free html hit counter

Berita Bintang – Teaser Album Baru Wanna One Tuai Kontroversi, Agensi Buka Suara

Berita BintangTeaser Album Baru Wanna One Tuai Kontroversi, Agensi Buka Suara

Teaser untuk album terbaru Wanna One tengah menjadi perbincangan. Konsep logo untuk album ‘1¹¹=1(POWER OF DESTINY)’ itu menuai kontroversi karena memiliki tema yang mirip dengan logo musikal ‘Hedwig and the Angry Inch.’

“Konserp teaser Wanna One didasarkan pada gagasan ‘origin of love’ (asal muasal cinta), yang merupakan salah satu topik yang diperkenalkan dalam buku Plato, ‘Symposium,’” ungkap Swing Entertainment seperti dilansir dari Judi Bola, Selasa (30/10/2018).

“Simbol yang digunakan untuk album ini juga didasarkan pad aide yang sama, dan kami menambahkan konsep unik Wanna One bersama dengan ide lain, seperti gagasan tentang takdir, sistem biner, dan tentang hal tanpa batas,” imbuh agensi Wanna One itu.

Swing Entertainment mengaku bahwa mereka telah memikirkan konsep ini dengan matang dan memeriksa segala hal agar tidak ada permasalahan, salah satunya permasalahan terkait hak cipta.

Dan selama peninjauan itu, Swing Entertainment mengaku tidak ada masalah terkait hak cipta karena, “Album ini didasarkan pada ‘gagasan’ yang terinspirasi dari nilai universal yang harus dibagikan oleh semua umat manusia, yang berasal dari konsep filosofi asal usul cinta.”

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Wreck-It Ralph 2: Jelajah Internet Dan Godaan Para Putri Disney ” ]

Permasalahan ini timbul setelah salah satu pencipta musikal ‘Hedwig and the Angry Inch,’ yakni John Cameron Mitchell menyuarakan pikirannya dengan mengunggah sebuah video di Instagram pribadinya, @johncameronmitchell, hari ini.

Ia menuliskan, “Pendapat terkait penggunaan gambar #hedwigandtheangryinch/Platonis/Tao serta judul lagu @stephentrask, #theoriginoflove oleh K-Pop band, @wannaone.official. Sebuah mitos kuno adalah permainan adil yang bisa digunakan oleh sebuah grup dan fans mereka bersama-sama.”

“Tetapi, saya sedih memikirkan bagaimana manajer mereka merasa perlu meminjam itu semua dengan begitu gamblang tanpa atribusi dan meratakan mitos (seperti wajah saya di video ini),” tulis sang kreator ‘Hedwig and the Angry Inch.’

Di dalam video yang diunggah, John memperlihatkan teaser Wanna One dan menyuarakan pendapatnya. Ia mengatakan beberapa hal, seperti “Saya sudah lelah hari ini,” Ini semua terasa sedikit tidak sopan karena mereka juga meminjam judulnya,” dan “Sepertinya mereka tidak menjelaskan cerita mitosnya secara keseluruhan.”

Namun, Swing Entertainment memastikan bahwa konsep ide ini berasal dari hal universal tentang cinta. Agensi Wanna One itu mengatakan, “Nilai atau ide ini menjadi populer setelah dipinjam dalam lagu ‘Origin of Love’ dalam film musikal ‘Hedwig and the Angry Inch.’

“Karena ada banyak interpretasi tentang ide asal muasal cinta, kami juga menghormati ide-ide dari John Cameron Mitchell, yang menciptakan ‘Hedwig,’” pungkas Swing Entertainment.