free html hit counter

Walkot Ini Ketahuan Doyan Porno BDSM di Forum Debat

BeritaBintang –   Saat gencar-gencarnya memberi paparan via komputernya di forum debat, wajah seorang wali kota (walkot) di sebuah kota di Jerman, justru memerah bak tomat ketika disindir karena ketahuan doyan video porno bergenre BDSM (bondage, dominance, submissive, masochism).

Ketidaksengajaan itu terjadi ketika Walkot Quickborn, Thomas Köppl, tengah memaparkan soal prinsip partai saingan, AfD (Alternative für Deutschland) yang keukeuh anti-pengungsi dan imigran Timur Tengah, dalam sebuah forum debat.

Pejabat pendukung Kanselir Jerman, Angela Merkel yang juga politikus Partai CDU (Christlich Demokratische Union), sedianya tengah merujuk screenshot tentang Konstitusi Jerman di komputernya.

“AfD bukan lagi wadah (aspirasi masyarakat) seperti partai lainnya. Partai itu tidak lagi berdiri di atas konstitusi kita,“ seru Köppl.

Tapi ternyata, di bawah link paparan Konstitusi Jerman itu, terdapat link video porno bergenre BDSM tentang permainan siksaan seksual di situs “Xhamster“!

Paparan yang juga ditayangkan dalam layar forum debat itu tentu mengundang beragam reaksi dari para hadirin. Köppl pun buru-buru menghapus screenshot tersebut, lantaran merasa hal itu mengalihkan perhatian forum.

“Ya, saya memang mengunjungi situs (porno BDSM) tersebut. Komentar-komentar yang muncul mengalihkan topik utama, oleh karenanya saya menghapus screenshot itu,” jelasnya, sebagaimana disita BintangBola, Minggu (21/2/2016).

Banyak yang berkomentar dan terkejut, soal ‘getolnya’ Köppl pada fantasi film porno. Namun Köppl menyanggah bahwa dia ‘doyan’ film porno. Dia berdalih mengunjungi situs itu, hanya sekadar penasaran.

Penasaran setelah mendegar sekelompok pemuda membicarakan soal BDSM dan film Hollywood, “Fifty Shades of Gray”, ketika berlibur di resor ski di Tyrol Selatan (Trentino), Italia.

“Saya tidak up-to-date tentang porno itu yang buat saya malah membuat saya risih. Mereka menyebutkan situs ‘Xhamster’ dan ketika saya kembali ke kamar, saya ingin mencari tahu,” imbuh Köppl beralibi.

“Saya yakin orang yang menyukainya, bisa bersenang-senang dengan BDSM. Tapi buat saya itu sangat meresahkan. Saya pribadi secara umum punya masalah dengan kekerasan,” tandasnya.

Meski berusaha berdalih, namun komentar-komentar miring tetap berdatangan. “Apakah Anda akan mengubah lambang kota (Quickborn) menjadi Quickporn?,” seru salah seorang partisipan forum debat.

“Siapapun yang mengklaim tak pernah mengunjungi situs porno, adalah pembohong atau dia punya masalah dengan seksualitas,” timpal partisipan lainnya.