Warga China

KPK China: Pemeriksaan Independen Tak Mungkin Dilakukan

BeritaBintangKPK China: Pemeriksaan Independen Tak Mungkin Dilakukan

Komisi pemberantasan korupsi China menyatakan mekanisme pemeriksaan pejabat yang tidak melibatkan Partai Komunis tidak mungkin dilakukan di negara tersebut.

“Mekanisme supervisi yang tidak menerima kepemimpinan partai, yang disebut independen, tidak mungkin terjadi,” kata Wakil Kepala Komisi Pusat Inspeksi Disiplin (CCDI), Wu Yuliang.
Organisasi sebenarnya telah berjanji akan membentuk sistem supervisi baru untuk mendukung upaya presiden XI Jinping melawan korupsi.

CCDI

awal tahun ini menyatakan akan membuat komisi pengawasan dan hukum nasional sebagai gerakan untuk mereformasi sistem pengawas ribuan pejabat partai.
Komisi baru ini akan menggabungkan fungsi badan pencegahan korupsi, otoritas supervisi dan departemen yang menangani penyuapan serta kasus kelalaian tugas.
Program percontohan telah dibentuk di Beijing dan di pusat provinsi Shanxi serta Zhejiang timur. Namun, organisasi ini belakangan menilai upaya reformasi tersebut tidak akan bisa menempatkan kekuatan di luar partai.
Warga China selalu percaya akan sistem yang diterapkan pemerintah, kata Wu. Menurutnya, kebutuhan akan badan independen seperti itu hanya dibutuhkan di negara-negara yang dilanda perpecahan kekuasaan.
Wang Qishan, kepala CCDI, belakangan menyoroti pentingnya mengatasi korupsi di dalam komisi itu sendiri. Demikian pula disampaikan oleh Presiden Xi.
Wang sebelumnya menyepertikan kesulitan pengawasan diri ini dengan dokter yang mencoba melakukan operasi pada tubuhnya sendiri.
CCDI dalam rapat pleno tahunan akhir pekan ini memutuskan akan memperketat supervisi internal dan membuat pengecekan ekstra dalam proses penyelidikan internal. Selain itu, pengumpulan bukti dan peninjauan kembali kasus-kasus pun akan diawasi.
“Di dalam negeri dan sistem pengawasan partai, pengawasan internal partai adalah nomor satu. Jika pengawasan internal partai gagal, bentuk pengawasan lain pun akan gagal,” kata wakil kepala departemen supervisi, Xiao Pei.
Kelompok pengawas Hak Asasi Manusia mempertanyakan kapasitas pengawasan internal dan menyatakan kurangnya pengawasan pada penyelidikan internal partai justru berakibat penyiksaan dan penahanan ilegal.