West End

Siap-Siap, Sarah Brightman Bakal Tampil di Indonesia

BeritaBintangSiap-Siap, Sarah Brightman Bakal Tampil di Indonesia

Sarah Brightman akan menjadi penampil utama di Prambanan Jazz Festival 2017 yang berlangsung Candi Prambanan, Yogyakarta pada 18-20 Agustus 2017. Penampilannya tentu ditunggu pecinta musik di Indonesia.

Dilansir Agen Bola, Sarah merupakan penyanyi sopran crossover klasik asal Inggris. Beragam penghargaan telah disematkan kepadanya. Namanya juga masuk nominasi Grammy Award. Itu karena lagu-lagunya yang hit. Salah satunya, Time to Say Goodbye yang dinyanyikan bersama tenor Italia Andrea Bocelli.

Lagu Time to Say Goodbye pernah menduduki puncak tangga lagu di seluruh Eropa dan menjadi lajang penjualan tertinggi dan tercepat sepanjang masa di Jerman. Lagu ini juga menjadi sukses internasional yang menjual 12 juta kopi di seluruh dunia dan menjadikannya salah satu single terlaris sepanjang masa.

“Sarah ini tercatat sebagai musisi yang telah meraih 200 penghargaan platinum dan emas di lebih 40 negara di dunia,” kata Anas Syahrul Alimi, penggagas Prambanan Jazz sekaligus CEO Rajawali Indonesia Communication.

Menariknya, Sarah juga bisa menyanyi dalam banyak bahasa, termasuk Spanyol, Perancis, Jerman, Turki, Italia, Rusia, Jepang, dan Katalan.

[Baca Juga -“Wow, Pitbull Bakal Tampil di Jakarta“]

Awal kariernya, dia sebagai anggota rombongan tarian Hot Gossip dan merilis beberapa single. Pada 1981, dia membuat debut teater musikal West End di Cats dan bertemu dengan komposer Andrew Lloyd Webber dan membintangi beberapa musikal West End dan Broadway, termasuk The Phantom of the Opera.

“The Original London Cast”, album musikalnya dirilis dalam format CD pada 1987 dan terjual 40 juta kopi di seluruh dunia dan menjadikannya album terlaris sepanjang masa.

Brightman juga menjadi artis pertama yang di undang dua kali untuk membawakan lagu tema di Olimpiade, salah satunya Olimpiade Barcelona 1992.

Sementara, musisi lain yang tampil di Prambanan Jazz 2017, Anas mengaku siap menghadirkan band fenomenal Shakatak yang telah menciptakan lebih dari 35 album sepanjang karier bermusiknya.

‘’Masih ada artis luar negeri yang akan kita announce dalam beberapa waktu mendatang karena kami masih dalam proses negosiasi,” ujarnya.

Penjual Tongkat Sihir ‘Harry Potter’ Meninggal Dunia

BeritaBintangPenjual Tongkat Sihir ‘Harry Potter’ Meninggal Dunia

Sementara etnis Tionghoa tengah merayakan Imlek, Hollywood dan dunia perfilman Inggris berduka. Salah satu aktornya, John Hurt meninggal dunia dalam usia 77 tahun.

Kabar itu sudah dikonfirmasi langsung oleh Charles McDonald, publisis bintang The Elephant Man dan Alien itu. Hurt sendiri meninggal pada Jumat (27/1) kemarin.

Tidak diketahui apa penyebab meninggalnya.

Namun Daily Mail memberitakan, sang aktor kelahiran Derbyshire pernah menderita kanker pankreas pada Oktober 2015. Namun setelah dilarikan ke rumah sakit dengan keluhan sakit usus itu, Hurt masih tampil di produksi West End dari The Entertainer.

‘Membangkang’ dari saran dokter ternyata membuatnya lebih menderita. Hurt kembali sakit usus, dan akhirnya dipaksa mundur dari kegiatannya di West End, Juli lalu.

Hurt, putra seorang pendeta, pertama dikenal lewat perannya di Alien (1979). Salah satu adegan ikonisnya adalah saat ada makhluk luar angkasa meledak keluar dari dadanya. Itu terjadi saat karakter yang dimainkan Hurt tengah makan siang di kapal luar angkasa.

Baca Juga: “ Ed Sheeran Ingin Albumnya Lebih laku dari Adele

Ia dilatih untuk menjadi pelukis, namun banting setir menjadi pemain peran setelah diterima di Royal Academy of Dramatic Art, sekitar tahun 1960-an. Ia lalu lebih banyak berakting di layar kaca. Lebih dari enam dekade ia berkarya di sana.

Hurt juga pernah muncul di film Harry Potter, menjadi Mr. Ollivander si penjual tongkat. “I wonder,” demikian perkataan ikonisnya, saat memilihkan tongkat untuk Harry muda, yang ternyata ‘isinya’ sepasang dengan musuh bebuyutannya, penyihir jahat Lord Voldemort.

Terakhir, Hurt bermain sebagai pendeta di Jackie, biopik tentang Jacqueline Kennedy.

Ia termasuk aktor yang hobi bekerja meski usianya sudah senja. “Saya mendukung opini bahwa bekerja lebih baik daripada tidak bekerja,” katanya, seperti dikutip IMDb dan CNN.

Hurt tidak setuju dengan prinsip aktor yang menunggu ‘hal yang tepat’ untuknya. Bukan berarti ia mengambil semua pekerjaan. Banyak juga yang tak dikerjakannya karena menurutnya itu ‘sampah.’ Namun, ia mengaku selalu menemukan hal menarik untuk dilakukan di kariernya.

Kini setelah benar-benar bekerja sampai akhir hayatnya, meninggalnya Hurt mendapat simpati dari banyak selebriti di media sosial. Aktor Kiefer Sutherland menulis, “Simpati terdalam saya untuk keluarga John Hurt, kawan dan penggemar. Dia teman yang baik.”