free html hit counter

Tegas! Polisi Dinilai Harus Pidanakan Pelaku Pembakaran terhadap Terduga Pencuri Amplifier

BeritaBintangTegas! Polisi Dinilai Harus Pidanakan Pelaku Pembakaran terhadap Terduga Pencuri Amplifier

Direktur Eksekutif Lembaga kajian kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan meminta pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus pengeroyokan dan pembakaran terhadap M Alzahra alias Joya (30), warga Kampung Kavling Jati, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Ia dibakar warga karena diduga mencuri amplifier.

“Tidak boleh dibiarkan, ini harus diproses yang bersangkutan (pelaku) harus dipidanakan,” katanya kepada Judi Poker, Senin (7/8/2017).

Mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu mengatakan, kasus tersebut dapat dijadikan pelajaran bersama agar ke depannya praktik main hakim sendiri tidak terulang kembali.

[Baca Juga -“Secercah Harapan Istri Novel Baswedan di Tengah Misteri Kasus Teror Air Keras“]

“Ini pembelajaran untuk masyarakat setiap ada kejadian tidak boleh maen hakim sendiri, tetapi serahkan ke penegak hukum biar polisi yang memproses. Kalau masih melakukannya berarti masyarakat harus diproses karena ini melanggar hukum,” tutupnya.

Hingga saat ini Polres Bekasi terus melakukan pengembangan peristiwa yang menimpa AZ alias AS yang dituduh sebagai pelaku pencurian mesin amplifier di Musala Al-Ikhlas, Babelan, Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran terhadap korban, sedangkan beberapa orang juga dikabarkan pihak kepolisian sedang memburu. “Sudah beberapa kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito.