VIVA

Deretan Moge Bekas Murah Meriah, di Bawah Rp100 Juta

BeritaBintang –Motor gede alias moge merupakan tunggangan yang diidamkan banyak orang, khususnya kaum Adam. Memiliki suara yang khas, bermesin besar, dengan tenaga yang supercepat menjadi diferensiasi tersendiri bagi pelirik moge untuk memilikinya.

Namun demikian, harga yang mahal tentunya membuat para pecinta moge wajib menyiapkan dana besar untuk memilikinya. Jika anggaran terbatas, paling ampuh mengobati keinginannya dengan moge bekas alias seken.

Di pasaran, saat ini banyak penjual moge bekas yang melegonya dengan harga murah meriah. Salah satu kata kunci yang bisa dicari yakni moge di bawah Rp100 juta. Hal itu disampaikan Romy Marshall Siregar, pemilik sekaligus direktur PT Marshall Auto Gallery (MAG).

“Kalau moge bekas di bawah Rp100 jutaan, ada R6 di bawah 2006 itu harganya di bawah Rp100 jutaan. Tapi tergantung kondisi, kalau bagus bisa di angka Rp120 jutaan. Selain itu ada juga SOIB (moge asal Indonesia), harga barunya saja di bawah Rp100 juta, bekasnya pasti lebih murah,” kata Romy kepada VIVA.co.id, Kamis, 3 Maret 2016.

Moge bekas lainnya yang dijual dengan banderol Rp100 juta yakni Kawasaki ER 6 dan ER6 F. Untuk tahun 2010 harganya ada di kisaran Rp80-Rp90 jutaan. Dari Honda, ada CBR600 rakitan 2010, lalu CBF600 Hornet sekira Rp100 jutaan.

“Saat ini moge yang banyak dilirik itu model sport, sportbike dan touring. Sementara model klasik sudah mulai ditinggalkan, karena dianggap kuno,” ujarnya.

“Kalau moge di bawah Rp50 juta, setahu saya tidak ada. Hati-hati jangan-jangan malah moge bodong,” katanya.

Sementara itu, dilansir dari berbagai lapak online, ada moge bekas murah lainnya yang bisa menjadi pilihan. Harga yang dibanderol di bawah Rp100 juta. Di antaranya Hyosung GT650P, Hyosung GT650R, serta Suzuki GSX650 buatan tahun 2001-2002.

Ini Rekor Baru Film Komedi Comic 8 Casino King Part 2

BeritaBintang –Jelang penutupan hari kedua penayangannya Comic 8 Casino King Part 2 langsung mencetak rekor box office. Hal ini menjadi rekor baru untuk perfilman Indonesia sepanjang masa. Tak tanggung-tanggung jumlah penonton yang menyaksikan film komedi itu mencapai 105 ribu penonton lebih

Menurut produser Frederica, dalam lima jam pertama film itu diputar di bioskop sudah menyedot angka 55 ribu penonton. Pendapatan terus naik hingga dua kali lipat di akhir pemutaran hari pertama.

“Ini rekor baru box office Indonesia untuk tahun ini, tembus 105 ribu penonton lebih. Ini  pencapaian kita yang luar biasa,” katanya kepada VIVA.co.id, Jumat 4 Maret 2016.

Sebelumnya, ‘Comic 8: Casino Kings Part 2’ mendapatkan 110 layar. Setelah jumlah penonton yang melesat, film itu kemudian mendapat tambahan jatah layar.

“Sekarang dapat 200 layar di Cinema21. Semoga bisa tembus 1 juta penonton. Maju terus film Indonesia,” katanya.

‘Comic 8: Casino Kings Part 2’ melanjutkan kisah para agen yang memburu The King (Sophia Latjuba). Dalam chapter ini, akan terungkap banyak kejutan dari cerita film sebelumnya. Selain adegan action yang semakin menggelegar, plot twist yang ditunggu penonton juga akan terjawab.

Sebelumnya, Frederica membocorkan biaya produksi dan promosi film komedi tersebut. Katanya, film sekuel kedua Comic 8 ini menelan biaya Rp8 miliar lebih.

“Biaya promosi Comic 8: Casino Kings part 2 melebihi Negeri Van Oranje. Kami siapkan Rp8 miliar. Selain poster, kami memasang poster ukuran besar untuk ditempel di lima bus TransJakarta, 20 gerbong kereta, memasang baliho, dan bikin ratusan standing banner yang ditempatkan di banyak teras bioskop jaringan Cinema XXI, Cinemaxx, CGV Blitz, dan lain-lain,” kata Frederica.

Harga RX King Tembus Rp70 Juta, Yamaha Angkat Topi

BeritaBintang

Jagat maya belakangan diramaikan dengan kabar motor legendaris Yamaha di Indonesia, RX King, yang terjual dengan banderol Rp70 juta. Motor itu merupakan lansiran 2009 yang dijual oleh warga asal Surakarta dan dibeli oleh penggemar asal Tangerang.

Menanggapi hal itu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengaku angkat topi melihat geliat pasar RX King yang masih seksi meski kini sudah setop produksi.

“Ini bukti pecinta RX King masih banyak, anak muda hingga orangtua, sehingga harganya terus melambung. Sejauh ini kita masih terus dukung para pecinta RX King lewat acara komunitas maupun penyediaan suku cadang,” ujar Asisten General Manager Marketing PT YIMM, Mohammad Masykur, kepada VIVA.co.id, Selasa, 1 Maret 2016.

Meski tak mengetahui jumlah pasti populasi RX King saat ini di Indonesia, namun dia memastikan ratusan komunitas masih banyak berdiri di berbagai penjuru Tanah Air. Tak heran jika kemudian pasar motor 2-tak ini masih terus menggeliat dengan harga yang meroket.

Sebagai bentuk pelayanan, Yamaha mengaku akan terus memasok suku cadang motor bersuara ‘cempreng’ itu kepada konsumennya.

“Kita jaminkan 10 tahun suku cadang tersedia (terhitung setelah setop produksi pada 2009). Sejauh ini kami produksi (suku cadang) sesuai dengan permintaan, tapi soal komponen apa yang banyak diproduksi saya tidak pegang datanya,” kata dia.

Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan harga selangit sebuah motor RX King buatan 2009 yang dijual di lapak online ternama di Indonesia. Dalam iklan tersebut, tertera harga RX King itu dijual dengan harga Rp50 juta. Penjual merupakan warga asal Surakarta, Jawa Tengah.

Motor tersebut terbilang istimewa, karena belum sama sekali dipakai, alias masih baru. Angka di odometer pun masih 0 kilometer. RX King tahun rakitan 2009 itu juga diketahui merupakan edisi terakhir sebelum akhirnya pabrikan Yamaha menyetop produksi, karena terganjal aturan emisi gas buang. Artinya, motor itu berstatus barang langka.

Menurut si penjual yang juga pemilik, Afrizal Alies, motor itu dibelinya sejak 2009 lalu. Dia mengaku memang pecinta berat RX-King dan sempat mengoleksi hingga belasan unit.

“Motor yang dipasang lewat iklan (lapak online) itu sudah laku terjual. Saya akhirnya jual Rp70 juta, yang beli orang Tangerang. Cuma, saya dapat uangnya Rp50 juta, sedangkan makelar (perantara/calo) dapat Rp20 juta dari penjualan itu,” kata Afrizal kepada VIVA.co.id.

Selama ini, Afrizal mengaku tak pernah menggunakan motor istimewa itu. Joknya pun masih apik terbungkus plastik. Afrizal mengaku menjamin jika seluruh part pada motor itu orisinil, alias benar-benar baru.

“Sejak beli, saya simpan motor itu di atas loteng. Kondisinya benar-benar gres. Saya juga sempat punya 11 motor RX King. Semuanya sama tahun 2009. Tetapi, motor-motor yang sebelumnya sudah laku terjual semua, sisa dua. Kalau RX King yang sebelumnya saya jual murah-murah, karena butuh uang. Saat itu, saya jual Rp24-Rp25 juta,” ujarnya. (one)