free html hit counter

Thailand Lantik Raja Baru

BeritaBintang – Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn resmi menyandang gelar sebagai Raja Thailand yang baru menggantikan mendiang ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej, yang meninggal pada Oktober lalu.

Vajiralongkorn resmi dilantik sebagai raja setelah menerima undangan pengangkatan raja dari parlemen Thailand.

Saya terima undangan [pengangkatan sebagai Raja Thailand] ini untuk kepentingan semua warga Thailand,” ujar Vajiralongkorn dalam prosesi pengangkatan dirinya sebagai raja seperti dikutip Bandar Bola Terbaik, Sabtu (3/12).

Vajiralongkorn resmi menyandang gelar Rama X, raja ke-10 Dinasti Chakri Thailand. Pernyataan penerimaan Vajiralongkorn ini sesuai dengan Peraturan Istana terkait penobatan raja baru tahun 1924 berdasarkan konstitusi Thailand saat ini.

Mantan Perdana Menteri Thailand, Prem Tinsulanonda, yang mengisi kekosongan monarki Thailand selama menanti prosesi pengangkatan raja baru Thailand, melantik Vajiralongkorn pada acara penobatan raja malam itu.

Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha, juga turut hadir dalam pelantikan Vajiralongkorn kemarin dan mengumumkan bahwa prosesi penobatan raja baru Thailand telah rampung.

Berita Bintang

“Thailand telah memiliki raja baru sekarang,Linkalternatif.info” kata Prayuth.

Usai dilantik sebagai raja baru, Vajiralongkorn melakukan upacara penghormatan kepada mendiang ayahnya di istana.

Tugas pertama Vajiralongkorn sebagai raja yakni mengesahkan konstitusi negara yang telah diusulkan militer sejak referendum Agustus 2014 lalu, walaupun pengesahan oleh raja ini hanya formalitas belaka.

Dalam konstitusi itu, pemerintahan junta militer Thailand berencana melangsungkan pemilihan umum pada akhir 2017 mendatang.

Selama menjadi putra mahkota, Vajiralongkorn, kerap menghabiskan waktunya di Jerman. Ia mulai turut serta mengambil sebagian peran dan tugas sebagai raja Thailand ketika kondisi kesehatan mendiang ayahnya menurun.

Raja Bhumibol mengembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (13/10) di Bangkok. Monarki terlama di Thailand ini meninggal dunia setelah selama belakangan ini kerap keluar masuk rumah sakit dan dinyatakan kondisinya tidak stabil.

Bhumibol wafat pada usia 88 tahun setelah memimpin kerajaan sejak 1946. Penyebab kematian Bhumibol tidak pernah dipublikasikan secara jelas oleh pihak kerajaan maupun pemerintah Thailand.