Arturo Vidal

Bayern Kesulitan Cetak Gol ke Gawang Atleti

BeritaBintang  – Meski diunggulkan untuk meraih kemenangan dan lolos ke babak final, Bayern Munich nyatanya harus takluk di tangan wakil Spanyol, Atletico Madrid, dengan skor 1-2. Agregat keduanya sama kuat 2-2, namun Bayern kalah produktivitas gol tandang.

Pada pertandingan yang diadakan di Allianz Arena tersebut, Bayern sebenarnya menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Akan tetapi, hal itu ternyata tidak serta-merta membuat mereka bisa meraih kemenangan dengan skor besar.

Bintang Bayern, Arturo Vidal, heran mengapa sangat sulit untuk mencetak gol kala menghadapi wakil Spanyol tersebut. Menurutnya, di dua leg Bayern memiliki banyak peluang, tetapi mereka tidak bisa memaksimalkan menjadi gol.

“Saya tidak tahu kenapa bola tidak mau masuk ke dalam gawang,” ujar Vidal seperti dikutip dari Bintangbola.co, Rabu (4/5/2016).

“Padahal kami memiliki banyak peluang yang diciptakan pada dua pertandingan melawan mereka,” tegas mantan pemain Juventus tersebut.

Kegagalan melangkah dari semifinal musim ini adalah yang ketiga kalinya secara beruntun. Pada musim 2013-2014 Bayern juga gagal melaju dari babak semifinal usai tumbang dari Real Madrid. lalu musim lalu mereka takluk di tangan Barcelona.

Atletico Tak Punya Nyali untuk Menyerang

BeritaBintang – Atletico Madrid berhasil meraih kemenangan pada pertandingan pertama semifinal Liga Champions musim 2015-2016. Kemenangan dari Bayern Munich tersebut membuat mereka hanya perlu hasil imbang untuk lolos ke babak final.

Jelang pertandingan leg kedua, pemain Bayern Munich, Arturo Vidal, menyebut Atletico tak berani tampil menyerang. Ia bahkan menyebut Atletico hanya akan duduk dan bertahan selama pertandingan di Allianz Arena.

“Mereka hanya akan duduk dan bertahan. saya tidak melihat mereka berusaha untuk menekan kami dan mencetak gol. Mereka hanya mengandalkan serangan balik,” ujar Vidal seperti diberitakan Bintangbola.co, Selasa (3/5/2016).

“Itu berbeda dengan Bayern. Kami memiliki karakter dan bertahap itu akan membantu kami dan para fans,” tambahnya lagi.

“Kami akan menunjukkan jiwa Bayern dan kami akan memberikan yang terbaik,” tandas mantan pemain Juventus tersebut.

Guardiola, Spesialis Semifinal Liga Champions

BeritaBintang –Pep Guardiola membawa Bayern Munich melaju ke semifinal Liga Champions 2015-2016 usai menyingkirkan Benfica di babak perempatfinal. Hasil ini pun membuat Guardiola menegaskan statusnya sebagai spesialis semifinal kompetisi kasta teratas Eropa tersebut.

Menurut statistik Opta Jean, sebagai manajer, Guardiola sudah tujuh kali mencapai babak empat besar Liga Champions bersama tim-tim yang dilatihnya. Hebatnya, raihan ini dicapai pelatih berusia 45 tahun tersebut sepanjang kariernya sebagai manajer.

“7 – Pep Guardiola telah mencapai babak semifinal Liga Champions untuk ketujuh kalinya dalam tujuh musimnya menjabat sebagai manajer. Spesialis,” tulis akun Twitter @OptaJean, Kamis (14/4/2016).

Musim ini, Guardiola membawa Bayern lolos ke semifinal dengan kemenangan agregat 3-2 dari Benfica. Meski laga di leg kedua, Kamis dini hari tadi WIB, berakhri imbang 2-2, Die Roten tetap mendapatkan tiket ke babak empat besar karena di leg pertama mampu meraih kemenangan 1-0.

Pada laga leg kedua, dua gol klub raksasa Jerman tersebut diciptakan oleh Arturo Vidal dan Thomas Muller. Vidal mencetak gol di menit 38, sedangkan Der Raumdeuter –julukan Muller– mencatatkan namanya di papan skor pada menit 52.

Juventus Bermain Luar Biasa

BeritaBintangTURIN – Juventus bermain luar biasa! Kalimat itu disampaikan penyerang Real Madrid, Javier “Chicharito” Hernandez. Pendapat itu keluar setelah Bianconeri mampu mengalahkan Los Blancos 2-1 dalam lanjutan semifinal Liga Champions, Rabu (6/5/2015).

Wajar jika pemain asal Meksiko berkata demikian. Hampir sepanjang pertandingan, tim asuhan Massimiliano Allegri mampu mendominasi jalannya laga. Andrea Pirlo, Arturo Vidal dan Claudio Marchisio muncul sebagai metronom lini tengah Juve lewat umpan-umpan pendek yang mereka terapkan.

Benar saja, La Vecchia Signora akhirnya memenangkan pertandingan lewat gol yang disarangkan Alvaro Morata di menit delapan dan penalti Carlos Tevez pada menit 57. Sementara itu, satu gol tim tamu dicetak Cristiano Ronaldo saat babak pertama menunjuk menit 27.

Selain itu, Chicharito juga membeberkan instruksi yang disampaikan pelatihnya, Carlo Ancelotti. Menurut pemain berusia 26 tahun, Don Carlo –sapaan akrab Ancelotti- menyarankan skuadnya untuk menunjukkan karakter yang sebenarnya. Namun, hasilnya tidak sesuai harapan.

“Pelatih meminta kami untuk menunjukan karakter seperti yang kami tunjukkan di La Liga. Juve bermain luar biasa dan sekarang kami harus memenangi pertandingan di leg kedua,” urainya.

Leg kedua akan digelar di markas Madrid, Santiago Bernabeu pada Kamis 14 Mei 2015. Kemenangan dengan selisih dua gol atau menang 1-0 bisa memastikan satu tiket diraih Gareth Bale dan kawan-kawan demi ambisi mempertahankan trofi.

Namun, kubu Juve dipastikan tak akan ambil diam, mengingat sudah 19 tahun mereka tidak mempersembahkan trofi si Kuping besar bagi fans setianya. Menarik ditunggu hasil akhir keduanya yang kemungkinan bakal berjalan menarik.