free html hit counter

TNI AU Peroleh Garansi 600 Jam Terbang dalam Pembelian Super Tucano

BeritaBintang –   Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kementerian Pertahanan, Laksda Leonardi memastikan, adanya garansi dalam pembelian pesawat tempur Super Tucano yang digunakan oleh TNI AU.

16 unit burung besi produksi pabrikan Embraer, Brazil itu dibeli melalui penandatangani kontrak dua kali pada 2010 dan 2011 silam.

“Dengan itu, di dalam kontrak sudah dinyatakan ada masa garansi setahun,” ujar Leonardi saat berbincang dengan Beritakampus di ruangannya di Gedung DI Panjaitan, Kemenhan, Jakarta Pusat, Minggu  (14/2/2016).

Namun, dalam skema garansi tersebut, juga dicantumkan durasi terbang hingga 600 jam. Leonardi menambahkan, jika pemakaian melewati jam yang telah ditentukan, garansi dari perusahaan sudah tak berlaku meski waktu pemakaian kurang dari setahun.

“Tetapi setahun atau 600 jam terbang. Jadi kalau setahun dia dipakai terbang 600 jam, itu garansinya habis. Atau dia baru 300 jam terbang tapi sudah lewat setahun, garansinya habis,” imbuhnya.

Jenderal TNI AL bintang dua itu menambahkan, saat serah terima empat unit pesawat pada 2012, 2014, dan 2015, korps matra udara menerima burung besi itu dengan kondisi baik. Alhasil, pihaknya pun langsung melakukan pembayaran kontrak.

“Pada saat serah terima itu pesawat bisa terbang semua. Tidak mungkin kita terima tapi pesawat tidak bisa terbang, gimana ceritanya, ya kita tidak mau dong tanda tangan pembayaran kontrak kalau tidak bisa terbang,” tukasnya.