free html hit counter

Terekam CCTV, 6 Perampok Gasak Rp 114 Juta

BeritaBintang – Kendati kawanan perampok berhasil kabur dengan mengembat anggaran program Dana Desa (DD) sebesar Rp 114,8 juta dan uang pribadi korban Rp 3 juta, ulah mereka terekam kamera pengintai alias Closed Circuit Television (CCTV) milik minimarket.

Dalam rekaman itu, terlihat jumlah perampok enam orang.

Kepastian perampok terekam CCTV diperoleh dari informasi korban perampokan, yakni Sucipto (54), Kepala Dusun Kopen Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang.

“Memang para pelaku terekam CCTV yang terpasang di minimarket. Dari rekaman CCTV itu diketahui perampokan terjadi pukul 13.30 WIB dan jumlah perampok enam orang,” ujar Sucipto, Kamis (17/9/2015) malam.

Sucipto merupakan korban perampokan dengan modus pecah kaca mobil, dengan tempat kejadian perkara (TKP) di depan minimarket Desa/Kecamatan Bareng.

Saat itu dia mampir minimarket untuk membeli air minum dalam kemasan, setelah mengambil uang DD sebesar Rp 114.866.000 dari Bank Jatim Kantor Kas Ngoro.

Uang yang merupakan kucuran pemerintah pusat melalui APBN tersebut disimpan dalam tas dan diletakkan di jok depan mobil Toyota Avanza nopol S 1829 WI yang dikendarai korban.

Selain uang DD, dalam tas tersebut juga terdapat uang pribadi milik Sucipto sebesar Rp 3 juta.

Sehingga total uang yang dibawa kabur perampok Rp 117.866.000.

Sucipto mengaku, selama dalam perjalanan pulang dari Bank Jatim dia tidak melihat ada orang yang membuntutinya.

Kepala Dusun Kopen ini menambahkan, uang Rp 117 juta tersebut ia ambil dari Bank Jatim Kantor Kas Kecamatan Ngoro untuk diserap dalam pembangunan desa. Namun sepulang dari bank, korban sempat mampir ke minimarket untuk membeli air mineral.

Sebelumnya dia juga mampir di sebuah masjid untuk salat duhur, tak jauh dari lokasi minimarket.

Namun saat itu, tas isi uang tidak ditinggal di mobil, melainkan dibawa ke masjid.

Saat mampir dan masuk di minimarket itulah, kaca mobilnya dipecah komplotan perampok. Uang dalam tas itu dibawa kabur pelaku.