free html hit counter

Trump Tunjuk Mantan Jenderal Jadi Menteri Pertahanan

BeritaBintang – Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, menyatakan akan menunjuk pensiunan Jenderal Angkatan Laut AS, James Mattis, sebagai menteri pertahanan di kabinet pemerintahannya nanti.

“Kami akan menunjuk ‘Mad Dog’ Mattis [julukan Mattis] sebagai menhan. Mattis yang terbaik,” ujar Trump kepada warga Cincinnati, Ohio, Sabtu (3/12) seperti dikutip Agen Bola Online.

Mattis sempat memimpin batalion marinir selama perang Teluk pertama dan invasi Irak pada 2003 lalu.

Tahun 2010, pria yang dikenal memiliki pandekatan keras terhadap pemberontak ini memimpin Komando Pusat AS wilayah Timur Tengah dan Asia Selatan, yang memberikannya kewenangan atas operasi militer AS di Irak, Afghanistan, dan wilayah lainnya seperti Suriah, Yaman, dan Iran.

Pilihan Trump yang jatuh pada eks militer ini dianggap menyiratkan keinginan konglomerat asal New York itu untuk menerapkan kebijakan luar negeri yang berbeda dari pemerintahan Barack Obama.

Pemerintahan AS di bawah Obama saat ini dinilai memiliki kebijakan luar negeri yang lemah khususnya dalam menghadapi situasi di Timur Tengah.

Kebijakan luar negeri Obama dinilai lebih mengandalkan sekutu AS di kawasan untuk memberangus para militan teroris dan pemberontak. Pemerintahan Obama juga dinilai lemah dalam membendung agresi Rusia dan China di Eropa dan Asia.

Pencalonan Mattis sebagai menhan memerlukan konfirmasi dari Senat AS dan pernyataan bahwa dirinya, sebagai mantan anggota militer, sudah dapat menduduki jabatan publik di pemerintahan AS.

Dalam konstitusi AS, seorang mantan militer dapat mencalonkan diri dan menjabat sebagai pejabat publik di pemerintahan jika dirinya telah meninggalkan tugas aktif militernya setelah tujuh tahun. Hukum ini diterapkan Negeri Paman Sam itu agar dapat memastikan kontrol pemerintah sipil terhadap militer AS tetap terjaga.

Meskipun Trump sudah mengumumkan penunjukkan Mattis ini, juru bicara tim transisi Trump, Jason Miller,Linkalternatif.info menyebutkan bahwa hingga saat ini, “belum ada keputusan final mengenai kandidat yang akan mengisi jabatan menhan AS.”

Reuters melaporkan, Komite Angkatan Bersenjata Senat AS pun masih akan mempertimbangkan pencalonan Mattis sebagai bakal menhan AS. Ketua Senat AS, John McCain, menyebut Mattis sebagai, “salah satu anggota militer AS terbaik dari generasinya dan pemimpin yang luar biasa.”

Jika Mattis terpilih, ia kan menjadi mantan jenderal AS pertama yang menjabat sebagai menhan setelah sebelumnya, George C Marshall pernah menjabat sebagai menhan AS pada 1950.

Keputusan ini menambah daftar anggota veteran AS yang diperkirakan bergabung dalam kabinet Trump. Sebelumnya, taipan real estate itu menunjuk mantan jenderal bintang tiga angkatan darat AS, Michael Flynn untuk menjadi penasehat keamanan nasional AS.