Vidi Aldiano

Vidi Aldiano Raih Triple Platinum Pertama Berkat Album Persona

BeritaBintangVidi Aldiano Raih Triple Platinum Pertama Berkat Album Persona

Sejak resmi dirilis pada 24 Agustus 2016, penjualan album ketiga milik Vidi Aldiano berbuah manis. Album fisik yang bertajuk Persona tersebut mampu meraih penghargaan triple platinum karena terjual sebanyak 250 ribu keping.

Dijumpai saat mengadakan press conference, Vidi sangat bahagia karena hasil penjualan album ketiganya sangat baik, dan terjadi diluar ekspektasinya.

“Ya jadi Alhamdulillah penjualan album Persona sangat amat baik, diluar ekspektasi saya, Alhamdulillah sudah terjual 250 ribu, mencapai triple platinum,” ungkap Vidi saat ditemui di kawasan Kemang, Jakara Selatan.

[Baca Juga -“Ed Sheeran Catat Rekor Baru Lewat Shape of You“]

Sebelumnya, pelantun lagu Status Palsu itu hanya berekspektasi menjual album fisik sebanyak 5-10 ribu keping, namun karena didorong oleh orang-orang terdekatnya, Vidi pun berani untuk mengeluarkan album pertama kali sebanyak 100 ribu, dan langsung terjual habis hanya dengan waktu beberapa pekan.

“Jujur awalnya enggak sama sekali nyangka, pas album kedua juga penjualannya enggak sesuai target. Awalnya saya rilis album ngeluarin 5-10 ribu itu sudah banyak banget, tapi pas saya ketemu orang-orang optimis, makanya saya berani keluarin 100 ribu,” papar Vidi.

“Terus ada yang order-order terus. Jadi ini diluar ekspektasi gua banget sih. Pertama kali (dapat triple platinum) dulu sih belum pernah dapat ginian,” tutupnya.

Menhan Trump: Rusia Pecah-belah NATO

BeritaBintangMenhan Trump: Rusia Pecah-belah NATO

Calon Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis menuduh Rusia ingin memecah-belah NATO dan, di bawah pemerintahan baru, negeri Paman Sam akan mencegahnya.

Kritik tajam jenderal purnawirawan marinir ini berkebalikan dari sikap Donald Trump, presiden terpilih AS yang memilihnya sebagai menteri.

Trump telah berulang kali memuji kualitas kepemimpinan Presiden Rusia Vladimir Putin dan menyatakan berniat menjalin hubungan lebih baik.

Diberitakan AFP, Jumat (13/1), Mattis mengatakan dia meyakini keberlangsungan dunia modern saat ini sedang mengalami ancaman terbesar sejak Perang Dunia II.

“Dan itu datang dari Rusia, dari kelompok teroris dan dari perbuatan China di Laut China Selatan,” kata Mattis kepada Komite Senat Layanan Militer AS.

Pernyataan ini dilontarkan sehari setelah calon Menteri Luar Negeri Rex Tillerson juga mengatakan akan mengambil sikap keras dengan Rusia.

Baca Juga: ” Ditolak Label, masa kelam Vidi Aldiano di Industri Musik

Mattis mencatat, seperti Trump, dia terbuka akan kemungkinan kerja sama lebih baik dengan Rusia. Namun, dia menekankan, dirinya tidak berharap banyak.

“Saya sangat terbuka untuk bekerja sama. Tapi kita juga harus menyadari kenyataan dan apa yang ingin dilakukan Rusia,” ujarnya.

“Semakin sedikit bidang di mana kita bisa bekerja sama dan semakin banyak bidang di mana kita harus berkonfrontasi dengan Rusia.”

Di luar permasalahan ini, belakangan intelijen AS juga menyebut Rusia campur tangan dalam pemilihan Trump sebagai presiden. Selain itu, dalam laporan yang belum terverifikasi, belakangan mencuat dugaan Moskow lama punya hubungan dekat dengan penasihat Trump.

Ketika berkampanye, Trump mempertanyakan peran NATO dan mengisyaratkan negara-negara mesti berkontribusi besar secara finansial pada organisasi trans-atlantik itu jika ingin diperhatikan.

Mattis mengatakan organisasi itu “penting untuk kepentingan nasional kita” dan mempertegas dengan mengatakan, “jika kita tidak punya NATO, kita harus membuatnya.”

Vidi Aldiano Siapkan Album Ketiga Sekaligus Konser Tunggal

BeritaBintang –  Vidi Aldiano sempat tak menyangka jika karirnya di industri musik Tanah Air bisa bertahan sampai tujuh tahun. Vidi mengatakan jika setiap tahun dirinya selalu memiliki visi dan misi yang harus tercapai.

“So far apa yang gue mau di tahun 2014 dan 2015 alhamdulillah sudah lumayan sesuai dengan harapan, malah ada yang lebih. Nah sekarang lagi persiapin apa yang mesti dicapai di 2016,” kata Vidi Aldiano di Gandaria City, Jakarta Selatan, Minggu (29/11/2015).

Pelantun Nuansa Bening ini mengatakan rencana di 2016 adalah meluncurkan album ketiga serta persiapan konser juga. Vidi juga mengatakan jika dirinya telah mempersiapkan 12 lagu untuk album ketiganya.

“Iya 12 lagu yang sudah siap, gue lupakan bikin yang baru. Gue memang gitu, suka ketemu konsep baru di tengah jalan. Ya namanya seniman nggak ada aturan dan deadlinenya kan, harus sesuai sama standar aku,” tuturnya.

Meski memulai dari awal bagi Vidi tak masalah, pasalnya saat ini dirinya mengaku sudah rapat dan workshop. Rencananya, ia akan mengejar Desember hingga Februari untuk memburu lagu.

“Ya mudah-mudahan Maret sudah produksi, April dan Juni mixing, mastering. Juli sampai Agustus launching. Sekarang sih sudah kebayang, karena dibantu tim juga kan,” katanya.

Vidi masih enggan menceritakan akan seperti apa genre di albumnya. Ia mengatakan album ketiga ini lebih ke transisi dari anak baru gede (teenager).

“Album satu dan dua kan sudah teen banget dan pop. Gue mau yang ketiga ini transisi dari teenager kayak in between gitu, dari segi sound sudah mature gitu. Pokoknya aku mikirin banget konsepnya deh,” ujar pelantun Gadis Genit.