Zinedine Zidane

Strategi Madrid Berjalan Sempurna Kontra Barca

BeritaBintangWinger Real Madrid, Gareth Bale, menyebut timnya berhasil menjalankan strategi dengan sempurna saat bertandang ke markas Barcelona dalam lanjutan La Liga jornada 31, Minggu 3 April 2016 dini hari WIB. Strategi counter attack atau serangan balik yang dicanangkan sejak awal laga sukses diperagakan.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Estadio Camp Nou, Barca lebih mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 66 persen. Sementara Los Blancos –julukan Madrid– hanya menunggu sambil memeragakan serangan balik cepat.

Serangan balik cepat itu juga yang mengawali proses terjadinya gol Madrid. Gol pertama Madrid yang dicetak Karim Benzema pada menit 62 berawal dari tusukan yang dilakukan Marcelo Vieira.

Sementara gol kedua pada menit 85 yang dilesakkan Cristiano Ronaldo, Jese Rodriguez yang membawa bola dari garis tengah. Karena itu, pelatih Madrid yakni Zinedine Zidane layak mendapat kredit tersendiri berkat strategi brilian yang diterapkan.

“Kami tahu cukup kuat untuk melakukan serangan balik. Saya selalu yakin dapat mengalahkan Barca lewat serangan balik meski kami hanya bermain 10 orang,” tegas Bale mengutip dari Football Espana, Senin (4/4/2016).

Tak Ingin Ambil Risiko, Madrid Siap Bakar Roma

BeritaBintang – Raksasa Spanyol, Real Madrid akan melanjutkan perjuangannya di babak 16 besar Liga Champions dengan menjamu AS Roma, Rabu 9 Maret 2016 dini hari WIB. Meski Madrid menang dengan skor 2-0 pada leg pertama, namun pelatih Madrid, Zinedine Zidane mengaku tidak ingin mengambil risiko.

Zidane mengatakan bahwa para pemain Roma berhasil menampilkan permainan terbaik mereka pada pertandingan leg pertama. Ia juga menyebut Roma hanya tidak beruntung pada leg pertama. Oleh karena itu, Zidane meminta para pemainnya untuk memberikan perlawanan yang sama saat bermain di Olimpiaco Stadium.

“Rencana kami adalah untuk mengeluarkan kemampuan kami dan melakukan pertandingan dengan kekuatan penuh,” ujar Zidane seperti diberitakan Marca, Selasa (8/3/2016).

“Satu hal yang harus kami lakukan pada pertandingan kontra Roma adalah fokus pada pertandingan tersebut. Melawan Roma adalah suatu hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Pertandingan melawan mereka akan sangat sulit,” tandas pelatih bekepala pelontos tersebut.

Madrid yang menjadi tuan rumah akan bermain dengan beringas karena pemain andalan mereka, Gareth Bale telah kembali dari cedera. Sementara itu Roma yang tampil sebagai tamu juga tengah berada di dalam tren positif karena mereka sudah memenangi tujuh pertandingan terakhir mereka di ajang Serie A.

Ronaldo Kecam Rekan Setim usai Madrid Dipermalukan Atletico

BeritaBintang –   Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, secara frontal melayangkan kritik kepada rekan-rekan setimnya menyusul kekalahan di Derby Madrid. Seperti diketahui, Los Blancos takluk 0-1 dari Atletico Madrid di Santiago Bernabeu.

Hasil minor ini pun membuat pasukan Zinedine Zidane semakin tercecer dalam persaingan juara La Liga musim ini. Madrid tertinggal sembilan poin dari sang pemuncak klasemen Barcelona, yang masih punya tabungan satu laga, dan empat angka di belakang sang rival sekota yang bercokol di posisi kedua.

CR7 pun tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap situasi ini dengan melontarkan komentar yang cukup pedas sekaligus kontroversial. Ia  menyatakan bila kawan-kawan setimnya berada di level yang sama dengannya, Los Merengues saat ini bakal bertengger di puncak klasemen klasemen La Liga.

“Jika semua orang sebagus saya, mungkin kami akan berada di posisi pertama klasemen saat ini,” ketus Ronaldo sehabis pertandingan, seperti dimuat BintangBoLa, Minggu (28/2/2016).

“Saya tidak mau mengecilkan peran siapa pun, tapi jika setiap pemain tidak bermain dengan kemampuan terbaik, maka akan sulit memenangi sebuah kompetisi panjang. Saya tidak bilang Jese (Rodriguez), Lucas (Vazquez), atau (Mateo) Kovacic tidak bagus, tapi untuk memeangi kompetisi Anda harus mengeluarkan kemampuan terbaik di setiap laga. Inilah problem kami musim ini,” celotehnya lagi.

“Kita menciptakan banyak peluang pada laga ini dan kami sebenarnya pantas menang. Tapi, sepakbola memang terkadang seperti itu,” tuntas CR7.

CR7 Puji Kinerja Zizou

BeritaBintang –   Real Madrid meraih hasil fenomenal semenjak dilatih Zinedine Zidane pada 4 Januari. Dari empat pertandingan yang dijalani, Los Blancos –julukan Madrid– berhasil meraih tiga kemenangan dan satu laga lagi berakhir imbang.

Atas hasil itu, Madrid perlahan-lahan bersaing di jalur juara. Saat ini Sergio Ramos dan kawan-kawan yang duduk di posisi tiga hanya terpaut satu poin dari Atletico Madrid yang nangkring di posisi dua.

Meski masih tertinggal empat angka dari Barcelona, peluang mengejar sang rival masih terbuka lebar. Sebab masih ada 16 pertandingan tersisa dan Madrid juga tengah menjalani tren positif.

Karena itu, Cristiano Ronaldo yang notabene bintang Madrid tak segan mengumbar pujian kepada sang pelatih yakni Zinedine Zidane atas keberhasilan sejauh ini. Pemain berjuluk CR7 bahkan menyebut Zizou –sapaan akrab Zidane– telah melakukan pekerjaan fenomenal.

“Zizou datang dengan ide berbeda dan membuat kami tampil lebih baik. Zizou telah membuat pekerjaan fenomenal,” jelas Ronaldo seperti mengutip dari Football Espana, Selasa (2/2/2016).

Madrid Siap Beli Neymar Rp2,8 Triliun

BeritaBintang –    Kabar mengenai Neymar da Silva Santos Junior menyeberang dari Barcelona ke Real Madrid menguap dalam beberapa hari terakhir. Terkini, Los Merengues digosipkan siap membayar klausul pelepasan kapten Tim Nasional Brasil tersebut.

Kabar mengenai transfer tersebut menyeruak setelah ada klaim bahwa ayah Neymar dan agen telah bertemu perwakilan Madrid dalam Ballon d’ Or Gala di Zurich, Swiss, pada 11 Januari 2016. Meski begitu, tak lama kemudian Neymar sendiri yang membantah isu tersebut.

Tetap saja bantahan Neymar tidak meredam isu transfer. Bahkan sebagaimana laporan Marca, Sabtu (23/1/2016), Madrid akan menebus klausul pelepasan Neymar seharga 190 juta euro atau sekira Rp2,8 triliun.

Lebih lanjut, Madrid bersedia memberikan Neymar gaji fantastis di Madrid melebihi megabintang mereka sekalipun yakni Cristiano Ronaldo. Untuk menyeimbangkan neraca keuangan, Los Merengues juga dikabarkan akan melepas salah satu dari trisula BBC (Gareth Bale, Karim Benzema, dan Ronaldo).

Madrid sendiri sedang diterpa masalah konsistensi permainan sejak awal musim. Beruntung, Zinedine Zidane datang menggantikan Rafael Benitez pada 4 Januari 2016 sehingga memberikan kepercayaan diri tinggi dalam skuad Los Galacticos.

Masalah Pertama Zidane di Madrid

BeritaBintang –   Pelatih anyar Real Madrid, Zinedine Zidane, dikabarkan sedang menghadapi masalah pertamanya di Santiago Bernabeu. Ia sedang berada dalam pilihan sulit untuk menentukan pemain bertahan yang bermain melawan Deportivo la Coruna pada Minggu 10 Januari.

Zizou bingung menaruh komposisi pemain belakanganya. Ia dikabarkan ingin sekali memainkan Raphael Varane di barisan belakang Los Blancos. Namun, ia juga mengidolakan pemain asal Portugal, Pepe. Jika memainkan Varane dan Pepe secara bersamaan maka Zidane harus mengorbankan kapten Madrid, Sergio Ramos.

Varane memang menjadi pemain yang paling sering dimainkan jika dibandingkan Pepe maupun Ramos. Seperti diberitakan Bioskopsemi , Minggu (10/1/2016), fakta tersebut menambah bingung siapa yang akan dipilih oleh Zizou.

Meski begitu, rasanya terlalu riskan bagi Zidane untuk mencadangkan Ramos karena dirinya adalah sosok yang penting untuk klub. Sementara Varane walaupun memiliki jumlah bertanding yang lebih banyak, tampaknya hanya akan dicadangkan.

Masalah di lini belakang tidak dialami oleh Zidane pada lini depan. Ia menyatakan tidak akan mengganti Trio BBC (Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo) dari lini depan. Ia menyebut ketiga pemain tersebut akan tetap dijadikan andalan untuk membobol gawang lawan.

Miris, Benitez Ternyata Tak Tahu Dirinya Dipecat

BeritaBintang –  Fakta mengejutkan terkuak pada pemecatan Rafael Benitez. Pria berpaspor Spanyol tersebut ternyata tak mengetahui bahwa dirinya dipecat oleh menajamen Los Merengues sebelum ia melihat peresmian Zinedine Zidane sebagai pelatih.

Gunjang-ganjing pemecatan pelatih berpostur tambun tersebut memang sempat terendus, akan tetapi hal itu kembali menguap seiring penampilan apik yang ditunjukkan oleh Madrid. Namun ketika bermain imbang melawan Valencia 2-2, Presiden Madrid Florentino Perez langsung menggelar rapat dadakan.

Rapat tersebut disebut membahas masa depan Benitez. Palu pemecatan pun diketuk tak lama setelah rapat tersebut dilangsungkan. Namun, faktanya Benitez tak pernah mengetahui bahwa dirinya telah dilengserkan oleh Madrid.

Bahkan pelatih yang pernah membesut Napoli dan Liverpool tersebut sempat mendatangi Santiago Bernabeu pada Senin sore waktu setempat. Pada saat itu Benitez menerima kabar belum ada keputusan apa pun mengenai masa depannya.

Namun ia melihat kabar dari media bahwa Madrid telah secara resmi menunjuk Zidane sebagai penggantinya. Menurut kerabat dekat Benitez, dirinya terkejut melihat pengenalan Zizou sebagai pelatih baru.

“Satu hal lagi yang mereka lakukan kepada saya,” ujar Benitez kepada rekannya seperti dikutip dari Bioskopsemi , Rabu (6/1/2015).