itu juga akan menjadi ibu negara pertama yang memiliki darah komunis, yang paling dibenci AS. Meskipun dia tidak menganut ideologi tersebut, namun sejarah masa kecilnya tidak dapat dikesampingkan, sebab ia tumbuh besar di lingkungan komunis era perang dingin. Tepatnya di bawah pemerintahan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito.

Melania Trump memulai karier modelingnya pada usia 16 tahun. Profesi itu menarik hatinya, karena ibunya adalah seorang perancang busana, sedangkan ayahnya merupakan seorang penjual mobil. Sepanjang kariernya, dia pernah tampil sebagai wajah utama majalah Vogue, Harper’s Bazaar, Ocean Drive, Avenue, InStyle, dan New York Magazine.

Ia juga pernah meneken kontrak dengan agensi di Milan pada usia 18 tahun. Sampai akhirnya dia mengambil cuti penuh dari dunia model dan meneruskan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Pada momen itulah ibu Barron Trump ini hijrah ke negeri adidaya, tepatnya ke New York pada 1996. Dia mendapatkan permanent resident pada 2001. Melalui proses naturalisasi, dia kemudian memperoleh status kewarganegaraan AS pada 2006.

Setelah kuliahnya tamat, Melania kembali ke dunia model. Keputusannya berpose bugil untuk majalah British GQ, kemudian menjadi sensasional. Sebab, pemintanya sempat ragu saat ia mau berpose demikian, tetapi dengan mantap ternyata Melania menyetujuinya.

Melania Trump, Model Panas Pertama Calon Ibu Negara AS

Melania Trump, Model Panas Pertama Calon Ibu Negara AS

Banyak orang berpendapat bahwa perempuan cantik dengan bentuk tubuh ideal, tinggi, dan langsing, umumnya pasti bodoh. Akan tetapi, Melania Trump berbeda. Semasa di Slovenia, dia pernah menyelesaikan kuliah arsitektur dari Universitas Ljubljana. Selain itu, dia juga mampu bicara fasih dalam lima bahasa, meliputi bahasa Inggris, Slovenia, Prancis, Serbia, dan Jerman. Keahlian ini jelas akan sangat membantu karier suaminya di kantor kepresidenan dan kunjungan dinas kelak.

Citra lain yang sangat bertolak belakang dengan karier model dan gayanya yang tampak glamor di muka umum, Melania Trump sejatinya adalah orang rumahan. Ia lebih suka menghabiskan waktu di rumah, mengurusi putra semata wayangnya, dan lain-lain. Dia bahkan menghindari pergi pesta-pesta ke bar maupun kelab malam.

Percaya atau tidak, satu-satunya pria yang pernah dia kencani adalah suaminya sekarang, Donald John Trump. Pasalnya, Melania ternyata tipe penyendiri. Dia biasa pergi sendirian ke bioskop maupun ke tempat gym.

Bertolak belakang dengan perwakilan Republik untuk Capres AS, mantan model rokok Camel yang wajahnya pernah terpampang di papan iklan besar di Times Square itu juga tipe yang agak antisosial. Dalam arti, walau sudah jadi orang terkenal sekalipun, dia termasuk sangat tidak aktif di media sosial. Dia pernah tampil di program televisi, sering terlihat mendampingi suaminya berkampanye dan berorasi, tapi dia sendiri tidak banyak bicara.

Pidatonya pada Senin 18 Juli 2016 malam menjelang konvensi GOP merupakan pertama kalinya dia bicara di hadapan publik. Sayangnya, unjuk gigi pertamanya tidak berhasil memukau khalayak, karena kekeliruan tak disengaja dari staf penulis naskah pidato.

Di samping cerdas, calon ibu negara pertama yang pernah berpose bugil ini juga aktif dalam kegiatan-kegiatan filantropi, baik di New York maupun di luar kawasan tersebut. Dia juga cukup mandiri, dengan mengelola usaha perhiasan sendiri dan tidak mau hanya bergantung pada penghasilan suaminya.

Jika kelak ia benar menjadi ibu negara mendampingi Trump, Melania pernah berujar akan menjadi sosok yang sangat tradisional seperti dua ibu negara sebelumnya, yakni Betty Ford atau Jackie Kennedy. Demikian dilansir TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Kamis (21/7/2016).

Melania pada dasarnya juga dikenal sebagai orang yang ramah. Ketika suaminya mencalonkan diri sebagai bakal capres AS, ia agak sedih melihat Trump sering bersitegang dengan bakal capres Demokrat, Hillary Clinton. Padahal sebenarnya kedua keluarga capres AS itu cukup dekat.

Hillary dan Bill Clinton datang ke pernikahan Trump dan Melania pada 2005. Pada Januari 2013, Melania mengunggah bukti keakraban mereka ke Twitter dengan dibubuhi keterangan, “#memories (kenangan) #mywedding (pernikahan saya).”

Melania Trump, Model Panas Pertama Calon Ibu Negara AS

Melania Trump, Model Panas Pertama Calon Ibu Negara AS

Selain itu, meski ayah dan ibunya bersaing, putri sulung Trump, Ivanka Trump dan putri semata wayang pasangan Clinton, Chelsea Clinton ternyata bersahabat karib. 

Melania Trump, Model Panas Pertama Calon Ibu Negara AS

Melania Trump, Model Panas Pertama Calon Ibu Negara AS

Trump: China “Perkosa” AS dengan Kebijakan Perdagangan

BeritaBintang –Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump, mengkritik kebijakan Pemerintah China terkait perdagangan. Trump menuduh Beijing “memerkosa” negaranya.

Dalam pidatonya di sebuah sesi kampanye di Indiana pada Minggu 1 Mei 2016, miliarder New York itu mengatakan bahwa China telah merusak persaingan bisnis dan pekerja AS.

“Kita tidak bisa terus-menerus membiarkan China menginjak negara kita. Kita harus membalikkan kedudukan. Ada kok kartu mereka yang bisa kita buka. Kita punya kuasa atas mereka,” tegas Trump, sebagaimana dikutip dari Indowin, Selasa (3/4/2016).

Trump selama ini telah berulang kali menuduh China memanipulasi mata uang. Dalam sejumlah kampanyenya, pengusaha sukses tersebut berjanji akan melakukan kesepakatan yang lebih baik dengan China untuk membantu para pebisnis AS dan juga para pekerja untuk tetap bersaing dalam dunia usaha.

Trump tidak marah dengan apa yang dilakukan Negeri Tirai Bambu terhadap AS. Akan tetapi, dia marah pada Pemerintah AS yang sangat tidak kompeten dalam mengelola negara.

Lakukan Demo Dekat Kampanye Trump, 20 Orang Ditahan

BeritaBintang –Sebanyak 20 pengunjuk rasa telah ditahan oleh petugas keamanan California karena melakukan aksi demonstrasi dekat arena kampanye Donald Trump pada Kamis, 28 April 2016.

Ratusan demonstran dikabarkan berusaha memblokade jalan yang berada di luar arena kampanye Donald Trump di Costa Mesa, selatan Los Angeles.

Ketika petugas kepolisian berupaya mengontrol para demonstran, perkelahian mulai pecah dan beberapa orang meneriakkan “Pulang, Rasis!”. Sementara itu, sebagian lainnya berulang kali mengatakan “Siapa yang memiliki jalan ini?, ini adalah jalan kami,” sebagaimana dikutip dari Indowins, Sabtu (30/4/2016).

Sebelum ini, unjuk rasa di arena kampanye Trump sering kali berakhir kekacauan. Pada Maret 2016, kampanye Trump di Chicago juga berakhir dengan aksi bentrokan antara pihak yang pro dan kontra dengan kandidat Presiden dari Partai Republik, Donald Trump.

Akibat demonstrasi ini, kaca mobil petugas kepolisian menjadi pecah dan seorang demonstran tampak melompat-lompat di atas kendaraan tersebut. Bahkan, sejumlah pengunjuk rasa lainnya tampak berusaha membalikkan mobil polisi.

Kendati demikian, tidak ada luka berat akibat demonstrasi ini. Para demonstran telah dibubarkan pada pukul 11.00 waktu setempat.

Trump Dikabarkan Segera Beli AC Milan

BeritaBintang – Pengusaha ternama asal Amerika Serikat (AS), Donald Trump, baru-baru ini dikabarkan telah melakukan perjalanan singkat ke Italia di sela-sela kampanyenya sebagai bakal calon presiden. Menurut beberapa media Italia, Trump bahkan sudah melakukan kunjungan ke markas AC Milan.

Berdasarkan laporan Forza Italian Football, Jumat (1/4/2016), Trump terlihat berada di dalam mobil di luar Casa Milan yang merupakan tempat latihan Carlos Bacca dan kawan-kawan.

Pemilik Milan saat ini, Silvio Berlusconi, memang dikabarkan berniat menjual setengah sahamnya. Sampai saat ini hanya pebisnis Italia, Bee Taechaubol, yang tertarik dengan penawaran mantan Perdana Menteri Italia tersebut.

Dana segar yang didapatkan dari Trump diprediksi akan digunakan untuk mendatangkan pemain besar. Keadaan tersebut dibutuhkan untuk memperkuat AC Milan yang dalam beberapa tahun terakhir kesulitan untuk menembus papan atas Serie A.

Berjaya di Arizona, Clinton dan Trump Saling Serang

BeritaBintang – Hasil pemilihan pendahuluan pada Selasa 22 Maret 2016 menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh dua kandidat unggulan dari Republik dan Demokrat.

Dilansir dari New York Times, Kamis (24/3/2016), baik Hillary Clinton dan Donald Trump sama-sama mengharapkan persaingan panjang ini segera berakhir. Sehingga mereka bisa berfokus untuk saling menjatuhkan dalam kampanyenya.

“(Pemilu) ini bukan sekadar soal memilih presiden, tetapi memilih panglima tertinggi. Hal terakhir yang kita butuhkan adalah pemimpin yang menyuntikkan rasa takut,” seru Hillary kepada para pendukungnya di Seattle, disitat dari Arab News.

Kalimat terakhir Hillary merupakan sindiran kepada Trump, yang selama ini sesumbar akan mengucilkan umat Muslim, pengungsi dan menyerukan kebijakan-kebijakan yang lekat dengan kekerasan. Jika ada kandidat yang perlu dikebelangkan, orang itu adalah miliarder Amerika Serikat tersebut.

Di tempat terpisah, Trump membalas ejeken mantan ibu negara itu dengan menyebutnya sebagai kandidat yang inkompeten.

“Hillary yang tidak kompeten ini tidak tahu apa yang ia katakan. Dia jelas tidak punya ide sama sekali,” tukas suami Melania Trump itu, ditujukan kepada kinerja Hillary saat menjabat sebagai menteri luar negeri AS.

Diperlakukan Bak Raja, Trump Hanya Tidur Tiga Jam Sehari

BeritaBintang

Kepala pelayan Donald Trump, Anthony Senecal (74) menguak beberapa sisi menarik dan kontradiksi yang ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari majikannya.

Bagaimana Trump diperlakukan bak raja di kediaman pribadinya yang megah bagai istana di perumahan Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, hingga hal-hal yang dia suka dan tidak suka.

Senecal telah mengabdi sebagai pengurus rumah besar yang berisi 118 kamar itu selama 60 tahun lebih dan bekerja untuk Trump sekira 30 tahun belakangan. Selama itu melayani si Miliarder, Senecal tahu benar kebiasaan-kebiasaan unik tuannya.

“Setiap pagi kami bertemu di pintu masuk dan saya akan menyerahkan ‘segepok’ surat kabar, termasuk di antaranya The New York Times, The Daily News, The New York Post dan Harian Palm Beach. Selesai membaca berita, dia akan menghabiskan waktu kurang lebih sejam untuk berpakaian,” ungkapnya kepada New York Times, Rabu (16/3/2016).

Gaya berpakaian favorit Trump adalah khakis, kaus bermain golf berwarna putih lengkap dengan topi baseball-nya. Pelayan setia itu hafal betul, jika sang majikan memakai topi baseball putih maka suasana hatinya sedang baik.

“Akan tetapi, kalau dia memakai warna merah, sebaiknya orang-orang menyingkir darinya,” kata pelayan yang rambutnya sudah memutih itu.

Menurutnya, Trump memang sangat membanggakan kemampuan bermain golf-nya. Senecal berujar, tuannya itu sering kali menanyakan hal yang sama berulang-ulang, seperti, “Apakah pukulan saya jauh? Saya kuat, kan?”

“Biasanya dia akan tanya ke saya, sejauh apa pukulannya. Saya sering menjawab 275 yard, padahal lemparannya hanya 225 yard,” ujarnya.