free html hit counter

Tegas! DPR Minta Polisi Sita Seluruh Aset Pemilik First Travel untuk Ganti Rugi

BeritaBintang –  Tegas! DPR Minta Polisi Sita Seluruh Aset Pemilik First Travel untuk Ganti Rugi

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid meminta jajaran kepolisian menindak tegas PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) yang diduga melakukan penipuan terhadap ribuan calon jamaah haji dan peserta umrah.

Menurut Politikus Partai Gerindra ini, tindakan tegas terhadap PT First Travel dapat dilakukan dengan menyita seluruh aset yang diduga hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) untuk membayar uang ganti rugi kepada korban penipuan.

“Sanksi hukumnya (untuk ganti rugi) harus menyita aset agar dikembalikan kepada jamaah,” kata Sodik saat dikonfirmasi Judi Bola, Selasa (22/8/2017).

Dalam kasus ini, selain melakukan penipuan terhadap ‎ribuan para calon jamaah haji dan juga peserta umrah, PT First Travel juga masih memiliki tunggakan atau utang terhadap penginapan di Makkah serta Madinah, Arab Saudi.

[Baca Juga -“Habib Rizieq Nilai Kasusnya Sarat Politis dan Minta Dihentikan“]

Oleh karenanya, kata Sodik, PT First Travel wajib membayar ganti rugi keseluruhan terhadap utang-utangnya itu. Dengan demikian, bukan kewajiban negara untuk membayar utang-utang PT First Travel tersebut.

“Polisi harus selidiki segala asetnya agar tidak ada alasan jika mereka tidak mengganti uang para calon jamaah,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, terdapat hampir sekira 1.200 calon jamaah haji  mengadu ke posko pengaduan korban kasus dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel‎ di Bareskrim Mabes Polri.

Senada dengan pernyataan Sodik, Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD juga menegaskan bahwa negara tidak mempunyai kewajiban untuk membayar ganti rugi atas perbuatan penipuan yang dilakukan oleh PT First Travel.

“Negara tidak berkewajiban, kewajiban hukumnya tetap kepada yang menipu,” kata Mahfud MD di Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017, kemarin.