Valtteri Bottas

Pembalap Muda Williams Siap Ancam Posisi Massa dan Bottas

BeritaBintang – Pembalap muda milik Williams, Alex Lynn mengaku siap untuk dipromosikan di ajang Formula One (F1). Dasarnya, ia sukses keluar sebagai driver tercepat ketiga dalam tes uji coba tengah musim kedua dengan raihan waktu 1 menit 34,433 detik.

Pembalap asal Inggris tersebut terlihat menjajal mesin FW38 Williams di Sirkuit Silverstone, Inggris. Lynn tampil tanpa ragu dan sangat kompetitif dalam mengendarai jet darat milik jawara F1 1997 itu.

Tak ayal, dengan kemampuan yang dimiliki Lynn, posisi pembalap utama seperti Felipe Massa dan Valtteri Bottas bisa terancam. Sebab, masa kerja kedua pembalap tersebut belum mendapat titik terang dari Williams.

“Saya berharap demikian. Saya pikir hari ini kami menyelesaikannya dengan sempurna, tanpa insiden dan masalah,” kata Lynn menukil dari Panduan Judi Online , Kamis (14/7/2016).

“Saya melakukan pekerjaan yang bagus dan sangat kompetitif dibandingkan dengan pembalap lain. Saya merasa siap membuat langkah maju dan ini merupakan pengalaman berharga bagi saya,” tuntas pembalap berusia 22 tahun tersebut.

Williams Berbenah untuk Menyaingi Mercedes dan Ferrari Musim Ini

BeritaBintang –Kepala Pengembangan Tim Williams, Rob Smedley mengaku percaya dengan kemampuan timnya pada musim ini. Sebab mereka sudah berupaya keras untuk meraih hasil yang maksimal di balapan Formula One (F1).

Tim asal Grove, Inggris tersebut menjalani musim terburuk pada 2015. Mereka hanya mampu menempatkan pembalapnya berada di urutan kelima (Valtteri Bottas) dan keenam (Felipe Massa).

Tak ayal, kini Williams mencoba terus berbenah agar bisa bersaing dengan Mercedes dan Ferrari. Rob menegaskan bahwa kali ini mereka sangat serius untuk membangun kinerja yang solid bersama kru di pitstop agar tak ada kesalahan dalam perlombaan.

“Kami ingin menunjukkan sesuatu bagi yang mencibir kami, kami melakukan pekerjaan besar tahun ini dengan upaya yang baik,” ucap Rob mengutip Taruhan Bola Online, Selasa (24/5/2016).

“ Kami harus mengerti saat berada di pitstop dan memberikan reaksi atas kinerja kami. Bahkan para mekanik telah melakukan pelatihan khusus untuk itu agar kami memiliki kepercayaan diri tinggi ke depannya dan tentu juga bisa konsisten,” pungkas pria berusia 42 tahun tersebut.

Williams Ogah Bicara Peluang Musim Ini

BeritaBintang –   Musim lalu tim asal Inggris, Williams Martini Racing, sukses menjadi tim pengacau dominasi tim besar. Belum lama ini Williams memperkenalkan gacoannya yakni FW38 yang akan digunakan di musim ini.

Kiprah Felipe Massa dan Valtteri Bottas menjadi yang paling dinanti musim ini. Akan tetapi Kepala Teknik Williams, Pat Symonds, tidak mau memberikan prediksinya mengenai perjalanan tim di musim ini.

Musim lalu penampilan dua pilot mereka begitu impresif. Bottas mampu menyelesaikan musim dengan berada di posisi lima klasemen. Sementara rekan satu timnya, Massa, tidak berada jauh dengan berada di posisi enam.

“Saya sudah berada di olaharaga ini sejak lama dan saya tidak akan jatuh dalam jebakan dengan membuat prediksi. Dalam beberapa tahun terakhir Williams begitu kompetitif,” ujar Symonds seperti dikutip dari laman resmi BintangBola, Senin (22/2/2016).

“Saya ingin memberikan semangat untuk membuat kami terus melaju. Kami selalu melihat ke depan dan beberapa potensi perubahan yang akan terjadi pada 2017,” tuntasnya.

Incaran Ferrari Kecewa Berat

BeritaBintang –   Pembalap Tim Williams yang juga pernah diincar Ferrari, Valtteri Bottas, kecewa berat dengan performanya pada Formula One (F1) 2015. Pembalap berpaspor Finlandia itu mengaku gagal menampilkan performa 100 persen di musim keempatnya tampil di ajang lomba balap mobil paling prestius tersebut.

Dibandingkan musim 2014, Bottas memang mengalami penurunan peringkat. Pada 2014, pembalap berusia 26 tahun tersebut duduk di posisi empat dengan raihan 186 poin. Sementara pada musim 2015, Bottas hanya duduk di tangga lima dengan koleksi 136 angka.

Dari segi statistik, raihan Bottas di 2015 memang mengalami penurunan ketimbang 2014. Pada 2014, Bottas hanya sekali gagal finis. Sementara di 2015, mantan pembalap Lotus di ajang GP3 dua kali gagal menyelesaikan balapan.

Begitupun dari raihan podium. Pada 2014 Bottas sukses lima kali naik podium. Sementara pada musim 2015, ia hanya dua kali naik podium tepatnya di Grand Prix di Kanada dan Meksiko. Karena itu, tak heran pembalap yang pernah bersaing dengan Rio Haryanto di ajang GP3 tersebut kecewa.

“Saya tidak senang dengan raihan saya musim ini. Saya kurang beruntung di beberapa balapan dan kerap tidak meraih kondisi mobil yang 100 persen,” sesal Bottas seperti mengutip dari Bioskop168 , Rabu (9/12/2015).

Pilar Williams Dilarang Memikirkan Ferrari

BeritaBintangOXFORDSHIRE – Rumor soal kepindahan pilar Williams, Valtteri Bottas ke Ferrari mendapat tanggapan dari rekan setimnya, Felipe Massa. Bottas diminta jangan memikirkan soal tim asal Italia itu dulu, dan lebih baik fokus pada sisa balapan F1 musim 2015.

Belakangan ini, rumor tentang bakal bergabungnya Bottas ke Maranello – markas Ferrari – memang jadi topik hangat. Pembalap berdarah Finlandia itu santer dikabarkan bakal menggantikan posisi kompatriotnya, Kimi Raikkonen. Bahkan, beredar kabar pula bahwa Bottas telah menandatangani perjanjian pra-kontrak dengan Ferrari untuk musim 2017.

“Saya pikir Valtteri (Bottas) adalah pembalap bertalenta fantastis. Dia masih muda, punya skill luar biasa, dan punya mental hebat. Dia punya masa depan cerah. Mungkin di Williams, atau mungkin di tim balap lainnya,” ujarnya.

“Namun, banyak orang yang sudah terlalu dini membicarakan soal masa depannya. Terlalu dini untuk berbicara soal dua musim ke depan. Sebaiknya dia fokus pada musim ini dan musim depan. Saya tidak memungkiri kalau dia pembalap berbakat, tapi jangan sampai kabar ini mempengaruhinya,” imbuh pembalap yang juga pernah memperkuat Ferrari dari pada 2006-2013 tersebut.

Bottas sendiri memang belum melontarkan bantahan dan juga penolakan namanya dihubung-hubungkan dengan Ferrari. Hal yang sama juga diperlihatkan manajemen. Maurizio Arrivabene selaku Team Princial Ferrari sendiri sempat mengisyaratkan adanya kemungkinan Bottas gabung dengan timnya.

“Sangat menarik jika dapat memiliki Valtteri (Bottas) di masa depan. Seperti kebanyakan pembalap muda lainnya, performa dia sangat baik pada musim ini. Kimi (Raikkonen) pernah juara bersama kami, dan saya pikir Valtteri punya peluang besar untuk jadi juara dunia di masa depan. Mereka sama-sama dari Finlandia,” kode Arrivabene beberapa waktu lalu.

Williams Puas dengan Kinerja Pembalapnya

BeritaBintangBARCELONA – Chief Performance Williams, Rob Smedley, puas dengan hasil yang diraih pembalapnya, Valtteri Bottas, di Grand Prix (GP ) Spanyol pada akhir pekan lalu. Bottas finis di urutan empat dengan meraih 12 poin.

Hasil positif yang diraih Bottas juga berpengaruh baik dalam klasemen pembalap dan konstruktor. Di klasemen pembalap sementara, Bottas sukses berada di urutan lima dengan mengantongi 42 poin.

Sedangkan di klasemen konstruktor sementara, Tim Williams berada di urutan tiga dengan meraih 81 poin di bawah dua tim kuat Mercedes dan Ferrari. Williams sukses memperlebar jarak dengan Red Bulls dengan selisih 50 poin.

“Hasil di akhir pekan lalu sangat penting bagi kami. Kami bisa mempertahankan kecepatan seperti pembalap lainnya. Kami harus menjaga mengejar jarak dengan Mercedes dan mendekatkan jarak dengan Ferrari, setidaknya dalam balapan ini. Kami juga bisa unggul jauh dari Red Bull,” tutur Smedley, www.bintangbola.com.

“Sirkuit ini bukan yang kami harapkan. Tapi dengan hasil yang kami raih, semuanya sangat memuaskan,” tegasnya.

GP F1 Bahrain Berikan Banyak Peluang

BeritaBintangBAHRAIN – Pembalap Williams-Mercedes, Valtteri Bottas menjelaskan timnya akan mengatur strategi dalam menjalani persaingan di GP F1 Bahrain pada 19 April 2015. Dia mengaku Sirkuit Internasional Sakhir, Bahrain banyak memberikan peluang bagi timnya.

Di sisi lain, Bottas juga mewaspadai permukaan lintasan yang bisa membuat ban semakin tipis. Dari tiga seri yang sudah dijalani, pembalap berusia 25 tahun ini baru mengumpulkan 18 poin.

Pembalap asal Finladi ini kurang memiliki pengalaman baik di sirkuit Sakhir, Bahrain. Pasalnya, musim lalu dia hanya finis di urutan delapan usai memulai di grid tiga. Di GP China, Bottas finis di posisi enam.

“Sirkuit ini memberikan peluang tapi tidak mudah, jadi pembalap berjuang di setiap posisi. Hal ini bisa membantu mobil tercepat memimpin dan kami harus mengambil kesempatan yang ada,”kata Bottas.

“Jalur permukaan yang cukup kasar bisa berpengaruh besar pada ban, sehingga hal ini menjadi prioritas,”sambungnya.

Hamilton Pimpin Lomba di GP China

BeritaBintangSHANGHAI – Lewis Hamilton sepertinya sudah menjadi penguasa Shanghai International Circuit. Bagaimana tidak, usai membabat habis tiga sesi latihan bebas, kini pembalap Mercedes itu mampu meraih pole position di Grand Prix (GP) China, Sabtu (11/4/2015). Dengan hasil tersebut, berarti Hamilton sukses mencetak hattrick dengan meraih pole di tiga balapan beruntun pada musim ini.

Hamilton sukses mencatatkan waktu 1 menit 35.782 detik dan membuat Nico Rosberg puas berada di belakangnya. Padahal Rosberg sempat memberikan tekanan pada rekan setimnya, meski pada akhir kualifikasi pembalap Jerman itu hanya mencatatkan waktu 1 menit 35.824 detik.

Sementara di posisi tiga balapan nanti, bakal diisi pembalap Ferrari Sebastian Vettel yang meraih waktu tercepat 1 menit 36.954 detik. Sayang upayanya tak diiukuti rekan setim Vettel, Kimi Raikkonen yang hanya akan memulai lomba di urutan keenam.

Sementara posisi keempat dan kelima ditempati duo Williams, Felipe Massa dan Valtteri Bottas. Sedangkan nasib buruk harus diterima duo McLaren, Jenson Button dan Fernando Alonso, yang harus memulai lomba di posisi 17 dan 18.

Keinginan Williams di Melbourne

BeritaBintangMELBOURNE – Start positif di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia akan meningkatkan kepercayaan diri untuk mengarungi Formula One (F1) musim ini. Hal itulah yang kini dicanangkan Williams.

Tim bermesin Mercedes itu ingin tancap gas sejak seri pertama musim ini, yang akan berlangsung 15 Maret 2015. Pentingnya seri pertama tersebut diungkapkan oleh pembalap Williams, Valtteri Bottas.

“Musim baru dan tempat pertama di mana kami melihat peta kekuatan semua tim. Akhir pekan ini akan menarik tapi juga penting karena kami harus memulai start kuat dan memastikan kami dapat memanfaatkan laga akhir pekan ini, terutama di kala semua tim berkembang,” ujar Bottas.

Kunci perjalanan sebuah tim F1 memang terletak di seri pertama. Jika berjalan lancar, maka kesuksesan tersebut dapat menjadi tolok ukur untuk mengangkat moral tim sepanjang musim.

“Anda takkan pernah tahu bagaimana tim lain akan melaju sepanjang musim, jadi meraih poin di sini adalah kuncinya. Saya suka Melbourne, perlombaan pertama benar-benar menjadi ukuran kualitas dan akan menjadi sesi yang menarik,” imbuh pembalap asal Finlandia itu.