free html hit counter

Trip N Vlog: Petualangan Amel Carla Pulang Kampung Sambil Ngevlog Di Jambi

BeritaBintangTrip N Vlog: Petualangan Amel Carla Pulang Kampung Sambil Ngevlog Di Jambi

Tak ingin ketinggalan dari para sineas Makassar yang telah beberapa kali merilis film lokal yang tayang secara nasional, kini giliran para sineas asal Jambi yang ‘unjuk gigi’ lewat film layar lebar berjudul ‘Trip N Vlog #Pulang Kampung‘, yang dilansir oleh Poker Online.

Film produksi perdana Qasthalani Citra yang disutradarai Poernomo Aziz ini akan menampilkan mantan bintang cilik yang kini sudah beranjak remaja, Amel Carla sebagai seorang Vloger.

Amel memerankan Qiana, seorang travel vloger yang mengisi liburannya berkunjung ke tempat kakeknya di dareah pinggiran sungai Batanghari, Jambi.

Setiba di kampung, Qiana mendapati rumah kakeknya, Sofyan 56 tahun (Wok Azhar) kosong. Qiana pun sementara tinggal di rumah tetangga kakeknya. Beberapa hari kemudian kakek sofyan pulang ia pun bertemu cucunya. Kakek sofyan yang baru saja dikejar kejar anak buah Alex (Reza Pahlevi) karena menyembunyikan emas dari penambangan liar milik Alex. Sering terlihat mengacuhkan Qiana.

[ Baca Juga – ” Penayangan Film ‘London Love Story 3′ Diundur ” ]

Qiana yang merasa sering di acuhkan kakeknya memilih bermain bersama teman barunya. Qiana pun mulai sering ngevlog di beberapa tempat. Bersama teman temannya barunya yang bertingkah lucu. Sigkli teman barunya, ngotot minta dibuatkan foto di bawah menara sutet untuk dipamerkan di facebooknya agar terlihat seperti berada ditengah menara Eifel.

Defri anak buah Alex. akhirnya menculik Qiana agar bisa dibarter dengan emas yang disembunyikan kakek sofyan.

Tiga teman qiana yang melihat kejadian penculikan lalu melaporkan pada kakek sofyan. Kakek sofyan langsung mencari Qiana kedalam hutan dan meninggalkan anak anak. Dibantu kakak Qiana yang baru saja tiba tiga teman Qiana menyusul kakek sofyan mencari Qiana kedalam hutan.

Sementara Qiana yang disekap dalam rumah hutan berhasil meloloskan diri. Namun, bukannya bebas Qiana malah tersesat dalam hutan. Sehingga para pencarinya kesulitan menemukan Qiana.