USD

Kamar Hotel di Swiss Ini Tanpa Dinding & Atap

BeritaBintang –  DEMI menarik wisatawan Null Stern Hotels di Swiss punya tawaran menarik, yakni kamar hotel tanpa dinding dan barang properti lainnya.

Para pengunjung hanya akan disediakan sebuah kasur dan dua lampu untuk penerangannya. Yang akan Anda dapatkan dari hotel ini adalah pemandangannya yang sangat menakjubkan.

Null Stern Hotel sendiri terletak 6.463 kaki dari permukaan laut di lereng gunung Graubunden, Swiss. Bisa Anda bayangkan pemandangan indah seperti apa yang akan anda dapatkan ketika menginap di hotel tersebut.

Keunikan lainnya, Anda tidak akan menemukan kamar mandi di dalam kamar. Namum, ada toilet umum berjarak 10 menit dari hotel ini.

Pihak hotel memberikan sebuah sarapan lezat berupa roti salami berisikan daging asap dan secangkir kopi, di pagi hari.

Untuk mencoba sensasi menginap di hotel ini, pengunjung harus rela merogoh kocek sebesar USD 25 per malam.

Ada sedikit peringatan dari pihak hotel bahwa, pemesanan kamar dapat dibatalkan jika pada menit-menit terakhir cuaca memburuk, terutama pada musim semi dan musim gugur.

Pencetus ide hotel tanpa atap dan dinding ini adalah duo dinamik bernama Frank dan Patrik Riklin. Mereka sebelumnya, telah membuka sebuah hotel di sebuah bunker nuklir yang sudah tidak di gunakan di Teufen, sebuah kota di timur laut Swiss. Dilansir BintangBola.Co

Kalahkan Avatar, Star Wars 7 Terlaris Sepanjang Masa di Amerika

BeritaBintang –   Kerja keras J.J. Abrams menyutradarai Star Wars: The Force Awakens membuahkan hasil maha sukses. Film berjenis opera sabun luar angkasa itu sukses mengungguli Avatar yang rilis 2009 dalam hal pendapatan di Amerika Serikat.

Seperti dilansir dari Bioskopsemi , Juma’t (8/1/2015), film ketujuh Star Wars tersebut resmi menjadi film paling laris di sepanjang sejarah pemutaran di wilayah Amerika utara.

Hingga Rabu kemarin, film besutan Disney dan Lucasfilm itu melampaui angka USD 760,5 juta yang diraih oleh Avatar arahan sutradara James Cameron untuk pendapatan domestik tersebut.

The Force Awakens sendiri pada Selasa lalu baru meraih total pendapatan domestik sebanyak USD 758,2 juta. Di hari itu, penjualan tiket yang diraih di Amerika Utara berkisar pada angka USD 8 juta.

Prestasi gemilang Star Wars tersebut diraih di Amerika hanya dalam waktu 20 hari setelah filmnya dirilis di bioskop negara tersebut. Avatar yang tayang pada Desember 2009, nyaris meraih USD 750 juta dalam tujuh bulan ditambah USD 10 juta ketika dirilis ulang di bioskop.

Star Wars: The Force Awakens sendiri telah mendulang berbagai prestasi penjualan setelah penayangannya di bioskop. Bahkan, penonton dunia baru saja membuat film tentang perang bintang tersebut mengungguli pendapatan The Avengers dengan angka USD 1,557 miliar.

Top Sport: 10 Pemain Muda NBA yang Memiliki Gaji Besar di Musim 2015

BeritaBintang –  NBA selalu mengadakan NBA Draft di setiap musimnya. Ajang tersebut merupakan gerbang masuk untuk para pemain muda NBA dengan sistem ranking yang dihitung lewat sebuah camp selama beberapa bulan sebelum draft berlangsung.

Tim yang memiliki rekor paling buruk di musim sebelumnya berhak untuk mendapatkan rookie dengan rakning paling tinggi. Sebaliknya untuk tim juara, rookie atau pemain muda yang akan mereka dapatkan nantinya berasal dari urutan paling buncit. Meski demikian, urutan atau ranking sorang rookie tak menjamin kualitas yang dimiliki.

Meski hanya berstatus pemain pemula, klub-klub di NBA berani memberikan bayaran besar. Tak hanya mempertimbangkan kualitas mereka, tetapi juga proyeksi untuk masa depan mereka di klub tersebut.

Ambil contoh ketika LeBron James dipilih pada NBA Draft 2003 sebagai rookie nomor satu oleh Cleveland Cavaliers. Menyadari potensi dan bakatnya, Cavaliers pada saat itu langsung mengikatnya dengan kontrak tiga tahun dan gaji sebesar USD12,9 juta atau setara dengan Rp178 miliar per tahunnya.

Tentunya 12 tahun lalu dengan sekarang jelas berbeda. Pick pertama tahun ini, Karl-Anthony Towns yang dipilih oleh Minnesota Timberwolves, diproyeksi mendapat sekira USD25,7 juta per tahun atau sekira Rp355 miliar dengan durasi kontrak empat tahun.

Draft peringkat pertama musim lalu, Andrew Wiggins, mendapatkan kontrak selama tiga tahun dengan bayaran sebesar USD 17,2 juta atau sekira Rp237 miliar. Meski jaraknya tak terlalu jauh dengan apa yang didapatkan James, tetap saja bayaran para pemain muda NBA semakin meningkat.

Berikut ini proyeksi bayaran 10 pemain muda yang baru pertama kali berkarier di NBA mengutip Bioskop168 , Selasa (22/12/2015):

1 Minnesota – Karl-Anthony Towns $11,663,760 (Kontrak dua tahun), $25,720,035 (Kontrak empat tahun)

2 Los Angeles – D’Angelo Russell $10,435,920 $23,017,978

3 Philadelphia – Jahill Oakfor $9,371,520 $20,680,472

4 New York – Kristaps Porzingis $8,449,440 $18,650,094

5 Orlando – Mario Hezonja $7,651,320 $16,896,871

6 Sacramento – Willie Cauley-Stein $6,949,440 $15,350,475

7 Denver – Emmanuel Mudiay $6,344,040 $14,020,000

8 Detroit – Stanley Johnson $5,811,840 $12,850,042

9 Charlotte – Frank Kaminsky $5,342,530 $11,817,962

10 Miami – Justise Winslow $5,075,160 $11,229,126

Inilah Mobil Senilai Rp 64 M Milik Floyd Mayweather! Keren Gila!!!

BeritaBintang – Siapa yg tidak kenal bersama Floyd Mayweather? Petinju yg sekian banyak disaat dulu sudah sukses mengalahkan satu orang Manny Pacquiao secara ‘unik’. Tidak heran waktu itu dirinya cepat menciptakan dunia heboh.

Kali ini, dgn ketajiran selangit yg dimilikinya petinju berkebangsaan Amerika Serikat tersebut kembali menciptakan heboh ketika beliau nomor wahid car bersama harga selangit pula.

Yaitu Koenigsegg CCXR Trevita, mobil yg cuma diproduksi sejumlah 3 satuan di seluruhnya dunia ini jelang kesepakatan transaksi bersama Mayweather. Didapati dari sumber terdekatnya, harga yg akan dibayar Mayweather yakni USD 4,8 juta atau kurang lebih Rupiah 64 miliar

Berita Online

Dari sumber tersebut dikatakan juga bahwa mobil ini mempunyai kecepatan yg teramat gemilang, ialah 0-60 dalam 29 detik. Kecepatan teratas yg diraih yakni 250 mil per jam.

Wah, pernahkah terbayang di benak Kamu menaiki mobil secepat itu? Sebentar lagi Mayweather dapat mempunyai sensasinya.

Google Diprediksi Kuasai 54,5 Persen Pasar Iklan Pencarian

BeritaBintang – Google masih menjadi pemain dominan dalam bisnis iklan pencarian konten di Internet. Di tahun 2015 ini, Google diprediksi akan menguasai 54,5 persen pasar iklan pencarian di Internet secara global, menurut perusahaan riset eMarketer.

Dengan pangsa pasar yang begitu besar, eMarketer memprediksi Google akan meraih pendapatan USD 44,46 miliar atau sekitar Rp 584,5 triliun di tahun ini.

Menurut riset eMarketer, di tahun 2014 Google mendapatkan US$ 38,4 miliar pada tahun 2014 dengan menguasai 54,7 persen pangsa pasar. Sementara di tahun 2013 Google meraih pendapatan US$ 32,6 miliar dengan pangsa pasar 55,2 persen.

Persentase pangsa pasar Google ini memang terus menurun tipis dari tahun ke tahun karena mereka mendapat tekanan dari pesaing seperi Baidu yang menguasai pasar iklan pencarian di Tiongkok.

Baidu diprediksi eMarketer bakal mengumpulkan pendapatan US$ 7,18 miliar atau menguasai 8,8 persen, diikuti oleh Microsoft yang diprediksi meraih US$ 3,45 miliar dengan 4,2 persen pasar, dan Yahoo yang mengumpulkan US$ 1,9 miliar dengan 2,3 persen pangsa pasar.

Pendapatan dari iklan pencarian ini merefleksikan popularitas sebuah layanan mesin pencari konten Internet, di mana Google masih menguasai pasar global, sementara Baidu berkuasa di Tiongkok. Semakin banyak orang yang memakai layanan mesin pencari, maka semakin besar pendapatan yang didapatkan dari iklan pencarian.

“Baidu menuai manfaat dari pelarangan layanan Google di Tiongkok dan tentu saja diuntungkan dengan populasi pengguna Internet yang besar dan berkembang,” tulis laporan eMarketer. “Pangsa pasar Baidu adalah bukti pertumbuhan dan pengaruh pasar iklan digital Tiongkok di panggung global.”

Dalam riset eMarketer yang dirilis pada 31 Maret lalu, perusahaan ini memproyeksi belanja iklan digital di dunia akan mencapai US$ 170,8 miliar pada tahun 2015. Dari jumlah tersebut, bisnis iklan pencarian konten di Internet akan mencapai US$ 81,59 miliar tahun ini, atau tumbuh 16,2 persen dibandingkan tahun 2014.

Pada 2019 nanti, belanja iklan pencarian di Internet akan mencapai US$ 130,58 miliar secara global atau tumbuh 10 persen dari tahun ke tahun.

Riset eMarketer ini datang beberapa saat setelah perusahaan merilis prediksi pendapatan iklan digital yang tampil dalam bentuk gambar di Amerika Serikat, termasuk iklan banner, sponsor, dan iklan di perangkat mobile.

Riset ini mencatat Google berada di belakang Facebook untuk urusan iklan digital yang tampil dalam bentuk gambar, di mana menurut eMarketer, Facebook akan menguasai 25,2 persen pangsa pasar dengan mengantongi pendapatan 6,82 miliar sementara Google menguasai 13 persen pasar dengan pendapatan US$ 3,52 miliar.

Minggu Pertama, Avengers: Age of Ultron Raup Rp 2,6 Triliun

BeritaBintang –  Bioskop di berbagai belahan dunia tampaknya dipenuhi orang yang nonton film teranyar keluaran Marvel Studios, Avengers: Age of Ultron.

Buktinya, di minggu pertama sejak edar Rabu (22/4/2015) lalu, filmnya sudah mengumpulkan USD 201,2 juta atau setara Rp 2,6 triliun. Angka itu diperoleh dari 44 wilayah di seluruh dunia.

Dicatat Variety, Minggu (26/4/2015), `Avengers: Age of Ultron` menjadi film dengan pendapatan tertinggi saat pembukaan di berbahgai negara. Filmnya telah diputar di 55 persen wilayah pasar, termasuk negara-negara utama penghasil uang terbanyak seperti Prancis, Italia, Jerman, Inggris, Rusia, Korea Selatan, dan Australia. (Indonesia belum termasuk pasar utama, karena meski jumlah penduduknya terbanyak di Asia Tenggara, jumlah bioskop di negeri kita belum signifikan dan kebanyakan terdapat di kota besar.)

Angka USD 201,2 juta di minggu pertama melampaui perkiraan yang dibuat Disney (pemilik Marvel Studios). Studio film Miki Tikus itu semula “hanya” memperkirakan sekuel Avengers itu meraih pendapatan USD 160 juta hingga USD 175 juta. Di AS sendiri, `Avengers: Age of Ultron` baru akan rilis 1 Mei 2015 nanti.

Diperkirakan, saat edar di AS minggu ini, Avengers: Age of Ultron bakal meraup USD 200 juta di minggu pertama. Film ini diharap melampaui rekor Avengers pertama, rilis tiga tahun lalu, yang meraup USD 207,4 juta di minggu pertama.

Membuat film berisi Thor, Iron Man, Captain America, Hulk, Black Widow, Hawkeye di satu layar tidaklah murah. `Avengers: Age of Ultron` menghabiskan bujet USD 250 juta atau setara Rp 3,2 triliun. Variety menulis, saat ini 70 persen penghasilan Hollywood dari luar Amerika. Dua dekade lalu, penghasilan dari pasar internasional tak sampai setengah.

Fast and Furious 7 Terlaris Sepanjang Masa di Indonesia

BeritaBintang – Film terakhir mendiang Paul Walker mencatatkan prestasi yang mengagumkan di bioskop seluruh dunia. Hingga akhir pekan kemarin, filmnya sudah melampaui angka 1 miliar dolar AS dengan angka persis USD 1,153 miliar atau setara Rp 14,8 triliun dari peredaran global. Tak hanya itu, dicatat Deadline, Minggu (19/4/2015), di Indonesia, Fast and Furious 7 menjadi film terlaris sepanjang masa.

Deadline juga menulis, Fast and Furious 7 menjadi terlaris sepanjang masa di Malaysia, Uni Emirat Arab dan Vietnam. Sementara itu, di 29 wilayah pemasaran lainnya, film besutan James Wan ini menjadi film terlaris produksi Universal.

Di Indonesia, Fast and Furious 7 sudah edar sejak 1 April 2015 lalu–lebih dulu tiga hari dari AS. Di bioskop Tanah Air filmnya membuat antrian panjang di bioskop. Sejumlah bioskop bahkan menyediakan empat layarnya untuk film tersebut. Tiket juga sudah dijual sejak 27 Maret, atau lima hari sebelum resmi rilis di bioskop sini.

Perwakilan Universal di Indonesia menolak berkomentar atas klaim dari Deadline di atas. Yang jelas, Fast and Furious 7 membenamkan sejumlah film nasional yang edar bersamaan dengannya.

Hingga Jumat (17/4/2015) pekan lalu, film nasional terlaris yang edar bareng Fast and Furious 7 masing-masing baru mendapat jumlah penonton sebagai berikut, Air dan Api (148.082 penonton), Filosofi Kopi (121.083 penonton), Guru Bangsa: Tjokroaminoto (73.117 penonton), Surga di Rumahmu (73.085 penonton), dan Tuyul: Part I (58.567 penonton).

Laman filmindonesia.or.id mencatat, hingga April 2015, film dengan jumlah penonton terbanyak masih dipegang Di Balik 98 (648.909 penonton). Sementara itu, film dengan jumlah penonton terbanyak masih diraih Laskar Pelangi (2008, 4.631.841 pennonton) dan Habibie & Ainun (2012, 4.488.889 penonton).

Pekan ini, setelah histeria Fast and Furious 7 usai, film Indonesia bakal kena pukulan telak lagi dari Avangers: Age of Ultron.

Cerita Bintang Fifty Shades of Grey Minta Honor Naik

BeritaBintang – Fifty Shades of Grey telah jadi film dewasa paling laris di seluruh dunia.

Namun, tahukah Anda, bintang-bintang dari Fifty Shades of Grey mendapat bayaran yang sangat sedikit.

Menurut The Hollywood Reporter belum lama ini, Dakota Johnson, pemeran Anastasia, dan Jamie Dornan, pemeran Christian Grey, masing-masing hanya menerima USD 250.000 atau setara Rp 3 miliar untuk pekerjaan mereka di film erotis ini. Angka yang terbilang kecil untuk film yang sudah meraup lebih dari USD 550 juta atau seyara Rp 7 triliun.

Maka tidak mengherankan jika Jamie dan Dakota menegosiasi ulang kontrak mereka untuk sekuel film Fifty Shades of Grey.

Hollywood Reporter mengutip sebuah sumber yang mengatakan bahwa dua bintang utama film tersebut menuntut kenaikan gaji sebanyak tujuh digit.

Adegan film Fifty Shades of Grey. (dok. Universal)

“Ini adalah kesepakatan awal kerjasama yang sangat mendasar,” ujar sebuah sumber kepada Hollywood Reporter mengenai ketentuan dalam kontrak awal. “Lihatlah Twilightdan Hunger Games, dan film ini juga tengah menuju ke sana.”

Untuk film pertama dari seri The Hunger Games, aktris Jennifer Lawrence menerima hanya USD 500,000 atau setara Rp 6 miliar. Sementara untuk sekuel film Catching Fire, ia menerima bayaran fantastis sebesar USD 10 juta atau setara Rp 131 miliar.

Namun, meski hanya dibayar kecil untuk film pertama, hal itu tidak sepenuhnya buruk bagi Dakota Johnson dan Jamie Dornan. Kontrak mereka memastikan keduanya menerima persentase dari setengah miliar dolar box office film ini. Sesuai bukunya, masih ada dua lagi kisah lanjutan Fifty Shades of Grey untuk difilmkan.

Pemerintah Dinilai Remehkan Pelemahan Rupiah

BeritaBintang – Pergerakan nilai tukar Rupiah yang terus melemah di kisaran Rp13.000 per USD harus segera diantisipasi oleh pemerintah. Meski menguntungkan, pelemahan ini ternyata juga bisa merugikan Indonesia.

Ketua Lembaga Pengkajian Penelitian dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Indonesia, Didik J Rachbini, mengungkapkan, pemerintah tidak boleh main-main dalam menghadapi pelemahan nilai tukar. Apalagi, masalah ini bersifat struktural hingga membuat beberapa sektor bisnis mengalami ketidakstabilan.

“Rupiah yang turun selama beberapa bulan ini merupakan kelanjutan dari dua tahun sebelumnya, tidak boleh main-main. Jangan hanya mengatakan aman tanpa melakukan tindakan apa-apa,” tutur Didik, di Jakarta, Jumat (13/3/2015).

“Kita ini sekarang relatif tidak bergoyang kencang, karena masih ada modal portofolio yang masuk ke kita,” tambah dia.

Lebih lanjut Didik menjelaskan, jika transaksi berjalan di dalam negeri masih minus, ekspor barang juga tidak cukup untuk melakukan impor barang. Bahkan, pelemahan ini merupakan pertama kalinya setelah empat dekade setelah neraca perdagangan mengalami defisit.

“Mengapa defisit? Karena mayoritas dari ekspor kita itu bahan mentah. Apakah itu kakao, apakah itu batu bara, sawit, itu turun harganya di pas

Namun, Indonesia masih bisa bernapas lantaran impor bensin sudah tidak menggunakan dana sebesar dulu. Menurut dia, dengan perbaikan tersebut, maka Rupiah seharusnya dapat bertahan bahkan mungkin berpotensi mengalami penguatan.

“Karena; pertama, kondisi ekonomi dalam negeri saat kini memiliki harapan bisnis, ekspektasi, demokrasi yang bagus. Kedua, impor minyak yang dulu kencang dengan subsidi, itu tidak sekencang di waktu lalu, tetapi mengapa ini masih goyang terus?” tuturnya.

“Karena pemerintah sangat meremehkan, jadi tidak boleh meremehkan nilai tukar, juga menyatakan bahwa nilai Rupiah melemah pemerintah untung, jangan mengatakan begitu,” tandasnya.

Apple Rilis MacBook Anyar Super Tipis, Harganya?

BeritaBintang – Setelah lama diisukan, Apple akhirnya merilis sebuah MacBook anyar dalam sebuah acara bertajuk Apple Spring Foward, yang digelar di Yerba Buena Center, Selasa (10/3/2015).

Perangkat bernama MacBook ini bukanlah pengganti MacBook Air maupun MacBook Pro. Spesifikasinya nyaris sama dengan yang sebelumnya telah dirumorkan. Salah satunya adalah Apple menggunakan layar Retina berukuran 12 inch di perangkat super tipis ini.

Bisa dibilang perangkat ini menjadi gabungan antara MacBook Pro dan MacBook Air. Sekaligus jawaban Apple atas permintaan para pengguna MacBook Air yang mendambakan layar Retina beresolusi tinggi.

Layar Retina 12 inch-nya mempunyai resolusi 2.304 x 1.440 pixel dengan edge to edge cover glass. Layar ini dikatakan lebih irit 30% daya dibanding pendahulunya.

Dari segi spek, prosesornya menggunakan Intel Core M dual core berkecepatan 1,2 GHz. Prosesor ini tak membutuhkan kipas sebagai pendinginnya. Ada juga RAM 8 GB, dengan storage SSD berkapasitas mulai dari 256 GB.

MacBook anyar ini lebih tipis 24% dibanding MacBook Air, atau tepatnya 13,1 mm berbanding 17,3 mm, dengan berat hanya 2 pound atau sekitar 0,9 Kg. Dan Apple membenamkan sebuah teknologi trackpad anyar yang berjuluk Force Touch.

Dengan resolusi layar yang lebih besar, konsumsi baterainya pun akan lebih boros. Untuk itu Apple membenamkan baterai dengan kapasitas 35% lebih besar, sehingga baterainya diklaim tetap bisa bertahan sekitar 10 jam untuk memutar video.

MacBook anyar ini akan dijual mulai 10 April mendatang dengan harga termurah USD 1.299 atau sekitar Rp 16,9 juta (USD 1 = Rp 13.000). Sementara untuk spek tertinggi akan dilepas dengan harga USD 1.599. Pilihan warnanya ada tiga, yaitu silver, space gray, serta gold.