free html hit counter

Uber Klaim Punya Kantor di Jakarta, Tempatnya Rahasia

BeritaBintang – Aplikasi layanan transportasi Uber mengaku punya kantor di Jakarta demi memenuhi aturan pemerintah, tapi mereka enggan menyebutkan di mana lokasi kantor tersebut.

Salah satu hal yang membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak menyetujui keberadaan Uber adalah, soal badan hukum Uber dan kewajibannya membayar pajak di Jakarta.

“Mereka komplain sama saya kenapa Uber tidak boleh (beroperasi di Jakarta). Saya bilang, karena Uber tidak buat PT di Indonesia. Kantor perwakilannya mana ada (di Jakarta). Kalau punya kantor ya harusnya bayar pajak dong,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/6) malam.

Namun menurut Direktur Komunikasi Uber Kawasan Asia Selatan dan India, Karun Arya. Penilaian Ahok terhadap perusahaan keliru. Uber sudah memenuhi semua aturan pemerintah, termasuk soal pembentukan badan hukum dan kantor perwakilan di Indonesia.

“Saya tak bisa memberikan lokasi persis di mana kantor kami, tapi pemerintah sudah mengetahui hal itu, pak Ahok juga sudah mengetahuinya,” Arya menjelaskan melalui sambungan telepon.

Arya juga mengaku bahwa mereka tidak hanya membuat kantor di Jakarta, tapi juga mempekerjaan beberapa karyawan lokal yang bekerja untuk Uber. Tapi tetap saja, mereka tak mau merinci soal informasi tersebut.

“Kami tak bisa menginformasikan ini kepada media, tapi kepada pemerintah,” Arya menegaskan.

Bukan hanya Ahok yang merasa keberatan dengan keberadaan Uber di Jakarta. Ketua Organisasi Angkutan Darat DKI Jakata Shafruhan Sinungan juga meresahkan kehadiran aplikasi asal San Francisco itu karena adanya perbedaan tarif dengan taksi pada umumnya.

Organda DKI telah menyatakan secara resmi menolak keberadaan Taksi Uber di Jakarta. Bahkan mereka bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta berhasil menjebak lima Taksi Uber dari total delapan taksi yang dipesan untuk kemudian diamankan ke Ditkrimsus Polda Metro Jaya.