Yamaha Movistar

Tandatangani Kontrak 2 Tahun, Vinales Resmi Bergabung dengan Yamaha

BeritaBintang – Semuanya jelas sudah: Maverick Vinales akan membalap untuk Yamaha Movistar musim depan. Ia telah menandatangani kontrak selama dua tahun.

Vinales terlibat dalam perputaran dan perpindahan pebalap menyusul hengkangnya Jorge Lorenzo ke Ducati musim depan. Setelah Ducati mengumumkan bahwa Lorenzo dan Andrea Dovizioso akan menjadi pebalap mereka musim depan, efek langsung terasa di dua tim lainnya: Yamaha dan Suzuki.

Yamaha butuh pengganti Lorenzo dan mengincar pebalap Suzuki, Maverick Vinales. Sementara itu, Suzuki disebut bakal kedatangan Andrea Iannone, yang kehilangan posisinya di Ducati menyusul kedatangan Lorenzo.

Suzuki kemudian mengonfirmasi bahwa mereka akan membalap dengan Iannone sebagai salah satu rider musim depan. Yamaha juga tidak ketinggalan, mereka juga mengonfirmasi bahwa Vinales akan menjadi pebalap mereka mulai 2017.

“Dengan bangga, Yamaha Motor Co., Ltd mengumumkan bahwa Maverick Vinales sudah dikontrak untuk membalap bersama Movistar Yamaha MotoGP selama 2017 dan 2018,” demikian pernyataan mereka seperti dilansir Crash.

“Vinales, yang saat ini duduk di posisi kelima klasemen pebalap MotoGP, akan berpasangan dengan juara dunia 9 kali, Valentino Rossi, yang kontraknya sudah diperpanjang pada Maret tahun ini.”

Yamaha mengakui bahwa Vinales tidak akan langsung bisa menggantikan Lorenzo dalam soal hasil balapan. Tapi, mereka yakin bahwa pebalap Spanyol berusia 21 tahun itu adalah pebalap menjanjikan yang akan berprestasi di masa mendatang.

Hubungan Panas Rossi dan Marquez Berlanjut di MotoGP 2016

BeritaBintang –   Perseteruan pembalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez kemungkinan bakal  berlanjut di MotoGP 2016. Pasalnya the Doctor mengungkapkan bahwa hubungannya sudah pecah secara permanen terkait insiden di Sirkuit Sepang di 2015 lalu.

Seperti diketahui, Rossi terbukti menendang motor Marquez hingga terjatuh saat terjadi persaingan di lintasan. Atas kejadian tersebut VR46 terkena hukuman hingga harus start dari posisi paling belakang di Sirkuit Valencia.

Juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut menyebut Marquez sebagai pengawal Lorenzo yang notabene sesama Spanyol. Lantas, kejadian itu selalu ada dalam benak Rossi dan  sangat sulit untuk memaafkan tingkah the Baby Alien.

“Setelah musim lalu, tidak ada yang akan sama. Namun perjuangan kita akan lebih asli. Semua orang dapat melihat apa yang sebenarnya ia pikirkan,” ucap  Rossi mengutip BintangBoLa, Jumat (11/3/2016).

“Saya tak akan melupakan apa yang telah ia lakukan. Akan menjadi munafik  untuk mengatakan bahwa itu berlebihan dan menjabat tangannya karena itu tidak benar. Saya tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi. Hubungan kami tidak akan pernah dapat dipulihkan. Saya suka melakukan hal-hal yang nyata dan tidak berpura-pura,” timpal pembalap berusia 37 tahun.

2016, Yamaha M Slaz Gunakan Baju Baru?

BeritaBintang –   Memasuki pergantian tahun, akankah Yamaha telah mempersiapkan baju baru bagi M Slaz melalui versi livery Movistar. Seperti sang kakak R15 yang telah melengkapi diri dengan varian tim balap MotoGP nya.

Jika rencana tersebut benar R15 versi telanjang akan berganti baju, tentu bukan hal yang istimewa mengingat beberapa model terbaru Yamaha juga melengkapi jajaran produknya menggunakan livery balap tim Yamaha Movistar.

Di Thailand M Slaz modifikasi versi livery MotoGP sendiri sudah banyak beredar. Para pemilik mendesain sticker tim balap Yamaha Movistar dan mengaplikasikannnya pada seluruh bagian bodi hingga tangki M Slaz.

Sama seperti versi Movistar lainnya, hampir seluruh bodi dibalut menggunakan warna identik Movistar biru dan putih serta logo huruf M berwarna padu kuning dan hijau muda. Versi ini juga mirip dengan sang kakak R15 yang juga memiliki varian Movistar, yang sudah meluncur di Indonesia.

Yamaha R15 hingga kini berusia empat tahun berada di pasaran. Berbeda dengan sang kakak, naked R15 ini tampil gahar dengan menggunakan suspensi depan up side down serta batok lampu LED model kustom.

Tak jauh berbeda dengan sang kakak, M Slaz juga menggunakan sektor pacu mesin SOHC satu silinder injeksi berkapasitas 149 cc mampu menghasilkan tenaga 17 ps pada 8.500 rpm dan 15 nm di 7.500 rpm.

Dalam waktu dekat, muncul rumor Yamaha akan memperkenalkan genarasi terbaru M Slaz dengan kapasitas mesin yang lebih besar. Di Indonesia sendiri Yamaha Motor Indonesia berjanji akan membawa model M Slaz awal 2016.

Jorge Lorenzo: Saya Unggul dari Valentino Rossi di Segala Hal

BeritaBintang – Juara dunia MotoGP dari tim Yamaha Movistar, Jorge Lorenzo yakin dirinya lebih baik daripada rekan setimnya, Valentino Rossi dalam segala hal.

Lorenzo memenangi seri terakhir MotoGP di Valencia untuk memastikan diri merebut gelar juara dunia untuk ketiga kalinya.

Ia akhirnya menjadi juara dengan unggul lima poin dari Rossi.

Lorenzo membantah gelar juara yang diraihnya merupakan hasil konspirasi para pebalap asal Spanyol yang ditandai dengan insiden antara Rossi dan juara dunia Marc Marquez di GP Malaysia, dua pekan lalu.

Insiden ini menyebabkan Rossi yang memimpin klasemen dengan tujuh poin harus memulai lomba dari belakang di Valencia.

Rossi bahkan terang-terangan menuduh Marquez bertindak tak ubahnya seorang pengawal yang menjaga Lorenzo memastikan diri merebut gelar juara dunia di Valencia.

Namun Lorenzo menyebut dirinya tetap lebih baik dari Rossi bila mellhat data yang ada selama MotoGP musim 2015.

“Saya kira saya pantas menyandang gelar juara dunia karena statistik memperlihatkan saya mengungguli (Rossi) dalam segala hal: kemenangan, pole position, lap tercepat dan lain sebagainya,” kata Lorenzo.

“Dia hanya mengungguli saya di podium dan juga di stuasi di mana beberapa sirkuit saat hujan. Di saat saya berpeluang menempati posisi satu atau dua, hujan turun dan saya tidak bisa mendapat hasil maksimal,” lanjut Lorenzo.

Banding Ditolak! Valentino Rossi Akan Start dari Grid Paling Buncit di Valencia

BeritaBintang – Upaya banding Valentino Rossi untuk membatalkan atau menunda eksekusi penalti berupa start paling belakang di GP Valencia ditolak CAS (Court of Arbitration for Sport).

Dpenolakan ini menegaskan posisi Valentino Rossi saat memulai lomba di seri terakhir MotoGP di Valencia, Spanyol, Minggu (8/11/2015).

Diketahui, Rossi mendapat hukuman lantaran insiden yang melibatkan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez di tikungan ke-14 di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Dalam putusannya, CAS mengenyampingkan efek atas keputusan terhadap hasil akhir kejuaraan.

Saat ini Rossi masih memimpin 7 poin dari rival sekaligus rekan setimnya di Yamaha Movistar, Jorge Lorenzo.

Start di posisi paling belakang membuat peluang Valentino Rossi menipis untuk menjadi juara dunia tahun ini.

Adapun seri terkahir akan dimulai Jumat (6/11/2015) hingga dimulainya lomba pada Minggu (8/11/2015).

Lorenzo Geber Latihan di California dan Brasil

BeritaBintang – Pebalap tim Yamaha Movistar, Jorge Lorenzo, mengaku tetap berlatih meski sedang menjalani masa liburan. Dirinya berlatih di California dan Brasil.

“Libur musim panas adalah waktu yang tepat untuk beristirahan dan mengisi baterai untuk sisa musim. Saya bisa menikmati cahaya matahari di pantai tapi saya juga berlatih di California dan Brasil.” ujar Lorenzo seperti dilansir MotoGP.com.

Lorenzo mengaku dalam performa terbaik untuk menghadapi sisa musim ajang MotoGP. Dirinya yakin dapat melakukan balapan dengan baik pada sisa musim.

“Saya sedang dalam penampilan terbaik dan siap untuk menghadapi sisa musim. Pada paruh pertama saya balapan lumayan, jadi saya merasa sangat positif dan berharap bisa bersaing dengan Rossi dan Marquez.” ujar Lorenzo.

Selepas GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2015), posisi Lorenzo masih bercokol di peringkat kedua.

Dirinya tertinggal 13 poin dari rekan setimnya, Valentino Rossi yang mengumpulkan 179. Lorenzo mendapatkan tambahan 13 poin, dan telah mengumpulkan 116 poin.

Aleix Kecewa Hasil Balapan di Jerez

BeritaBintangJEREZ – Pembalap Suzuki, Aleix Espargaro kecewa dengan hasil akhir yang ia terima di Sirkuit Jerez, Spanyol. Pembalap berusia 25 tahun itu merasa pantas mendapat hasil yang lebih baik daripada sekadar finis di urutan tujuh.

“Saya tidak terlalu puas dengan hasil balapan. Hal positif bahwa saya dapat berada di delapan besar lagi dan mendapatkan poin penting untuk mendekat ke posisi ketujuh di klasemen sementara di turnamen ini, tetapi kami semua merasa memiliki potensi untuk meraih hasil yang lebih baik,” tutur Aleix.

Terlepas dari hasil tersebut, Aleix yang mencatatkan waktu 45 menit 32.691 detik itu puas dengan motor GSX-RR yang mengalami peningkatan. Akan tetapi, ia menambahkan ada beberapa bagian yang harus diperbaiki.

“Kami mencapai langkah maju dalam hal getaran-getaran kecil dibandingkan dengan balapan sebelumnya dan sekarang kami harus mengatasi spin di ban belakang,” sambungnya.

Saudara kandung Pol Espargaro itu saat ini menempati urutan kedelapan papan klasemen dengan koleksi 31 angka. Sementara posisi puncak saat ini menjadi milik pembalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi dengan raihan 82 angka.