Asian Games

Mantap! FIBA Izinkan Pebasket Gunakan Penutup Kepala

BeritaBintangMantap! FIBA Izinkan Pebasket Gunakan Penutup Kepala

Federasi Bola Basket Antar Bangsa (FIBA) akan memungkinkan para pemain basket untuk mengenakan penutup kepala untuk alasan agama. Keputusan itu diambil setelah federasi dunia itu secara bulat menyetujui aturan baru yang akan mulai berlaku pada 1 Oktober 2017.

“Aturan baru ini muncul sebagai akibat adanya fakta bahwa setelan pakaian tradisional di beberapa negara ada yang meminta kepala atau seluruh tubuh tertutup, tidak sesuai dengan peraturan FIBA sebelumnya tentang penutup kepala di lapangan,” kata para pejabat FIBA dalam laman resmi mereka yang dipantau di Jakarta.

FIBA memulai periode revisi dan pengujian sejak September 2014 lalu, mengizinkan pengecualian di tingkat nasional. Dewan pusat federasi sendiri menyetujui modifikasi peraturan setelah menerima laporan pada Januari.

Mid-Term Congress dipilih sebagai momen bersejarah, sebuah pertandingan uji coba di Iran pada 13 April yang menampilkan wanita mengenakan hijab dan menandai pertama kalinya pria bisa menyaksikan acara olahraga wanita secara langsung.

[ Baca Juga – Cleveland Taklukkan Toronto, Houston Rockets Kalahkan San Antonio  ]

Dalam aturan baru ini, pengenaan penutup kepala diperbolehkan ketika berwarna hitam atau putih, atau warna dominan yang ada di seragamnya, serta warna yang sama untuk semua pemain dalam tim.

Penutup itu juga tidak boleh menutupi sebagian wajah pemain atau sebagian, tidak memiliki elemen pembuka atau penutup di sekitar wajah dan leher atau menimbulkan bahaya bagi pemain manapun.

Terkait dengan aturan tersebut juga, sebelumnya tim bola basket wanita Qatar mengundurkan diri dari Asian Games 2014 di Korea Selatan setelah izin mengenakan jilbab di lapangannya ditolak. Dan ratifikasi aturan oleh Kongres Pertengahan FIBA di Hong Kong tersebut, membatalkan larangan 20 tahun untuk penutup kepala berbau agama yang semula dipaksakan untuk alasan keamanan.

Adapun beberapa olahraga lainnya, termasuk sepak bola, telah memungkinkan pemain-pemainnya mengenakan penutup kepala selama pertandingan berlangsung.

Ahok Datang ke Menko Luhut Bahas Pemasangan 6 Ribu CCTV di Jakarta

BeritaBintang –Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) datang ke Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan untuk membahas Jakarta Smart City. Konsep Jakarta Smart City ini dimaksudkannya mendukung keamanan dan kenyamanan orang di Ibu Kota.

Ahok juga mengatakan, konsep ini untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games. Karena pada 2018 nanti, Jakarta akan menjadi salah satu kota penyelenggara selain Palembang.

“Kan kita sedang bangun Smart City, jadi bagaimana untuk menghadapi Asian Games itu kota Jakarta itu sudah siap Smart City dimanfaatkan untuk keamanan dan kenyamanan hidup orang yang datang di Jakarta,” ujar Ahok di Kemenko Polhukam di Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/5/2016).

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Menteri Luhut Pandjaitan mengatakan kedatangan Ahok adalah untuk membahas Jakarta menjadi kota yang aman. Salah satu programnya ialah memasang CCTV di berbagai sudut.

“Ahok tadi, kita tadi berbicara mengenai membuat Jakarta menjadi kota yang aman. Sekarang seluruh Jakarta kita buat kerja sama memasang CCTV, ada hampir 6.000 CCTV yang akan dipasang di Jakarta dan semua gedung-gedung akan begitu,” ujar Luhut kepada wartawan.

Luhut menjelaskan bahwa pemasangan CCTV tersebut untuk mengontrol, contohnya masalah kebakaran hingga kesehatan, dalam satu kendali. CCTV yang dipasang ini juga dapat terhubung dengan kota-kota lainnya.

“Nanti link dengan Bandung, dengan beberapa kota. Dengan demikian masalah keamanan akan lebih baik, persiapan Asian Games.
Ternyata Pak Ahok punya program sudah sangat baik,” tambah Luhut.

Nyatanya bentuk antisipasi keamanan ini juga direncanakan dengan alat pendeteksi wajah. Luhut menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah dipasang seribu lebih CCTV di Jakarta.

“Banyak, jadi ada bisa nanti identifikasi lewat wajah. Jadi kalau ada di sudut perampokan akan segera keliatan. Program Pak Ahok sangat realistis dan sudah mulai berjalan. Sudah hampir 1.300 CCTV terpasang,” jelas Luhut.

PSSI Yakin Timnas Juara SEA Games

BeritaBintangJAKARTA – Jelang SEA Games 2015 di Singapura, Ketua Umum PSSI optimis Indonesia akan mendulang medali emas di cabang sepakbola. Pada pesta olahraga Asia Tenggara tersebut, Garuda Muda satu grup dengan Singapura, Myanmar, Kamboja, dan Filipina.

Melihat lawan yang bisa terbilang mudah, Djohar tidak mau Indonesia lengah. Dirinya menyebut tidak ada lawan yang ringan di grup tersebut karena faktor umur yang semuanya berada dalam satu level.

“Tidak ada, tidak ada yang ringan. Karena masalah umur ya, jadi tidak ada yang ringan,” ujarnya.

Djohar mengatakan, Indonesia tetap termasuk dalam level teratas. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, prestasi di ajang sebelumnya, serta materi pemain yang lebih baik membuat peluang pada tahun ini terbuka.

“Kalo SEA Games tetap berada di level atas, 2011 kita finalis. Nah materi pemain saya lihat kali ini lebih baik, dan persiapan lebih lama. Kita lihat mereka itu ikut Asian Games di Incheon,” tambahnya.

Dirinya juga berpesan kepada para pemain bahwa ini adalah kesempatan untuk mereka mencetak sejarah meraih medali emas SEA Games yang sangat dirindukan dari cabang sepakbola.