free html hit counter

Yamaha Ingin Gunakan Dashboard Message di GP Inggris, Rossi: Saya Pikir Kami Belum Siap

BeritaBintangYamaha Ingin Gunakan Dashboard Message di GP Inggris, Rossi: Saya Pikir Kami Belum Siap

Penggunaan dashboard message pada kompetisi MotoGP 2017 sudah siap untuk digunakan. Hal itu disampaikan langsung Direktur Balapan MotoGP, Mike Webb, pada beberapa waktu lalu.

Penggunaan teknologi tersebut menjadi suatu pesan yang terpasang pada dashboard motor pembalap. Namun keputusan mengenai teknologi itu kembali ke sejumlah pembalap dan tim peserta MotoGP 2017.

Webb menyampaikan bahwa dashboard message dapat memudahkan pembalap di lintasan. Tim Movistar Yamaha berniat untuk menggunakan teknologi itu guna mendapatkan hasil maksimal di Grand Prix (GP) Inggris yang berlangsung di Sirkuit Silverstone pada Minggu 27 Agustus 2017.

Yamaha menginginkan dua pembalapnya, yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales, untuk menguji coba dashboard message di Sirkuit Misano pada akhir pekan ini. Meski demikian, Rossi menilai dirinya dan tim belum siap untuk menggunakan teknologi tersebut.

[ Baca Juga : ” Susul Han Solo, Star Wars Akan Buat Film Solo Obi-Wan Kenobi ” ]

“Kami akan kembali dengan penggunaan dashboard message, tetapi kami belum siap dengan penggunaan itu,” kata Rossi, mengutip dari AGEN BOLA, Jumat (18/8/2017).

Pihak MotoGP menyebut dashboard message menjadi sistem pesan teks yang singkat, jelas, dan ringkas. Bahkan, hingga saat ini, sistem menu tersebut mendukung lima hingga enam stok pesan tersedia untuk digunakan pada motor para pembalap.

Sebelumnya, Komisi balapan MotoGP memutuskan penggunaan dashboard message mulai efektif pada MotoGP 2018. Hal itu berdasarkan pertemuan di Assen, Belanda pada 24 Juni 2017 yang dihadiri Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna), Paul Duparc (FIM), Herve Poncharal (IRTA), dan Takanao Tsubouchi (MSMA).

Namun, Dorna Sports dan beberapa otoritas terkait telah memberikan izin kepada para tim di kelas MotoGP untuk menjajal teknologi baru tersebut di Silverstone. Pengenalan sistem ini lebih cepat dari jadwal yang ditentukan untuk memudahkan para pembalap beradaptasi.