Wilayah Barat

Tampil Tanpa Curry & Durant, Warriors Keok dari Kings di Oracle Arena

BeritaBintangTampil Tanpa Curry & Durant, Warriors Keok dari Kings di Oracle Arena

Juara bertahan NBA, Golden State Warriors harus menelan pil pahit dalam lanjutan NBA 2017-2018, Selasa 28 November 2017 WIB. Tampil di kandang sendiri, Oracle Arena, Warriors diluar dugaan tumbang 106-110 dari tim gurem Sacramento Kings.

Tampil tanpa dua megabintangnya, Stephen Curry yang absen karena memar di tangan serta Kevin Durant yang cedera pergelangan kaki, Warriors memang keteteran menghadapi kolektivitas anak-anak Kings.

Draymond Green yang kali ini jadi tumpuan Warriors pun bisa dibilang tampil di bawah form. Di fase-fase krusial, yakni di Poker Online akhir-akhir kuarter keempat, lima tembakan terakhir sang power forward selalu meleset.

Total Green hanya mencetak 14 poin untuk Warriors, serta 8 assist, dan 4 rebound. Justru guard Klay Thompson yang muncul sebagai top performer bagi Warriors dengan sumbangsih 21 poin.

[ Baca Juga – Hajar Grizzlies di FedExForum, Pelatih Nets Puji Permainan Anak Asuhnya di Paruh Kedua ]

Sementara di kubu Kings, kolektivitas memang jadi kunci kemenangan sensasional pasukan Dave Joerger di Oracle Arena. Namun, Willie Cauley-Stein, Frank Maso, dan George Hill jadi tiga pemain yang paling mencuri perhatian di markas Warriors.

Dengan hasil ini, Warriors tertahan di peringkat dua klasemen Wilayah Barat. Rekor menang kalah pasukan Steve Kerr sejauh ini di musim ini adalah 15-6. Sementara itu, Kings bercokol di peringkat 14 klasemen Wilayah Barat dengan rekor 6-14.

Hasil lengkap NBA, Selasa 28 November 2017 WIB:

76ERS 91-113 CAVALIERS

PACERS 121-109 MAGIC

KNICKS 91-103 TRAIL BLAZERS

CELTICS 108-118 PISTONS

ROCKETS 117-103 NETS

SPURS 115-108 MAVERICKS

CLIPPERS 120-115 LAKERS

WARRIORS 106-110 KINGS

Tekad Stephen Curry Buat Cleveland Cavaliers Menangis di NBA Finals 2017

BeritaBintangTekad Stephen Curry Buat Cleveland Cavaliers Menangis di NBA Finals 2017

NBA 2016-2017 tak terasa sudah mencapai puncaknya. Dua tim pun akan bertemu di NBA Finals 2017, yakni Cleveland Cavaliers sebagai kampiun Wilayah Timur dan jawara Wilayah Barat, Golden State Warriors.

Perlu diketahui, ini merupakan kali ketiga Cavaliers dan Warriors bertemu di NBA Finals secara berturut-turut. Dua musim lalu, Warriors berhasil merebut cincin juara setelah unggul agregat 4-2. Sementara musim lalu, gantian Cavaliers yang jadi kampiun setelah menundukkan Warriors dengan skor dramatis dan ketat 4-3.

Kini, di partai final musim ini, point guard andalan Warriors, Stephen Curry menyatakan kesiapannya menghadapi sang musuh bebuyutan. Curry mengakui bahwa performa Cavaliers di sepanjang musim ini cukup konsisten. Meski begitu, pebasket berusia 29 tahun itu yakin Warriors dapat menjadi mimpi buruk bagi Cavaliers.

[ Baca Juga – Komentari Kinerja Pelatih Pengganti Steve Kerr, Thompson: Brown Melakukannya dengan Baik  ]

“Secara keseluruhan, kita semua sudah tahu performa LeBron James dan Kyrie Irving. Anda semua pasti tahu pola permainan atau hal sebagainya yang serupa dengan itu,” buka Curry seperti dimuat Give Me Sport.

“Bila melihat keseluruhan skuad mereka, Cavaliers punya permainan dan chemistry yang baik. Mereka seperti memiliki masa yang menyenangkan. Saya dan Warriors tentu ingin merusak hal tersebut, dan kami optimis bisa membuat mereka menangis dengan kemampuan yang kami miliki,” urainya dengan nada psywar.

Birthday Boy Stephen Curry Bawa Warriors Taklukkan 76ers

BeritaBintangBirthday Boy Stephen Curry Bawa Warriors Taklukkan 76ers

Megabintang Golden State Warriors, Stephen Curry, mencetak 29 poin di hari ulang tahunnya yang ke-29, untuk membantu timnya meraih kemenangan atas Philadelphia 76ers dalam lanjutan NBA 2016-2017.

Warriors sukses menang dengan skor tipis 106-104 ketika menjamu 76ers di Oracle Arena. Curry sendiri tepat berulang tahun ke-29 ketika laga ini berlangsung.

[ Baca Juga – Washingthon Wizard Tundukkan Chicago Bulls ]

Di laga ini, Curry berkontribusi dengan membuat 29 poin, terbanyak di antara pemain lain, plus enam rebound, lima assist, dan tiga steal.

Warriors sendiri sempat dalam posisi tertekan ketika memulai kuarter terakhir, dimana mereka ketinggalan lima bola dari 76ers. Namun, Curry sukses jadi salah satu inspirator kebangkitan Warriors dengan mencetak 12 poin di kuarter keempat.

Kemenangan ini pun sukses membuat Warriors menyudahi rentetan tiga kekalahan beruntun mereka dan masih bercokol di puncak klasemen Wilayah Barat.

Grizzlies Hadirkan Kekalahan Beruntun bagi Spurs

BeritaBintangGrizzlies Hadirkan Kekalahan Beruntun bagi Spurs

San Antonio Spurs dipaksa menelan dua kekalahan beruntun. Dalam lanjutan NBA 2016-2017, Minggu 19 Maret 2017 WIB, Spurs tumbang dari Memphis Grizzlies dengan skor 96-104.

Spurs bertandang ke markas Grizzlies di FedEXForum, dengan misi bangkit usai kekalahan dari Portland Trail Blazers beberapa hari lalu.

Namun, Spurs memulai laga dengan buruk ketika tertinggal 18-29 dari Grizzlies di kuarter pertama. Masuk di kuarter kedua, Spurs bangkit dengan mencetak 25 poin berbanding 15 poin untuk menipiskan ketertinggalan menjadi 43-44.

[ Baca Juga  – Celtics Menang Tipis di Kandang Nets ]

Grizzlies masih unggul dalam perolehan angka di kuarter ketiga dengan memimpin 31-30 dan memimpin 75-73. Di kuarter pamungkas, Spurs kian tertinggal dari sang tuan rumah dan akhirnya kalah 96-104.

Kekalahan ke-16 Spurs musim ini pun membuat mereka masih tertahan di posisi kedua klasemen Wilayah Barat dengan rekor menang-kalah 52-16, selisih 2,5 laga dari Golden State Warriors di urutan pertama (55-14), yang menang 117-92 atas Milwaukee Bucks.

Spoelstra dan Popovich, Pelatih Terbaik NBA Periode Februari 2017

BeritaBintangSpoelstra dan Popovich, Pelatih Terbaik NBA Periode Februari 2017

Miami Heat, Erik Spoelstra dan juru taktik San Antonio Spurs, Gregg Popovich, dinobatkan sebagai pelatih terbaik NBA periode Februari 2017. Spoelstra menjadi pelatih terbaik dari Wilayah Timur, sedangkan Popovich mewakili Wilayah Barat.

Spoelstra sukses membawa Heat meraih rekor menang-kalah 8-3, atau yang terbaik kedua di Wilayah Timur pada bulan lalu. Heat memang memenangi lima pertandingan pertama mereka pada Februari. Kemenangan tersebut juga membuat Heat memperpanjang rekor kemenangan beruntun mereka menjadi 13 kali.

[Baca Juga – Perpindahan Pemain NBA Paling Mengejutkan ]

Sedangkan Popovich membawa Spurs mencetak rekor 8-2 di Wilayah Barat. Catatan 6-2 di laga tandang dan 2-0 di kandang sudah cukup membawa Spurs memenangi empat laga tandang terakhir.

Kedua pelatih tersebut mengalahkan beberapa pelatih lain yang masuk nominasi. Spoelstra dan Popovich menyisihkan nama-nama macam Steve Kerr (Golden State Warriors), Brad Stevens (Boston Celtics), hingga Tyronn Lue (Cleveland Cavaliers).

Kevin Durant Jadi Motor Kemenangan Warriors Atas Clippers

BeritaBintangKevin Durant Jadi Motor Kemenangan Warriors Atas Clippers

Megabintang Golden State Warriors, Kevin Durant, jadi inspirator kemenangan timnya atas Los Angeles Clippers dalam lanjutan NBA 2016-2017, Jumat 24 Februari 2017 WIB. Menjamu Clippers di Oracle Arena, Warriors menang 123-113.

Durant sukses mencetak double-double dalam laga ini. Sumbangan 25 poin dan 15 rebound-nya jadi kunci kemenangan Warriors. Sementara itu, bintang Warriors lainnya, Stephen Curry, sukses mencetak 35 poin, yang menjadi angka tertinggi dalam laga ini.

[Baca Juga –Ledakan yang Tewaskan 10 Orang di Pakistan Bukan Terorisme]

Kemenangan ini pun kian membuat Warriors kokoh di puncak klasemen Wilayah Barat, hasil dari 47 kemenangan, dan hanya menelan sembilan kekalahan. Sementara itu, Clippers juga tetap berada di posisi keempat klasemen Wilayah Barat, hasil dari 41 kemenangan dan 18 kekalahan.

Thunder versus Spurs Kini Sama Kuat

BeritaBintang –Oklahoma City Thunder sukses melakukan revenge atas kekalahan mereka dari San Antonio Spurs di game pertama laga semifinal playoff  Wilayah Barat. Thunder kini menyamakan agregat menjadi 1-1.

Dalam game kedua yang dilangsungkan di markas Spurs, AT&T Center, Minggu (8/5/2016) WIB, Thunder menang tipis sekaligus dramatis, yakni setengah bola saja dengan skor 98-97. Di game perdana sendiri kalah dengan skor 92-124, juga di tempat yang sama.

Hadir sebagai top performer bagi Thunder kali ini adalah Russell Westbrook, dengan sumbangan 29 poin dan 10 assist. Selain Westbrook, Kevin Durant juga tampil luar bisa bagu Thunder kali ini, dengan raihan 28 poin.

Sementara itu, performa luar biasa impresif LaMarcus Aldridge tetap tak mampu menghindari Spurs dari kekalahan di kandang kali ini. Sumbangan 41 poinnya menjadi percuma kali ini. Game ketiga sendiri akan digelar di markas Thunder pada akhir pekan ini.

Durant Gemilang, Thunder Sukses Bungkam Jazz

BeritaBintang – Penampilan gemilang Oklahoma City Thunder berlanjut pada laga melawan Utah Jazz. Bertanding di hadapan para pendukungnya sendiri di Chesapeake Arena, Russel Westbrook dan kawan-kawan sukses merengkuh kemenangan 113-91.

Kegemilangan Westbrook begitu dinanti oleh para penonton yang hadir. Hal tersebut disebabkan sang guard tampil begitu trengginas di tiga pertandingan sebelumnya dengan mencetak triple-double sebanyak tiga kali beruntun.

Akan tetapi kegemilangannya itu tidak berlanjut pada laga kali ini. Westbrook hanya mencetak 15 poin, plus sembilan assist, dan tujuh rebound saja. Seperti dimuat oleh laman resmi NBA, Minggu (27/3/2016), Kevin Durant lah yang malah tampil begitu ganas.

Forward yang pernah merengkuh gelar MVP dua musim lalu tersebut membukukan 20 poin, plus sembilan assist, dan delapan rebound. Pada pertandingan yang didominasi oleh Thunder tersebut, Durant tampil nyaris tanpa celah.

Kemenangan atas Jazz membuat Thunder semakin mantap di posisi ketiga Wilayah Barat dengan rekor 50 kali menang, dan 22 kali kalah. Sementara Jazz berada di posisi sembilan Wilayah Barat dengan raihan 35 kali menang dan 37 kali kalah.

Durant Gemilang, Thunder Sukses Bungkam Jazz

BeritaBintang –Penampilan gemilang Oklahoma City Thunder berlanjut pada laga melawan Utah Jazz. Bertanding di hadapan para pendukungnya sendiri di Chesapeake Arena, Russel Westbrook dan kawan-kawan sukses merengkuh kemenangan 113-91.

Kegemilangan Westbrook begitu dinanti oleh para penonton yang hadir. Hal tersebut disebabkan sang guard tampil begitu trengginas di tiga pertandingan sebelumnya dengan mencetak triple-double sebanyak tiga kali beruntun.

Akan tetapi kegemilangannya itu tidak berlanjut pada laga kali ini. Westbrook hanya mencetak 15 poin, plus sembilan assist, dan tujuh rebound saja. Seperti dimuat oleh laman resmi NBA, Minggu (27/3/2016), Kevin Durant lah yang malah tampil begitu ganas.

Forward yang pernah merengkuh gelar MVP dua musim lalu tersebut membukukan 20 poin, plus sembilan assist, dan delapan rebound. Pada pertandingan yang didominasi oleh Thunder tersebut, Durant tampil nyaris tanpa celah.

Kemenangan atas Jazz membuat Thunder semakin mantap di posisi ketiga Wilayah Barat dengan rekor 50 kali menang, dan 22 kali kalah. Sementara Jazz berada di posisi sembilan Wilayah Barat dengan raihan 35 kali menang dan 37 kali kalah.

Cetak 38 Poin, Kobe Bryant Tak Peduli

BeritaBintang –     Los Angeles Lakers akhirnya berhasil meraih kemenangan setelah mengalami rekor 10 kali bertanding tanpa pernah merasakan kemenangan. Pada pertandingan yang dilakukan di kandang tersebut, Lakers berhasil menang 119-115, Rabu 3 Januari WIB.

Sebelum pertandingan ia sudah menyindir timnya yang ia sebut seperti pria di dasar kolam. Ia mengatakan Lakers perlu mengalami itu agar mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada klub dan tidak mengulangi kesalahan yang sama pada masa mendatang.

Hasilnya sungguh mengagumkan. Pemain berusia 37 tahun itu akhirnya berhasil mencatatkan namanya sebagai pencetak poin terbanyak pada pertandingan itu dengan catatan 38 poin. Meski menjadi bintang, pemain yang memutuskan pensiun pada akhir musim tersebut tidak terlalu peduli dengan angka yang ia raih. Meski meraih kemenangan skuad Lakers masih berada di posisi buncit klasemen sementara Wilayah Barat.

“Anda telah melihat itu dalam 20 tahun. Apa lagi yang Anda harapkan?” ujar pebasket berjuluk The Black Mamba itu seperti diberitakan situs resmi NBA, Kamis (4/2/2016).

“Ketika Anda kalah 10 pertandingan secara beruntun, maka itu harus segera dihentikan. Itu memalukan. Anda tidak ingin menjadi tim yang seperti itu,” tandas Kobe.