Zinedine Zidane

Bermain Selama 4.000 Menit, Cristiano Ronaldo: Saya Masih Dapat Terus Tampil Bagus

BeritaBintang – Real Madrid berhasil membuktikan diri sebagai tim elit di Eropa usai menjuarai Liga Champions 2015-2016. Gelar juara Liga Champions 2015-2016 menjadi gelar juara ke-11 bagi pasukan Zinedine Zidane tersebut.

Penampilan Madrid di sepanjang musim ini tidak dapat dilepaskan dari sosok bomber andalan Los Blancos –julukan Madrid, Cristiano Ronaldo. Ronaldo tercatat telah bermain selama lebih dari 4.000 menit.

Angka tersebut menjadikannya sebagai pemain Madrid yang paling sering diturunkan di musim ini. Ronaldo mengaku senang dapat kembali menjadi pemain yang paling sering diturunkan selama Madrid menjalani musim 2015-2016.

“Setelah ini, saya memiliki lebih dari 4.000 menit berada di atas lapangan musim ini. Saya kembali menjadi nomor satu di tim. Itu sangatlah berarti bagi saya,” tutur Ronaldo, sebagaimana dilansir dari Bintangbola.co, Senin (30/5/2016).

“Itu berarti saya masih dapat tampil bagus, saya masih bagus dari faktor fisik dan mental. Jika Anda bertanya kepada saya apakah saya lelah, tentu saja. Saya sempat memiliki masalah dengan kaki, tetapi saya tetap di sana, saya selalu di sana,” pungkasnya.

Zidane Sosok Ketujuh yang Mampu Memenangi Liga Champions sebagai Pelatih dan Pemain

BeritaBintang – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menjadi sosok ketujuh yang mampu memenangi Liga Champions baik sebagai pemain dan pelatih. Ketika menjadi pemain, Zizou –sapaan akrab Zidane– mengantarkan Los Blancos mengangkat trofi Si Kuping Besar pada musim 2001-2002 usai mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 2-1.

Sementara gelar sebagai pelatih disabet kembali bersama Madrid. Pada final Liga Champions 2015-2016, Madrid mengalahkan Atletico Madrid via adu penalti dengan skor 5-3. Sebelumnya, pada waktu normal 90 menit dan babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit, skor imbang 1-1.

Madrid unggul lebih dulu lewat Sergio Ramos pada menit 15. Kemudian, Yannick Ferreira Carrasco menyamakan kedudukan ketika waktu normal menyisakan 11 menit.

Sementara itu di babak adu penalti, kelima personel Madrid berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Sedangkan satu dari empat penendang utama Los Colchoneros –julukan Atletico– yakni Juanfran gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna setelah tembakannya membentur tiang gawang.

Berikut ini juara Liga Champions sebagai pemain dan pelatih:

Miguel Munoz

Pemain: Real Madrid 1955-1956 dan 1956-1957.

Pelatih: Real Madrid 1959-1960 dan 1965-1966

Giovanni Trapattoni

Pemain: AC Milan 1962-1963 dan 1968-1969

Pelatih: Juventus 1984-1985

Johan Cruyff

Pemain: Ajax 1970-1971, 1971-1972 dan 1972-1973.

Pelatih: Barcelona 1991-1992

Carlo Ancelotti

Pemain: AC Milan 1988-1989 dan 1989-1990

Pelatih: AC Milan 2002-2003, 2006-2007, Real Madrid 2013-2014

Frank Rijkaard

Pemain: AC Milan 1988-1989, 1989-1990, Ajax 1994-1995

Pelatih Barcelona 2005-2006.

Pep Guardiola

Pemain: Barcelona 1991-1992

Pelatih: Barcelona 2008-2009, 2010-2011

Zinedine Zidane

Pemain: Real Madrid 2001-2002

Pelatih: Real Madrid 2015-2016

Pahlawan Real Madrid di Final Liga Champions Bukanlah Ronaldo

BeritaBintang –Real Madrid akan berhadapan dengan rival sekota mereka, Atletico Madrid dalam babak final Liga Champions, Minggu 29 Mei 2016 dini hari WIB. Laga tersebut tentu akan menjadi laga yang penting bagi Madrid.

Sebab, pasukan Zinedine Zidane tersebut bertekad membukukan gelar juara Liga Champions ke-11. Mantan bomber Madrid, Predrag Mijatovic menilai sosok Gareth Bale berpeluang menjadi pahlawan di laga tersebut.

Ia menilai Bale berpeluang mencetak angka di laga tersebut. Mijatovic berharap pesepakbola 26 tahun itu dapat tampil impresif di babak final Liga Champions 2015-2016.

“Ada beberapa pemain yang terlahir untuk menyumbangkan angka di babak final. Itu bukanlah sebuah kebetulan,” ujar Mijatovic, sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online, Kamis (26/5/2016).

“Dia adalah pemain yang luar biasa. Dia dapat mencetak angka, mari sama-sama berharap ia akan terus dapat tampil baik,” lanjutnya.

Musuh Terbesar Real Madrid di Final Liga Champions

BeritaBintangWinger muda Real Madrid, Lucas Vazquez, menyebut musuh terbesar yang bakal dialami timnya saat bersua Atletico Madrid di final Liga Champions pada Minggu 29 Mei 2016 dini hari WIB. Vazquez menilai, bukan Atletico yang notabene lawannya sebagai musuh terberat.

Pemain berusia 24 tahun justru menyebut performa Los Blancos –julukan Madrid– di partai final adalah musuh terberat yang dialami timnya. Klub asuhan Zinedine Zidane tampil konsisten di 12 laga terakhir La Liga.

Dalam periode tersebut, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan selalu berhasil meraih tiga poin. Namun ditakutkan, hasil positif di 12 laga tersebut membuat personel Madrid besar kepala.

Karena itu, Vazquez mengimbau rekan-rekannya untuk tampil optimal di laga nanti. Harapannya, Madrid dapat memenangi pertandingan dan meraih trofi Liga Champions ke-11 sepanjang sejarah klub.

“Kami tidak tahu bagaimana performa Atletico, namun kami hanya takut kepada pola permainan kami nantinya,” jelas Vazquez mengutip dari Kamusjudi.com, Rabu (25/5/2016).

Ketika Madrid Panik Ronaldo Cedera di Latihan untuk Laga Final

BeritaBintang – Kepanikan melanda skuat Real Madrid jelang bentrokan final Liga Champions melawan Atletico Madrid di San Siro, Milan, Sabtu (28/5/2016). Pemain kunci Madrid, Cristiano Ronaldo terpakar kesakitan ketika menjalani sesi latihan.

Insiden tersebut bermula ketika Ronaldo bertabrakan dengan kiper Kiko Casilla dalam simulasi pertandingan 10 melawan 10. Ronaldo kemudian mengerang kesakitan. Staff medis dan tim pelatih, termasuk Zinedine Zidane ramai-ramai menghampiri CR7

Dari pantuan BeritaBintang, tim dokter memberikan perawatan intensif di bagian paha kiri. Ronaldo tertatih-tatih keluar dari lapangan. Dia dibantu beberapa staff Madrid untuk berjalan. Sebelumnya, Ronaldo melewatkan sesi latihan Jumat pekan lalu.Langkah itu diambil agar kebugaran sang pemain optimal menatap pertandingan kontra Atletico Madrid.

Setelah kejadian dengan Kiko Casilla, Ronaldo menyatakan baik-baik saja. Dia siap tampil di final.

“Saya sedikit ketakutan. Tapi dalam beberapa hari mendatang, tidak ada masalah,” kata Ronaldo sebagaimana dikutip dari Panduan Judi Online.

Dia menjadi rentan cedera karena frekuensi pertandingan yang tinggi musim ini. Ronaldo tercatat tampil di 34 pertandingan La Liga musim 2015/16. Meski begitu, Ronaldo menegaskan bisa tetap menampilkan performa terbaik.

“Saya pikir, ini menjadi musim di mana saya paling banyak bermain. Mengalami masalah seperti ini ketika latihan tidak akan mengurangi performa untuk tetap memberikan yang terbaik.”

Ronaldo memang menjadi tumpuan Madrid di laga final nanti. Musim ini, di semua ajang kompetisi pemain 31 tahun itu telah mencetak 51 gol di semua ajang kompetisi.

Sementara itu, pelatih Madrid, Zinedine Zidane menyatakan fisik Ronaldo berada di puncak untuk melakoni pertandingan Sabtu nanti. “Dia telah mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Zidane. Satu-satunya pemain diragukan tampil adalah bek Raphael Varane. “Selebihnya semua pemain fit. Termasuk James Rodriguez.”

Rasa Curiga Selimuti Pertarungan Real Madrid dan Barcelona

BeritaBintang  –  LA LIGA akan memasuki pekan terakhir mereka pada Sabtu (14/5/2016) dan Minggu 15 Mei 2016. Pada pekan terakhir itu pula perebutan gelar juara La Liga akan berakhir. Sampai saat ini, hanya dua klub yang memiliki potensi untuk menjadi juara, yakni Barcelona dan Real Madrid.

Madrid akan menjalani laga tandang pada Sabtu (14/5/2016) dengan melawan Deportivo La Coruna. Pada saat yang bersamaan, Barcelona juga akan menjalani laga tandang dengan menghadapi Granada. Saat ini, kedua tim tersebut hanya terpaut satu poin. Barcelona menjadi yang terdepan dengan catatan 88 poin.

Namun menjelang pertandingan terakhir tersebut, beredar rumor yang tak sedap dan berpotensi untuk mencoreng nama baik La Liga. Real Madrid yang berada di posisi dua dikabarkan akan memberikan bonus kepada pemain Granada jika mampu menahan atau mengalahkan Barcelona di laga terakhir.

Baik pelatih Barcelona, Luis Enrique maupun pelatih Madrid, Zinedine Zidane, mengaku tak peduli dengan isu tersebut. Kedua pelatih memilih untuk fokus pada laga terakhir mereka di musim ini dan bertindak untuk profesional.

Begitu juga dengan pelatih Granada yang mengaku tak terganggu dengan isu suap yang menimpa anak asuhnya. Namun ia berjanji akan mempersulit langkah Barcelona demi profesionalisme dalam bermain sepakbola.

Sebelumnya presiden La Liga, Javier Tebas, juga menjamin tak akan ada main mata pada pertandingan pekan terakhir tersebut. Ia berjanji akan mengawasi pertandingan untuk mewaspadai adanya kecurangan yang terjadi.

Syarat Varane agar Mau Gabung United

BeritaBintang   –  Bek Real Madrid, Raphael Varane, diyakini bakal menolak tawaran bergabung dari Manchester United, jika bukan Jose Mourinho yang menggantikan posisi Louis van Gaal sebagai nakhoda klub di musim panas mendatang. Kabar ini dihembuskan Kamusjudi.com, Jumat (13/5/2016).

United kabarnya akan kembali mengajukan penawaran pada kubu Madrid saat jendela transfer musim panas dibuka. Dana tak kurang dari 25 juta pounds sudah disiapkan. Varane sendiri gagal menembus tim inti Los Blancos di era Zinedine Zidane, ia kalah bersaing dengan Pepe dan Sergio Ramos.

Varane pun dilaporkan siap pindah ke United, namun hanya untuk menyusul Mourinho, sosok yang membawanya ke Santiago Bernabeu pada 2011 silam. Bek Timnas Prancis itu diyakini ingin kembali bereuni dengan Mourinho. Ya, ia tidak tertarik untuk bergabung dengan Setan Merah jika Van Gaal masih berkuasa di Old Trafford musim depan.

Varane memang diyakini jadi buruan utama United untuk memperkuat barisan belakang mereka. Varane jadi target utama pasca Mats Hummels akhirnya lebih memilih gabung ke Bayern Munich dari Borussia Dortmund.

United Siap Salip City Dapatkan Toni Kroos

BeritaBintang – Gelandang sentral Real Madrid, Toni Kroos, diyakini merupakan target transfer Pep Guardiola ketika mulai menjabat sebagai nahkoda Manchester City nanti. Namun, dikabarkan Kamusjudi.com, Kamis (12/5/2016), Manchester United juga akan berupaya mendapatkan gelandang Timnas Jerman tersebut pada musim panas mendatang.

Kroos merupakan pemain yang hampir main di setiap pertandingan El Real di bawah asuhan Zinedine Zidane. Hanya Cristiano Ronaldo dan Keylor Navas yang menit bermainnya lebih banyak dari Kroos. Meski demikian, sang gelandang tetap dirumorkan kurang puas bermain bersama raksasa La Liga tersebut.

City dan United pun diyakini tanggap bahwasanya Kroos cukup tertarik dengan kerasnya kompetisi Premier League. Oleh karena itu, duo Manchester diyakini akan perang harga untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain.

Meski demikian, klub-klub peminat – termasuk juga Paris Saint-Germain, diyakini harus membayar mahal jika ingin mendapatkan jasa Kroos. Buy-out clause pemain berusia 26 tahun tersebut bersama Madrid sendiri adalah 233 juta pounds!

Momen Madrid Rayakan Kemenangan

BeritaBintang –Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, senang bukan kepalang usai timnya mengalahkan Wolfsburg dengan skor 3-0 di leg kedua perempatfinal Liga Champions, Rabu 13 April 2016 dini hari WIB. Zizou –sapaan akrab Zidane– menilai saat ini momen yang tepat bagi Madrid merayakan kemenangan.

Tak heran Zidane berpendapat demikian. Los Blancos –julukan Madrid– baru saja melewati empat partai genting hanya dalam kurun waktu 10 hari. Setelah mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1 pada Minggu 3 April 2016 dini hari WIB, Madrid ditumbangkan Wolfsburg tiga hari berselang.

Beruntung, kemenangan atas Eibar akhir pekan lalu meningkatkan motivasi Madrid untuk mengalahkan Die Wolfe –julukan Wolfsburg. Terbukti, Madrid berhasil menang dengan skor 3-0 lewat hattrick Cristiano Ronaldo.

Kemenangan 3-0 mengantarkan Madrid ke fase semifinal Liga Champions musim ini. Sebab secara agregat Madrid unggul 3-2 atas wakil Bundesliga tersebut.

“Di sepakbola, Anda selalu menderita. Namun, kami lebih baik meraih kemenangan. Hari ini merupakan waktu yang tepat untuk merayakan kemenangan, terutama atas apa yang telah pemain lakukan,” jelas Zidane mengutip dari Indowins, Rabu (13/4/2016).

Madrid Siap Jual James Rp1,1 Triliun

BeritaBintang –Masa depan James Rodriguez di Real Madrid menjadi perbincangan hangat dalam beberapa bulan terakhir. Gelandang berpaspor Kolombia dilaporkan akan dijual pada bursa transfer musim panas 2016.

Seperti diberitakan Sportsmole, Selasa (5/4/2016), manajemen Madrid bahkan siap melepas James, asalkan ada klub yang berani membayar 60 juta pounds atau sekira Rp1,1 triliun. Sejauh ini ada dua klub Premier League yakni Chelsea dan Manchester United yang ketahuan meminati suami dari Daniela Ospina tersebut.

Performa James musim ini memang jauh menurun. Mantan pemain AS Monaco itu kerap dirundung cedera dan gagal menampilkan performa optimal ketika dipercaya turun oleh pelatih Zinedine Zidane.

James pun tidak diturunkan Zidane saat Madrid bertemu Barca dalam bertajuk el clasico akhir pekan lalu. Tak hanya itu, dalam lima penampilan di La Liga sebelumnya, James tak pernah bermain full 90 menit.

Ditengarai gaya permainan James tidak cocok dengan pola 4-3-3 racikan Zizou –sapaan akrab Zidane. Karena itu, besar kemungkinan pemain yang didatangkan Madrid dari Monaco dengan mahar 56,25 juta pounds atau sekira Rp1 triliun akan hengkang dari Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas 2016.