Zinedine Zidane

Real Madrid, Klub Pertama yang Juara Back-to-Back di Era Liga Champions

BeritaBintangReal Madrid, Klub Pertama yang Juara Back-to-Back di Era Liga Champions.

Real Madrid sukses menorehkan tinta emas di Eropa setelah mencukur Juventus di final Liga Champions 2016-2017, Minggu (4/6/2017) dini hari WIB. Los Blancos jadi tim pertama yang mampu jadi juara secara back-to-back alias mempertahankan gelar di era modern Liga Champions.

Madrid mengalahkan Juventus 4-1 di National Stadium of Wales. Dwigol Cristiano Ronaldo serta masing-masing satu gol dari Casemiro dan Marco Asensio hanya bisa dibalas sekali oleh Juventus via Mario Mandzukic.

Kemenangan tersebut pun sudah cukup mengantar Madrid mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya di era modern Liga Champions, ada tim yang mampu meraih gelar juara secara back-to-back seperti yang dilansir AGEN JUDI BOLA.

{ Baca Juga : ” Raih Hasil Kurang Baik di Sesi Kualifikasi, Marquez: Saya Akan Menyesuaikan Diri dengan Lebih Cepat!}

Musim lalu, El Real keluar sebagai juara usai susah payah mengalahkan rival sekota mereka, Atletico Madrid lewat adu penalti. Sementara di musim ini, tim asuhan Zinedine Zidane menang meyakinkan atas Juventus. Madrid pun kini semakin mengukuhkan diri mereka sebagai penguasa kompetisi paling elite Benua Biru, dengan koleksi 12 trofi!

Ya, sejak format baru Liga Champions digulirkan pada musim 1992-1993, Madrid jadi tim pertama yang mampu juara dua kali secara beruntun. Tim terakhir yang mampu masuk dua final beruntun adalah Manchester United. Setan Merah jadi juara di 2008, namun keok dari Barcelona di final 2009.

Jauh sebelum Madrid, tim terakhir kali yang mampu mempertahankan gelar adalah AC Milan. Namun Rossoneri melakukannya di musim 1989-1990 atau ketika format turnamen masih bernama Piala Champions.

 

Cristiano Ronaldo Siap Persembahkan Permainan Terbaik Real Madrid

BeritaBintangCristiano Ronaldo Siap Persembahkan Permainan Terbaik Real Madrid

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mengaku siap mempersembahkan permainan terbaik pada partai final Liga Champions kontra Juventus di National Stadium Cardiff, Minggu 4 Juni 2017 dini hari WIB. Ia yakin bisa mempersembahkan kemenangan untuk publik Santiago Bernabeu.

Madrid berhasil memastikan diri lolos ke final Liga Champions setelah menyingkirkan rival sekota mereka, yakni Atletico Madrid. Anak asih Zinedine Zidane lolos berkat keunggulan agregat 4-2 atas Los Cholconeros –julukan Atletico.

{ Baca Juga : ” Pemakaman Nicky Hayden, Ini Video Perjalanan Terakhir sang Pembalap}

Madrid akan bertemu Juventus yang sukses memastikan diri tampil di final untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir. Bianconeri –julukan Juventus– sukses menyingkirkan AS Monaco dengan agregat 4-1.

Ronaldo pun mengakui kalau Juventus merupakan tim yang hebat. Meski begitu, pemain 31 tahun tersebut juga merasa kalau Madrid bukan klub sembarangan di level Eropa.

“Mereka adalah tim yang luar biasa tapi kami juga tim hebat. Saya merasa kami akan memainkan permainan yang bagus dan kami akan memangkan pertandingan,” ungkap Ronaldo, seperti dikutip dari AGEN BOLA, Kamis (1/6/2017).

Gelandang Real Madrid Resmi Bergabung dengan Valencia

BeritaBintang – Klub La Liga, Valencia, kabarnya sukses mendatangkan gelandang Real Madrid, Alvaro Medran. Mereka sukses mengamankan kontrak berdurasi empat tahun yang mengamankan posisi sang gelandang di Mestalla Stadium hingga musim 2020.

Pemain berusia 22 tahun tersebut bergabung dengan Los Blancos pada 2011. Meski demikian, sang gelandang gagal mendapatkan tempat utama dalam skuad inti Zinedine Zidane. Ia memutuskan meninggalkan Santiago Bernabeu setelah membuat dua penampilan senior bersama klub.

Kabarnya, Los Blancos melepas gelandangnya menuju Los Che dengan mahar sebesar 1,5 juta euro atau sekira Rp21,8 miliar.

Sebagaimana diberitakan Panduan Judi Online, Rabu (13/7/2016), Medran menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Getafe. Saat itu, ia hanya mencetak dua gol dalam 20 penampilan liga. Selain itu, ia gagal membantu Getafe keluar dari zona degradasi.

Sudah Berseragam Madrid, Morata Tetap Dilirik Klub Premier League

BeritaBintang – Real Madrid resmi memboyong pemain Juventus, Alvaro Morata, ke Santiago Bernabeu pada Selasa 22 Juni 2016. Morata resmi kembali berseragam Los Blancos –julukan Madrid- dengan nilai 30 juta euro atau sekira Rp450 miliar.

Kendati demikian, ternyata Morata masih berminat merapat ke Premier League. Madrid dikabarkan sengaja merekrut Morata untuk kembali dilepas ke klub lainnya.

Beberapa klub Premier League, seperti Arsenal, Chelsea, dan Tottenham dikabarkan tengah membidik pemain berusia 23 tahun tersebut. Isu tersebut berhembus usai agen Morata, Juanma Lopez, menyatakan pemainnya masih mendapat tawaran dari klub Premier League.

“Dia masih mendapat tawaran dari klub-klub papan atas Premier League. Dia akan resmi menjadi pemain Madrid pada 1 Juli. Apakah dia menetap atau tidak, Anda harus menyakan kepada Real Madrid,” tutur Lopez, seperti dilansir Panduan Judi Online, Jumat (24/6/2016).

“Kita lihat nanti. Kami masih membicarakan mengenai hal itu dengan Zinedine Zidane, tetapi pada saat ini Morata merasa senang,” pungkasnya.

Real Madrid Resmi Pulangkan Alvaro Morata

BeritaBintangMADRID – Berakhir sudah spekulasi kepulangan striker Alvaro Morata ke Real Madrid. Madrid akhirnya resmi menyatakan Morata kembali ke Santiago Bernabeu untuk bermain bersamanya per musim 2016-2017.

Melalui laman resmi klub, Madrid menginformasikan pihaknya sudah mencapai kesepakatan soal pemulangan Morata. Los Blancos harus membayar 30 juta euro atau sekira Rp448 miliar untuk membawa pulang pesepakbola berusia 23 tahun itu.

“Real Madrid C.F. menginformasikan keputusan Juventus FC untuk melepas pemainnya Alvaro Morata, yang akan bergabung bersama tim utama untuk pelatihan pramusim di bawah asuhan Zinedine Zidane,” bunyi pernyataan Madrid, sebagaimana diberitakan TaruhanBolaOnline, Rabu (22/6/2016).

Keputusan melepas Morata ke Madrid membuat Juve untung secara finansial. Sebab, saat membeli Morata dari El Real, Juve “hanya” mengeluarkan mahar 20 juta euro (sekira Rp298 miliar). Itu artinya, Bianconeri mendapat untung sebesar 10 juta euro (sekira Rp150 miliar).

Morata datang ke Juve pada bursa transfer musim panas 2014-2015. Dua musim bermain dengan Si Nyonya Tua, pemain berkebangsaan Spanyol itu menyumbang 27 gol dalam 93 penampilan di semua kompetisi.

Madrid Wajib Setorkan Rp2,4 Triliun untuk Dapatkan Pogba

BeritaBintang – Tidak ada kata menyerah untuk Real Madrid yang menginginkan jasa Paul Pogba. Usaha Madrid untuk mendapatkannya pun mulai menemui secercah harapan karena Juventus selaku klub pemilik mulai goyah.

Seperti yang dilansir dari Panduan Judi Online, Minggu (19/6/2016), pihak Juve disebut sudah menentukan harga yang harus ditebus oleh Madrid jika ingin mendapatkan pemainnya tersebut. Tak tanggung-tanggung, Pogba dilabeli harga 160 juta euro atau sekira Rp2,4 triliun!

Dengan kata lain, Madrid harus memecahkan rekor transfer pemain jika memang menginginkan jasa pemain asal Prancis tersebut. Zinedine Zidane memang begitu menginginkan pemain berusia 23 tahun tersebut untuk berseragam Madrid musim depan.

Meski sudah memiliki Toni Kroos serta Luka Modric di lini tengah, Zidane merasa Madrid masih memerlukan kekuatan tambahan demi bisa meraih gelar La Liga serta mempertahankan gelar Liga Champions musim depan.

Meski memiliki potensi untuk berhasil, Zidane sadar akan risiko gagalnya negosiasi untuk mendapatkan pemain tersebut. Presiden Madrid, Florentino

Sejak Ditangani Zidane, Carvajal Optimistis Real Madrid Akan Sukses

BeritaBintangFullback Real Madrid, Dani Carvajal, sejak awal optimistis timnya bakal sukses semenjak Zinedine Zidane ditunjuk sebagai pelatih per 4 Januari 2016. Keyakinan semakin menguat setelah Carvajal mengikuti latihan pertama di bawah asuhan Zizou –sapaan akrab Zidane.

Sejak hari pertama Zizou melatih Carvajal dan kawan-kawan, rasa kesatuan tim terasa di tubuh Los Blancos –julukan Madrid. Pelatih asal Prancis itu berhasil mengambil hati para pemain senior Madrid semodel Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos, sesuatu yang tak dapat dilakukan juru taktik Madrid sebelumnya yakni Rafael Benitez.

Kemampuan mengambil hati pemain itulah yang membuat Zizou sukses mengangkat prestasi Madrid. Dari 34 pertandingan, Zizou berhasil membawa Madrid meraih 27 kemenangan, empat imbang dan tiga kalah.

Hasilnya, Madrid berhasil finis di posisi dua La Liga dan menjuarai trofi Liga Champions 2015-2016. Karena itu, Zizou dapat dibilang otak di balik kesuksesan Madrid sepanjang musim 2015-2016.

“Zidane adalah kunci dari kesuksesan kami. Ia datang ketika skuad kami tak berada dalam kondisi yang baik. Namun pada akhirnya, kami menyelesaikan musim dengan baik meski harus melewati beberapa hal sulit,” jelas Carvajal mengutip dari Taruhan Bola Online, Rabu (8/6/2016).

Florentino Perez: Pemain Real Madrid Tidak Dijual!

BeritaBintang –Jelang bursa transfer musim panas ini, beberapa pemain Real Madrid dikabarkan tengah dibidik oleh beberapa klub. Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa El Real akan melepas Casemiro dan James Rodriguez pada musim panas ini.

Namun, Presiden Madrid, Florentino Perez menegaskan bahwa ia tidak akan menjual satu pun pemain Madrid. Ia mengaku memiliki ketentuan tertentu jika ingin melepas para bomber Los Blancos -julukan Madrid.

“Beberapa pemain tidak akan kami lepas. Namun ada beberapa pemain yang memiliki ketentuan khusus, mereka semua memang tidak akan dilepas!,” tutur Perez, seperti dilansir Taruhan Bola Online, Rabu (1/6/2016).

“Madrid membentuk sebuah klub. Jika ada yang ingin hengkang maka mereka dapat henghkang, tetapi jika hanya mereka (klub lain) memenuhi ketentuan tertentu,” ujarnya.

Pada musim ini Madrid memang berhasil tampil gemilang. Di bawah asuhan Zinedine Zidane, pasukan Los Blancos sukses mengukuhkan gelar juara Liga Champions ke-11.

La Undecima Memberikan Kepuasan Besar bagi Madrid

BeritaBintang – Euforia Real Madrid yang berhasil merengkuh gelar La Undecima (Liga Champions ke-11) sepertinya masih belum usai. Kali ini giliran sang Presiden, Florentino Perez, yang angkat bicara mengenai pencapaian Cristiano Ronal dan kawan-kawan tersebut. Menurut Perez, La Undecima memberikan kepuasan besar bagi Madrid.

Los Blancos – julukan Madrid – memulai musim 2015-216 dengan tidak terlalu baik. Di bawah arahan Rafael Benitez kala itu, para Madridista – suporter Madrid – mengeleuhkan gaya permainan yang tidak seperti biasa. Bahkan tak jarang Madrid harus menelan hasil minor.

Alhasil, Perez pun bergerak cepat dan mengganti Benitez dengan Zinedine Zidane di awal 2016. Ternyata keputusan tersebut dinilai sangat tepat. Selain kembali ke permainan terbaik, Zizou – julukan Zidane – juga berhasil mengangkat prestasi klub.

Puncaknya, Zidane berhasil mempersembahkan gelar La Undecima setelah mengandaskan perlawanan Atletico Madrid di partai final. Los Blancos menang melalui drama adu penalti dengan skor 5-3.

“La Undecima memberi Anda kepuasan besar, pertama kepada fans, yang mampu menjawab semua panggilan klub dari mana saja di dunia. Dalam situasi seperti ini, Anda menyadari kebesaran Real Madrid,” ujar Perez, seperti dikutip dari Bintangbola.co, Rabu (1/6/2016).

Ramos Terima Kasih kepada Zidane atas Gelar Liga Champions ke-11

BeritaBintang –Real Madrid berhasil memastikan diri merengkuh gelar Liga Champions untuk yang ke-11 kali dalam sejarah klub setelah mengandaskan perlawanan Atletico Madrid lewat drama adu penalti dengan skor 5-3. Sang kapten, Sergio Ramos pun langsung memberikan ucapan terima kasihnya kepada sang pelatih, Zinedine Zidane, atas gelar ke-11 tersebut melalui sosial media.

Kembali bertemu rival sekota di partai final, pertandingan kedua tim berlangsung sengit sejak menit awal. Los Blancos – julukan Madrid – berhasil unggul lebih dulu melalui Sergio Ramos memanfaatkan umpan Gareth Bale di menit 15.

Los Cholconeros – julukan Atletico – mampu bangkit di babak kedua. Terus menggempur pertahanan Madrid, Carrasco akhirnya mampu mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan umpan silang Juanfran.

Skor 1-1 pun bertahan hingga waktu normal sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Namun dalam 2×15 menit, kedua tim masih belum mampu mencetak gol sehingga pemenang ditentukan melalui drama adu penalti. Madrid akhirnya berhasil memastikan diri merengkuh La Undecima setelah menang lewat drama adu penalti dengan skor 5-3.

 “Anda sudah membawa kami kepada gelar ke-11, terima kasih, legenda,” jelas Ramos, seperti dilansir dari Taruhan Bola Online, Selasa (31/5/2016).