free html hit counter

Umumkan Berbuka Puasa, Kota Ini Gunakan Meriam

BeritaBintang –SELURUH umat muslim di dunia melaksanakan Ramadan. Banyak cara yang dilakukan untuk mengingatkan ibadah puasa.

Di Indonesia sendiri puasa dimulai sejak hari senin kemarin. Namun ada beberapa tradisi unik yang dilakukan untuk menandakan waktu berbuka puasa.

Polisi Sharjah (salah satu kota di Uni Emirat Arab) menempatkan 9 meriam di beberapa titik di kota tersebut, yang akan diledakkan pada saat berbuka. Tradisi ini bertujuan untuk memberitahukan umat muslim bahwa waktu berbuka telah tiba.

Kepala Polisi Sharjah, Brigadir Said Al Zeri, mengatakan bahwa tradisi ini sudah dilakukan oleh polisi-polisi di Sharjah sejak beberapa tahun lalu.

Hal tersebut dilakukan sebagai komitmen sosial mereka untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional Arab.

“Dua tembakan akan diledakkan untuk menandai awal bulan suci Ramadhan. Sedangkan satu tembakan akan diledakkan sepanjang bulan untuk mengumumkan waktu berbuka,” ujar Brig Al Zeri.

Setelah meriam didentumkan, ta’jil atau makan berbuka akan didistribuksikan kepada seluruh penduduk yang datang untuk melihat tradisi tersebut. Penembakan meriam ini juga akan di siarkan secara langsung di tv lokal.

Menurut Abdul Aziz Al Musallam, Ketua Sharjah Heritage Institute, penembakan meriam adalah tradisi yang masih dipraktekkan di sebagian besar dunia Muslim.

Sebelum ada jam dinding dan arloji, tradisi ini lah yang digunakan untuk memberitahu warga tentang waktu berbuka.

Sharjah terus mempraktekkan tradisi tersebut meski saat ini telah memasuki era digital dan perangkat pintar, tambahnya.

Beberapa sejarawan meyakini bahwa tradisi ini telah dilakukan sejak abad ke -10 di Mesir. Pada saat itu salah satu khalifah Dinasti Fatimiyah memerintahkan untuk menempatkan sebuah meriam di Bukit Kairo Muqatam, sehingga semua umat Islam akan mendengar sinyal untuk berbuka puasa. Dilansir Taruhan Bola Online, Kamis (8/6/2016).