free html hit counter

Unik! Tempat Penuh Es Jadi Lokasi Foto Tunangan

BeritaBintangLOKASI yang tak biasa dipilih oleh sepasang tunangan dari Kanada untuk melakukan sesi foto. Apa jadinya berfoto di tempat penuh es?

Ya, sepasang kekasih dari Kanada, Cici Wu dan Clement Ng memilih gletser di Islandia sebagai tempat pengambilan foto.

Tak tanggung-tanggung, mereka membawa serta sinematografer Jacob Wasef untuk menghasilkan foto yang menakjubkan.

Cici dan Clement memilih gunung berapi, air terjun, dan gletser sebagai lokasi pengambilan foto. Lokasi-lokasi tersebut memberikan efek dramatis pada foto pertunangan mereka.

Selama lima hari, pasangan ini berusaha mengambil gambar yang akan selalu mereka ingat sepanjang hidup.

Mulai dari berfoto di atas bongkahan es besar dan mengenakan busana serba hitam, foto di dekat gunung berapi dalam cuaca dingin yang beku, hingga foto di bawah indahnya langit penuh aurora berwarna hijau.

Mereka juga sempat melakukan sesi foto di dekat pesawat rusak yang permukaan tanahnya dipenuhi dengan es.

Tak lupa, mereka berpose di dalam goa di mana dinding sepenuhnya terbuat dari es. Bisa dibayangkan betapa dinginnya cuaca di sana.

Jacob mengatakan, untuk menjaga supaya tubuh keduanya tetap hangat, mereka tinggal di SuperJeep sampai tiba waktunya keluar untuk melakukan sesi foto.

“Kemudian mereka akan menggunakan jaket dan sarung tangan untuk foto dan segera kembali ke kendaraan,” ujar Jacob dikutip dari Judi Online Terpercaya, Jumat (30/9/2016).

Namun, Jacob melanjutkan, cuaca di Islandia yang berubah-ubah cukup menyulitkan proses pengambilan gambar. Mulai dari hujan es, panas yang terik, hingga tiba-tiba hujan terjadi hanya dalam beberapa menit.

Salah satu pose mereka yang paling indah adalah ketika keduanya melakukan sesi foto di dekat air terjun di permukaan es. Aliran air terjun yang sangat tinggi dan lebar, membuat pasangan ini tampak sangat kecil di dekatnya.

Jacob menjelaskan, mereka juga menuju Gunnuhver untuk mengambil foto yang menakjubkan. Inilah salah satu tempat paling sulit dalam proses pemotretan ini.

“Di sini suhu bumi bisa sangat normal di satu tempat, dan di tempat lainnya sangat panas sehingga bisa membuat melepuh melalui sepatu Anda. Kami harus sangat menyadari di mana kami berdiri,” pungkas Jacob.