free html hit counter

Waduh! Dana Aspirasi DPR RI Rp 20 M Akan Dipakai “Booking Artis”

BeritaBintang – Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi for President (Bara JP) Sihol Manulang meminta masyarakat tidak lagi memilih partai politik yang mendukung disahkannya Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dikenal sebagai dana aspirasi.

“Jangan pilih partai pendukung dana aspirasi. Bukan hanya dalam Pileg 2009, dalam Pilkada serentak 2015 ini pun jangan dipilih,” ujar Sihol di Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar per anggota DPR setiap tahun dinilai sebagai bentuk lain dari aksi perampokan terhadap uang rakyat demi kepentingan partai dan pribadi semata.

Sihol melanjutkan, anggota DPR RI memakai uang negara untuk meraih simpati rakyat atas tameng membawa kesejahteraan.

Menurut Sihol, pendapat-pendapat politisi yang menyatakan dana aspirasi untuk membawa kesejahteraan dan meratakan pembangunan adalah menyesatkan.

“Kucing dalam karung sudah kelihatan kan? Sekarang saatnya rakyat bersikap. Jangan lagi pilih mereka dalam pemilihan apa pun,” ujar Sihol.

Ia yakin, pemanfaatan dana aspirasi tidak akan berimbas positif terhadap kesejahteraan dan pembangunan.

Ia menduga, akan banyak anggota DPR yang terjerat kasus hukum karena dana aspirasi.

Todung Mulya Lubis, aktivis antikorupsi dan ahli hukum menilai, dana aspirasi rawan melahirkan koruptor baru.

Sikap Presiden Joko Widodo harus menolak dana aspirasi sudah tepat dengan pertimbangan kondisi perekonomian yang tengah terpuruk.