Warner Bros

Ternyata Bayaran Gal Gadot Perankan Wonder Woman Cukup Kecil

BeritaBintangTernyata Bayaran Gal Gadot Perankan Wonder Woman Cukup Kecil

Jika Anda mengikuti industry perfilman Hollywood, Anda pasti akan tercengang ketika melihat perbandingan bayaran yang diterima oleh Johnny Depp ketika beraksi di film keempat Pirates of the Caribbean dengan bayaran yang diterima oleh Gal Gadot sebagai Wonder Woman.

Bayangkan saja, Depp menerima bayaran fantastis sebesar USD35 juta atau setara dengan Rp466 milyar sedangkan Gadot hanya mendapatkan USD30 ribu atau sekira Rp3,9 milyar untuk perannya sebagai superhero DC Comics tersebut.

Dilansir dari AGEN BOLA, Kamis (22/6/2017), angka yang diterima oleh Gadot dikatakan oleh beberapa pengamat perfilman adalah hal yang wajar.

[ Baca Juga : ” Resmi, Jon Horst Jadi General Manager Anyar Milwaukee Bucks ” ]

Chris Evans saja hanya menerima angka yang setara saat pertama kali beraksi dalam film Captain America. Begitu pun dengan para bintang Avengers lainnya.

Lagipula Gal Gadot tidak pernah mendapatkan peran utama dalam beberapa film terakhirnya. Ia hanya menjadi pemain pendukung saat tampil dalam franchise Fast and Furious. Jadi, saat ia menandatangani kontrak Wonder Woman, dengan nama yang masih belum menjual saat itu, kecil kemungkinan bagi dirinya mendapatkan tawaran angka yang lebih besar.

Gadot sendiri pada dasarnya menandatangani kontrak untuk tiga buah film bersama Warner Bros. ia mendapatkan bayaran setara untuk tampil dalam Batman vs Superman: Dawn of Justice, Wonder Woman, dan Justice League.

Beberapa rumah produksi besar yang menaungi film superhero memang menerapkan strategi yang sama ketika menawarkan sebuah film kepada seorang aktor atau aktris. Biasanya mereka ditawari dengan angka yang tidak terlalu besar untuk tampil dalam beberapa film. Jika film tersebut meledak di pasaran, negosiasi harga akan kembali dimulai dengan catatan adanya film sekuel atau prekuel.

Adil atau tidak, Gadot telah menyelesaikan kontraknya bersama WB untuk ketiga film. Warner Bros dipastikan akan merogoh kocek lebih dalam jika mereka ingin membuat Wonder Woman 2 pada beberapa tahun ke depan karena bagaimana pun, imej Wonder Woman telah melekat di diri Gal Gadot.

Duh, Dwayne Johnson Bocorkan Film Terbaru DC dan Warner Bros

BeritaBintangDuh, Dwayne Johnson Bocorkan Film Terbaru DC dan Warner Bros 

Entah disengaja atau tidak, nyatanya Dwayne Johnson membocorkan proyek terbaru dari DC dan Warner Bros yakni film superhero teranyar. Pria yang kerap disapa The Rock ini bahkan mengungkap detil film tersebut dalam sebuah wawancara.

“Jadi yang kami putuskan lakukan adalah menciptakan skenario di mana Black Adam punya filmnya sendiri, Shazam akan punya film sendiri, dan kemudian kami akan membangun dunia kami dengan cara itu dan kemudian bersatu pada satu poin,” kata Johnson seperti dikutip AGEN BOLA, Sabtu (15/4/2017).

[ Baca Juga : ” Laris di Amerika Serikat, BTS Disejajarkan dengan Justin Bieber dan Selena Gomez ” ]

Untuk proyek tersebut, Johnson punya bocoran tambahan lain, terutama untuk Black Adam. Menurut aktor yang akrab disapa The Rock itu, film solo Black Adam akan sangat luar biasa.

“Kami punya sebuah kejutan untuk Black Adam yang akan datang. Aku tidak bisa memberitahu kalian apa itu, tapi ini akan… ini akan sangat luar biasa,” lanjut Johnson.

Pada Januari 2017 lalu memang sempat tersiar kabar jika Warner Bros berniat untuk memecah film Shazam menjadi dua bagian. Satu bagian akan fokus pada Shazam, sementara bagian kedua nantinya akan fokus pada Black Adam.

Alicia Vikander Tampilkan Sisi Lain Lara Croft

BeritaBintang Alicia Vikander Tampilkan Sisi Lain Lara Croft

 Metro-Goldwyn-Mayer Pictures dan Warner Bros telah menghadirkan teaser terbaru dari Tomb Raider. Dalam reboot kali ini, Metro-Goldwyn-Mayer Pictures dan Warner Bros menampilkan Alicia Vikander sebagai sosok Lara Croft.

Dilansir Jawa Pos, Alicia Vikander itu terlihat di tiga setting yang berbeda. Yakni, di tengah hutan, tepi laut, dan tengah padang tandus. Penggambaran sosok Lara itu jelas jauh dari image Lara Croft yang diperankan Angelina Jolie.

Lara versi Jolie identik dengan tank top dan hot pants serbahitam. Vikander, di sisi lain, mengenakan pakaian yang lebih fungsional. Yakni, tank top dan celana kargo berwarna tanah. Vikander menggambarkan Lara sebagai karakter yang cerdas, tangguh, tapi juga punya sisi rapuh.

”Peran ini sangat seru. Aku dituntut masuk ke karakter sekaligus menampilkan aksi fisik,” jelas aktris kelahiran 3 Oktober 1988 itu sebagaimana dikutip AGEN BOLA. Bagi aktris yang sebelumnya dikenal lewat film-film drama tersebut, menjadi Lara juga hal baru. ”Sosok ini bisa jadi teladan buat para perempuan muda,” ucap peraih Oscar lewat The Danish Girl itu.

[ Baca Juga : ” Ternyata Harry Styles Takut Lagunya Tidak Laku di Pasaran ” ]

Maklum jika sosok Lara tersebut berbeda dengan versi Jolie. Film itu pun bukan remake dari dua film Lara Croft: Tomb Raider yang tayang pada 2001 dan 2003. Sutradara Roar Uthaug mengadaptasi plot game Tomb Raider rilisan 2013. Fokus filmnya bukan cuma action yang dilakukan si tokoh utama.

”Kita bakal melihat lebih banyak sisi humanistis Lara. Dia akan menempuh perjalanan yang memaksanya berusaha melebihi batas,” tutur Uthaug sebagaimana dikutip BBC. Lara, lanjut Uthaug, digambarkan sebagai seorang perempuan muda yang punya potensi besar, tapi belum memahami apa yang bakal dilakukannya.

Dalam sinopsis resminya, Lara Croft dikisahkan bekerja sama dengan Lu Ren (Daniel Wu) untuk mencari ayahnya, Lord Richard Croft (Dominic Cooper). Ayah Lara tersesat ketika memburu Dagger of Xian di sebuah pulau terpencil di lepas pantai Tiongkok.

”Kami menggambarkan perkembangan Croft dari seorang biasa menjadi petualang yang skillful dan layak disebut Tomb Raider,” lanjut Uthaug. Tomb Raider dijadwalkan tayang pada Maret 2018.

Tanpa Wacshowski Bersaudara, Film The Matrix Siap Dibuat Ulang

BeritaBintang –  Tanpa Wacshowski Bersaudara, Film The Matrix Siap Dibuat Ulang

Bagi para Anda yang rindu dengan The Matrix, pihak studio Warner Bros berencana me-reboot film fiksi tersebut dalam waktu dekat. Sayangnya sutradara sebelumnya yakni Wacshowski bersaudara tidak akan menukangi produksi film ini.

Dilansir Agen Bola dari The Hollywood Reporter, Jumat (17/3/2017), Warner Bros saat ini sedang berada dalam tahap dini pengembangan reboot The Matrix. Naskah film ini kemungkinan disusun Zak Penn yang pernah menulis skenario The Incredible Hulk. Tapi, masih banyak yang harus dilakukan sebelum proyek ini siap diluncurkan.

The Matrix original dan sekuelnya, The Matrix Reloaded dan The Matrix Revolutions, ditulis dan disutradarai Wachowski bersaudara, tapi kedua orang itu dikabarkan tidak akan terlibat lagi dalam proyek terbaru. Sementara, aktor asli Matrix, Keanu Reeves, kurang dari sebulan yang lalu menuturkan, dirinya terbuka untuk kembali membintangi film ini, hanya kalau Wachowski bersaudara menjadi sutradara film ini.

Baca Juga : ” Wow, The Beatles Kalahkan Metallica Jadi Band Favorit

“Mereka harus menulis dan menyutradarainya. Dan, kemudian kita akan melihat apa ceritanya, tapi, yah, saya tidak tahu, itu akan jadi aneh, tapi mengapa tidak?” kata Keanu.

Jika Keanu tak kembali sebagai aktor utama, maka film ini disebut sudah menemukan penggantinya. Ia adalah Michael B Jordan, yang akan memerankan peran dengan kapasitas mirip seperti karakter Neo.

Sementara itu, Dikutip Aceshowbiz, The Matrix yang dirilis pada 1999 disebut sebagai salah satu film paling asli dalam sejarah sinematik. Film ini mengangkat tentang masa depan dystopian dimana manusia tidak sadar bahwa mereka hidup dalam realitas simulasi yang dibuat mesin hidup.

Programmer komputer bernama Neo (Keanu) pelan-pelan mempelajari kebenaran itu dan memulai pemberontakan terhadap mesin tersebut.

The Matrix yang juga dibintangi Laurence Fishburne, Carrie-Anne Moss dan Hugo Weaving, menjadi film berating R atau dewasa terlaris di Amerika Utara pada 1999, dengan meraup 463,5 juta Dolar AS di seluruh dunia. Film ini juga meraih 4 Oscar termasuk untuk Editing Terbaik, Penata Suara Terbaik, Editing Efek Suara Terbaik dan Efek Visual Terbaik.

Sekuel The Matrix, Reloaded dan Revolutions, sama-sama dirilis apda 2003. Meskipun sekuelnya ini tidak mendapatkan banyak pujian seperti kisah aslinya, kesepakatan Keanu dengan trilogi ini membuatnya menjadi salah satu aktor terkaya di Hollywood.

 

DC & Warner Bros Dituntut karena ‘Memotong’ Joker

BeritaBintang – Banyaknya ulasan buruk tidak membuat Suicide Squad kehilangan penonton. Film yang dibintangi Margot Robbie, Will Smith, dan Jared Leto itu tetap memuncaki box office Hollywood pada pekan lalu. Penghasilannya US$135,1 juta dari debut domestik.

Tapi tidak sedikit penonton bintangbola yang kecewa akan film tentang sepasukan yang menyelamatkan dunia itu. Salah satunya seseorang dengan akun BlackPanther2016. Black Panther juga salah satu pahlawan super, tapi bikinan Dunia Sinema Marvel.

Sementara Suicide Squad karakter DC Comics.

Melalui situs media sosial Reddit, BlackPanther2016 melayangkan tuntutan kepada DC dan Warner Bros, rumah produksi di balik Suicide Squad. Ia kesal karena hasil dari film yang digadang-gadang besar itu tak sesuai harapan.

“Kakak saya [seorang pengacara] dan saya akan menuntut Warner Bros dan DC karena kesalahan iklan palsu. Mendapatkan keuntungan dari kami dengan visual yang menyesatkan,” ia menuliskan.

Yang paling membuat BlackPanther2016 kecewa adalah sedikitnya adegan Joker, yang diperankan Leto. Padahal ia merasa, dalam cuplikan Suicide Squad Joker terkesan akan tampil banyak di film.

“Cuplikan itu seperti menu makanan, menu yang memberikan sedikit cuplikan yang akan Anda dapatkan. Cuplikan Suicide Squad memperlihatkan beberapa tayangan spesifik Joker yang membuat saya membayar untuk menonton film itu untuk mendapatkan cuplikan spesifik itu,” paparnya.

Ada beberapa adegan Joker yang dimunculkan dalam cuplikan tapi ternyata tak ada di film.

BlackPanther2016 pun lanjut mengungkapkan kekecewaannya, “Saya berkendara sejauh 482 kilometer menuju London untuk melihat adegan yang mereka tayangkan sebelumnya. Tapi mereka tidak memperlihatkan adegan itu.” DC maupun Warner Bros belum berkomentar apa pun soal itu.

Sedikitnya Joker juga menjadi perhatian sang bintang, Leto. Ia mengakui memang ada beberapa adegan yang tidak ditayangkan dalam film, padahal ia sudah banyak bereksplorasi saat syuting.

“Apakah ada yang tidak dipotong? Saya tanya. apakah ada yang tidak dipotong? Ada banyak adegan yang dipotong dari film. Saya bahkan tak bisa memulai,” katanya saat diwawancara soal itu.

Leto menuturkan, ia banyak melakukan eksperimen dan bereksplorasi dengan karakternya selama proses pengambilan gambar. “Ada banyak yang kita syuting dan tidak ada di film,” ujarnya.

Ia menambahkan sembari bercanda, seperti dikutip dari Bioskop Online, “Jika saya meninggal tak lama lagi, mungkin itu baru muncul. Kabar baik dari kematian aktor adalah barang-barang peninggalannya akan dimunculkan,” kata Leto.

The Secret Life of Pets Geser Tarzan di Puncak Box Office

BeritaBintang –  Film animasi Universal The Secret Life of Pets tanpa disangka berhasil menggeser Tarzan dari puncak box office. Kelakuan para hewan peliharaan saat ditinggal para majikannya ini sukses meraup USD103,2 juta pada pekan pembukaannya.

Pets juga menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan Finding Dory yang menjadi film animasi di tahun 2016 yang berhasil mengumpulkan pendapatan lebih dari USD100. Seperti diketahui, Finding Dory mampu mengumpulkan USD135 juta pada pekan pembukaannya di bulan Juni lalu.

Menempati posisi kedua adalah The Legend of Tarzan milik Warner Bros. Pada pekan keduanya, film yang dibintangi oleh Alexander Skarsgaard dan Margot Robbie ini sukses menambah pundi-pundi penghasilannya sebanyak USD20,6 juta.

Finding Dory, Mike and Dave Need Wedding Dates, dan The Purge: Election Year melengkapi posisi lima besar box office pekan ini. Dory sukses mengumpulkan USD20,4 juta, Mike and Dave secara mengejutkan dengan mendapat uang sebesar USD16,6 juta, dan The Purge mengungguli film-film yang semula diprediksi akan mendapat banyak penonton seperti The BFG dan The Shallows.

Berikut adalah daftar box office sepekan yang dikutip dari BintangBola.Online, Selasa (12/7/2016):

1. The Secret Life of Pets – USD103,2 juta

 2. The Legend of Tarzan – USD20,6 juta

 3. Finding Dory – USD20,4 juta

 4. Mike and Dave Need Wedding Dates – USD16,6 juta

 5. The Purge: Election Day – USD11,7 juta

 6. Central Intelligence – USD8,1 juta

 7. Independence Day: Resurgance – USD7,7 juta

 8. The BFG – USD7,6 juta

 9. The Shallows – USD4,8 juta

 10. Sultan – USD2,2 juta

Warner Bros. Tak Khawatir Batman v Superman Anjlok

BeritaBintang –   Para eksekutif Warner Bros. mengaku tidak terlalu khawatir dengan menurunnya pendapatan film terbaru mereka, Batman V Superman: Dawn of Justice. Di pekan keduanya, penjualan tiket Batman v Superman merosot drastis sebesar 68 persen.

“Kami tida khawatir dengan penurunan tersebut,” kata Jeff Goldstein, kepala distribusi Warner Bros. Amerika Serikat sebagaimana dilansir BintangBola, Selasa (5/4/2016). “Tidak peduli bagaimana Anda memahaminya, untuk mendapat USD52 juta pada setiap akhir pekan adalah sebuah prestasi besar. Kami lebih fokus secara keseluruhan. Dan pendapatan global kami sangat besar,” urainya lebih lanjut.

Sejauh ini Batman V Superman: Dawn of Justice menjadi film ketiga terbesar yang dirilis tahun 2016, di bawah film keluaran Marvel, Deadpool yang meraup USD355 juta dan Zootopia yang sampai sejauh ini telah mengumpulkan sekitar USD276 juta. Meski begitu, ini bukan sebuah prestasi yang mengagumkan karena mereka tertinggal dari rival abadinya, Marvel.

Penilaian kurang memuaskan dari para kritikus film sedikit banyak berpengaruh terhadap penjualan tiket Batman V Superman. Beberapa kabar juga menyebutkan bahwa para penggemar Batman kecewa dengan performa sang sutradara Zack Snyder, yang dinilai tak mampu mengoptimalkan film yang seharusnya bisa menjadi lebih besar lagi.

Dengan menampilkan sosok Batman baru yang diperankan oleh Ben Affleck dan Gal Gadot sebagai Wonder Woman, Batman v Superman menjadi pertaruhan Warner Bros. untuk menjadi jembatan bagi film-film besar lainnya yang akan mereka keluarkan. Pada Agustus mendatang, mereka akan merilis film Suicide Squad, disusul dengan dua film Justice League yang akan menampilkan karakter-karakter superhero DC Comics lain, seperti Flash dan Aquaman.

Pendapatan Batman v Superman Jeblok di Minggu Kedua

BeritaBintang –   Rendahnya rating dari para pengamat terhadap film Batman v Superman: Dawn of Justice, ternyata berimbas cukup banyak pada penghasilannya di box office. Terhitung, film arahan sutradara Zack Snyder ini mengalami penurunan pendapatan sebanyak 68 persen di akhir pekan kedua.

Seperti disampaikan laman Bintangbola.com, Senin (4/4/2016), perolehan yang didapat Batman v Superman: Dawn of Justice selama Jumat sampai Minggu lalu hanyalah sebesar US$ 52,4 juta (Rp 685,3 miliar). Menurut laman Deadline, ini adalah salah satu penurunan terbesar dari minggu ke minggu untuk film superhero besar.

Pada pembukaannya, 25 Maret 2016 lalu, Batman v Superman: Dawn of Justice berhasil meraup angka US$ 166 juta (Rp 2,1 triliun) di AS. Sehingga, peraihan tersebut menjadikannya sebagai film bulan Maret dengan pembukaan terbesar di sepanjang sejarah box office.

Meskipun begitu, penurunan 68 persen ini bisa juga diartikan bahwa telah banyak fans yang menyaksikan perseteruan dua superhero ini hanya dalam kurun waktu

Jika dibandingkan dengan Avengers: Age of Ultron garapan Marvel, pendapatan film tersebut sempat turun sebanyak 59 persen di pekan kedua selama 2015. Sementara itu, Sony gagal dengan The Amazing Spider-Man 2 usai jatuh sebanyak 61 persen di pekan kedua.

Daur ulang Fantastic Four garapan 20th Century Fox yang rilis 2015 juga jatuh sebanyak 68,2 persen dengan review buruk. Pada 2009, X-Men Origins: Wolverine malah sempat jeblok sebanyak 69 persen.

Di luar itu, kabar baik juga turut menyertai Warner Bros dengan dirilisnya Batman v Superman: Dawn of Justice. Film tersebut sukses mencapai angka US$ 682,9 juta (Rp 8,9 triliun) di seluruh dunia, melebihi Man of Steel yang juga disutradarai Zack Snyder dengan raihan US$ 668 juta (Rp 8,7 triliun) selama 2013.

Kini, Warner Bros tinggal menunggu penayangan Suicide Squad, Wonder Woman, Justice League Part One, The Flash, dan Aquaman yang akan tiba mulai tahun ini hingga 2018 mendatang. Batman v Superman: Dawn of Justice, sendiri sudah tayang di Tanah Air sejak 23 Maret 2016.

Suicide Squad Jalani Syuting Ulang

BeritaBintang –  Setelah menyelesaikan proses syutingnya, Suicide Squad akan kembali melakukan syuting ulang. Hal ini dikarenakan mereka ingin menambahkan beberapa adegan humor ke dalamnya.

Dilansir Aceshowbiz, Suicide Squad mendapatkan respons positif dari para penggemar karena lelucon yang ditampilkan dalam cuplikan trailernya. Maka dari itu, Warner Bros meminta para kru dan pemain untuk menambahkan lebih banyak lagi lelucon ke dalam film tersebut.

Warner Bros seolah tak ingin kembali mengecewakan para penggemarnya, setelah film Batman V Superman: Dawn of Justice dirasa hanya mencantumkan sedikit lelucon.

Suicide Squad akan dibintangi Will Smith, Jared Leto, Margot Robbie, Viola Davis, Joel Kinnaman, Jai Courtney dan Cara Delevingne. Film ini akan disutradarai oleh David Ayer dan akan tayang di bioskop pada tanggal 5 Agustus 2016.

“American Sniper” Film Terlaris Sepanjang Masa

BeritaBintang – “American Sniper” dinobatkan sebagai film terlaris tahun ini. Film yang dibintangi Bradley Cooper itu mengantongi pendapatan global USD500 juta atau sekitar Rp6,5 triliun.

Pada penjualan tiket akhir pekan lalu, “American Sniper” mengumpulkan penjualan domestik USD337,2 juta. Angka ini melampaui “The Hunger Games: Mockingjay – Part 1” yakni sebesar USD336,9 juta.

Dilansir The Hollywood Reporter, Senin (9/3/2015), “American Sniper” merupakan film bertema perang tersukses sepanjang masa. Mengalahkan film besutan Steven Spielberg bertema Perang Dunia II, “Saving Private Ryan.”

“Saving Private Ryan” dirilis pada 1998, memperoleh USD216,7 juta di Amerika Utara dan USD481 juta di seluruh dunia.

Respons penonton “American Sniper” di luar Negeri Paman Sam sangat mengesankan, mengingat cerita yang diangkat sangat pro-Amerika.

Film ini dipercaya bisa menuai sukses karena menjual nama beken sang sutradara Clint Eastwood. Nama Eastwood bak jaminan film bermutu yang dikenal di seluruh dunia dan dicintai di beberapa negara Eropa.

“Sejak memecahkan rekor pembukaan box office pada Natal lalu, ‘American Sniper’ telah menjadi fenomena box office. Film ini mendapat skor A+ dalam setiap kategori film, juga mendapat ulasan baik dari penonton,” jelas kepala distribusi domestik Warner Bros, Dan Fellman.