Tottenham Hotspur

Man United Sodorkan Penawaran Terakhir pada Tottenham untuk Dapatkan Eric Dier

BERITA BINTANG –  Man United Sodorkan Penawaran Terakhir pada Tottenham untuk Dapatkan Eric Dier

Manchester United disebut-sebut telah menyodorkan penawaran terakhir mereka pada kubu Tottenham Hotspur untuk Eric Dier. Ya, kini situasinya menjadi ‘take it or leave it’ untuk Spurs.

Beberapa pekan belakangan disebut kalau Man United telah mengajukan penawaran sebesar 40 juta pounds untuk Dier, namun ditolak mentah-mentah oleh kubu Spurs. Setan Merah kemudian datang lagi dengan 50 juta pounds, namun lagi-lagi di-reject manajemen The Lilywhites.

{ Baca Juga : ” MODIFIKASI: Edan, Sedan Civic Disulap Jadi Mobil Beroda 6}

Nah, karena memang sudah ngebet untuk mendapatkan Dier, kini Man United siap menaikkan tawaran mereka lagi, yakni sebesar 60 juta pounds. Seperti diklaim AGEN BOLA TERBAIK, ini adalah tawaran pamungkas yang akan dilemparkan kubu Manchester Merah. Ya, kini tergantung Spurs; terima atau tidak!

Dier, pemain Timnas Inggris yang baru berusia 23 tahun, adalah seorang gelandang jangkar. Meskipun begitu, ia juga fasih bermain di posisi centre-back.

Lawan Tottenham Spurs, Rekor Pertemuan Berpihak pada Liverpool

BeritaBintang –  Liverpool akan melakoni laga berat kontra Tottenham Hotspur di ajang Piala Liga. Laga tersebut akan dihelat di Anfield, Rabu dini hari WIB, 26 Oktober 2016.

Melihat dari komposisi pemain kedua tim, sulit untuk menentukan siapa yang berpeluang jadi pemenang di laga tersebut. Namun, dari rekor pertemuan kedua tim di 10 laga terakhir, The Reds layak diunggulkan.

Skuat asuhan Juergen Klopp meraih lima kemenangan, sedangkan Spurs meraih satu kemenangan dan sisanya berakhir dengan skor imbang. Namun, melihat dari performa positif Spurs di beberapa pekan terakhir, skuat Mauricio Pochettino dipastikan jadi lawan sebanding bagi Liverpool.

Spurs mendapat modal baik jelang lawatan ke Anfield. Tercatat, mereka belum terkalahkan di delapan laga terakhir di berbagai ajang.

Terakhir kali, kedua tim bentrok pada 27 Agustus 2016 lalu di ajang Premier League. Bermain di White Hart Lane, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1.

Liverpool mencetak gol lebih dulu melalui James Milner di menit ke-43. Tim tuan rumah membalas setelah Danny Rose mencetak gol di menit ke-72.

Dilansir Agen Bola Terbaik, berikut 10 pertemuan terakhir Liverpool vs Tottenham Hotspur:

27 Agustus 2016: Tottenham Hotspur 1-1 Liverpool (Premier League)

2 April 2016: Liverpool 1-1 Tottenham Hotspur (Premier League)

17 Oktober 2015: Tottenham Hotspur 0-0 Liverpool (Premier League)

11 Februari 2015: Liverpool 3-2 Tottenham Hotspur (Premier League)

31 Agustus 2014: Tottenham Hotspur 0-3 Liverpool (Premier League)

30 Maret 2014: Liverpool 4-0 Tottenham Hotspur (Premier League)

15 Desember 2013: Tottenham Hotspur 0-5 Liverpool (Premier League)

10 Maret 2013: Liverpool 3-2 Tottenham Hotspur (Premier League)

29 November 2012: Tottenham Hotspur 2-1 Liverpool (Premier League)

29 Juli 2012: Liverpool 0-0 Tottenham Hotspur (Premier League)

Gelandang Italia Dibidik Lima Klub dari Tiga Liga Berbeda

BeritaBintang – Gelandang milik Palermo, Franco Vazquez, telah mengonfirmasi jika dirinya pasti akan meninggalkan klubnya. Pemain berusia 27 tahun tersebut hanya tinggal menunggu penawaran yang tepat untuknya.

Sejauh ini pemain yang musim lalu mencetak delapan gol tersebut memang jadi banyak incaran berbagai klub. Dari La Liga kabarnya Sevilla menjadi peminat utama Vazquez. Namun hingga kini belum ada penawaran resmi yang diajukan.

Lalu dari Premier League, Vazquez juga jadi incaran utama dari Tottenham Hotspur dan West Bromwich Albion. Sementara dari Italia, AC Milan dan AS Roma jadi dua klub yang menginginkan jasanya.

“Saya jelas akan meninggalkan Palermo dan saya hanya tinggal menunggu penawaran yang tepat. Saya tahu ada ketertarikan dari Sevilla. Mereka adalah tim yang tampil di Liga Champions namun hingga kini belum ada kesepakatan apa pun,” jelasnya seperti dikutip dari Bintangbola.co, Senin (11/7/2016).

“Milan dan Roma? Saya tahu mereka sudah menjalin kontak dengan klub sejak lama,” tambahnya singkat.

Batshuayi Ingin Berikan Banyak Trofi untuk Chelsea

BeritaBintang – Mulai musim depan pemain asal Belgia, Michy Batshuayi resmi akan berseragam Chelsea. Pemain berusia 22 tahun tersebut akan dikontrak selama lima musim di Stamford Bridge. Batshuayi menyambut positif kesempatannya bergabung dengan Chelsea. Ia menegaskan ingin mempersembahkan banyak trofi untuk The Blues.

Batshuayi sebelumnya dikabarkan selangkah lagi akan bergabung dengan Palace setelah penawaran sebesar 38 juta euro (sekira Rp555 miliar) diterima oleh Marseille. Namun, Chelsea bergerak cepat dengan memberikan penawaran lebih besar yakni 40 juta euro (sekira Rp583 miliar).

Selain Chelsea dan Crystal Palace yang mengincar tanda tangan striker asal Belgia tersebut, terdapat tiga klub lain yang juga menginginkannya. Ketiga klub tersebut yakni Juventus, Tottenham Hotspur, dan West Ham United.

“Saya senang bisa bergabung dengan salah satu klub terbesar di Eropa dan ini merupakan langkah maju untuk karier saya,” terang Batshuayi seperti dikutip dari Bintangbola.co, Senin (4/7/2016).

“Saya berharap bisa membawa Chelsea memenangkan banyak trofi selama saya berada di Stamford Bridge,” tambahnya.

Ferguson Tak Minta Pochettino Latih United

BeritaBintang –Mauricio Pochettino mengakui dirinya tidak pernah diminta Alex Ferguson untuk melatih Manchester United. Pochettino menyatakan pelatih legendaris Setan Merah tersebut merupakan sosok yang menjadi inspirasinya.

Pochettino bertemu Ferguson di Mayfair pada Kamis 12 Mei 2016. Hal itu membuat rumor yang mengabarkan pelatih berkebangsaan Argentina tersebut bakal menjadi suksesor Louis van Gaal di United menyeruak.

Isu itu tetap menguap, meskipun Pochettino telah menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi lima musim dan bakal membawa Tottenham Hotspur finis kedua di Premier League 2015-2016. Dia pun menampik bakal hijrah ke Old Trafford.

“Tidak (ke United), Sir Alex Ferguson adalah seseorang yang selalu menjadi guru, fantastis. Ini seperti mimpi menjadi kenyataan bertemu dia, sebab saat muda dan memulai karier sebagai pelatih, dia adalah inspirasi saya,” kata Pochettino, seperti diberitakan Indowins, Sabtu (14/5/2016).

“Ketika Anda bisa menghabiskan dua jam dengan salah satu pelatih terbesar sepanjang masa, Anda pasti menikmatinya,” lanjutnya.

Pochettino Ucapakan Selamat untuk Leicester City

BeritaBintang –Hasil imbang dengan skor 2-2 dalam laga Chelsea kontra Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, mengukir sejarah baru bagi klub Leicester City. Hasil seri itu membaut The Foxes dipastikan menyabet gelar juara Premier League musim 2015-2016.

Untuk pertama kalinya, klub yang berbasis di pusat kota Leicester tersebut, membawa pulang trofi gelar juara Premier League. Atas hasil menakjubkan yang diperoleh Leicester, pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino langsung mengucapkan selamat.

“Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada Leicester dan Claudio Ranieri dan seluruh pemain maupun penggemar. Kami sebenarnya kecewa, namun kami telah berusaha hingga akhir. Meski saya kecewa, namun saya sangat bangga dengan kinerja pemain saya,” tulis Pochettino, mengutip dari Indowins, Selasa (4/5/2016).

“Kami berjuang melawan Chelsea dan mereka menunjukkan rasa hormat yang besar kepada kami. Ini merupakan pertandingan sepakbola dan kami semua laki-laki dan harus menunjukkan kekuatan. Kami memiliki kesempatan di masa depan, namun kami harus realistis dangn mengucapkan selamat kepada pemain kami. Musim depan kami harus lebih kuat dari musim ini dan mencoba jadi pemenang dalam lomba,” tambahnya.

Leicester Tak Perlu Jadi Juara Premier League

BeritaBintang  – Leicester City saat ini berada di posisi pertama klasemen sementara Premier League. Mereka berjarak tujuh poin dari Tottenham Hotspur yang berada di posisi dua. Dengan tiga laga tersisa, mereka hanya perlu satu kemenangan untuk mengunci gelar musim ini.

Meski begitu, Riyad Mahrez mengaku timnya tidak sedang mendapat tekanan. Sang pemain malah menyebut menjadi juara Premier League adalah bonus belaka. Mereka bahkan menerima jika gagal menjadi juara musim ini.

“Kami tak perlu panik. Ini hanya bonus bagi kami. Tak ada yang memprediksi kami akan di sini. Jika kami melakukannya bagus. Tetapi jika tidak, itulah hidup,” ujar Mahrez seperti diberitakan BeritaBintang dikutip kamusjudi.com, Kamis (28/4/2016).

“Kami bukanlah tim besar dan tidak perlu menjadi juara Premier League,” tambah pemain asal Algeria tersebut.

“Ini belum berakhir. Kami harus tetap melanjutkan dan fokus pada setiap pertandingan. Ini adalah fase yang berat,” tandasnya.

Caulker Tak Percaya Klopp Memboyongnya ke Anfield

BeritaBintang –   Steven Caulker resmi berseragam Liverpool di bursa transfer musim dingin 2016. Bek berusia 24 tahun itu diboyong manajemen Liverpool dari Southampton dengan status pinjaman hingga akhir musim 2015-2016.

Meski rumor mengenai ketertarikan Liverpool terhadap Caulker sudah berkembang beberapa waktu lalu, ia justru mengaku sempat terkejut bahwa Jurgen Klopp ingin memboyongnya. Bahkan, hingga saat ini Caulker menyatakan masih tak percaya bisa memperkuat tim seperti Liverpool.

“Ketika itu datang (tawaran untuk bergabung ke Liverpool) saya merasa sangat terkejut. Sebab, saya tak pernah menyangka bahwa pelatih seperti Jurgen Klopp memiliki ketertarikan kepada saya,” ujar Caulker, seperti dikutip Liverpool Echo, Minggu (17/1/2016).

“Terlebih, setelah masa-masa penuh rasa frustrasi saya bersama Southampton sejak musim panas 2015. Saya merasa sangat berterima kasih kepada Liverpool yang telah menyelamatkan karier saya di sini,” sambung mantan personel Timnas Inggris U-21 itu.

Selain itu, Caulker juga membeberkan target yang ingin dicapainya oleh Liverpool di sisa musim 2015-2016. Ia sangat berharap mampu membawa Liverpool menyudahi musim ini dengan menempati posisi zona Liga Champions.

“Saya berharap mampu memberikan penampilan terbaik yang saya miliki bersama Liverpool di musim ini. Semoga dengan kehadiran saya, kami mampu menyudahi musim ini dengan berada di posisi itu (empat besar Premier League),” tutup pemain jebolan akademi Tottenham Hotspur tersebut.

Kelebihan yang Dimiliki Rekrutan Anyar Liverpool

BeritaBintang –   Liverpool dilanda badai cedera, terutama di lini belakang. Ketiga pemain andalan di lini belakang The Reds yakni Martin Skrtel, Dejan Lovren dan Mamadou Sakho tengah berada di ruang perawatan.

Karena itu, tak heran Liverpool meminjam bek Queens Park Rangers (QPR), Steven Caulker, pada bursa transfer Januari 2016. Tentu ada alasan mengapa manajer Liverpool, Jurgen Klopp, memilih Caulker ketimbang pemain lainnya.

Menurut Klopp, Caulker memiliki kelebihan yang dapat dimaksimalkan tim saat menghadapi situasi bola mati. Kelebihan yang dimaksud ialah kemampuan duel udara. Keunggulan itu dapat dimaksimalkan tim baik saat menyerang maupun bertahan.

“Kami melihat Caulker memiliki kemampuan dalam menyundul bola. Selain itu kehadiran Caulker juga membantu kami memainkan sepakbola pressing,” jelas Klopp seperti mengutip dari Bioskopsemi , Rabu (13/1/2016).

Di awal musim ini, Caulker sempat dipinjamkan QPR ke Southampton. Namun sayang, mantan pemain Tottenham Hotspur itu gagal merebut kepercayaan pelatih Ronald Koeman. Namun, kegagalan bersama The Saints bukan alasan bagi Klopp untuk tidak memercayai Caulker.

“Dia tidak berada dalam situasi yang baik di Southampton. Namun pada Januari ini, kami memiliki solusi terbaik dan Steven (Caulker) adalah solusi terbaiknya,” urai pelatih berusia 48 tahun itu.

Top Score: Lima Tim Premier League dengan Starting Line-Up Termuda

BeritaBintang –  Tak sedikit pemain-pemain muda menghiasi sengitnya pertarungan Premier League. Tak heran, banyak tim yang memberikan kesempatan kepada para pemain mudanya untuk unjuk gigi dengan mengisi starting line up laga tiap pekannya.

Lantas, tim mana yang paling sering menurunkan pemain muda selama paruh pertama musim 2015-2016 di Premier League? Dimuat laman resmi Liverpool, Tottenham Hotspur rupanya menjadi tim yang memiliki rata-rata usia termuda dalam starting line-up yakni 24 tahun 313 hari.

Di bawahnya ada Liverpool yang rata-ratanya usianya nyaris berbeda satu tahun dengan Spurs. 25 tahun 226 hari adalah usia rata-rata starting line-up The Anfield Gank sepanjang paruh pertama musim ini.

Selain Spurs dan Liverpool, masih ada satu tim besar lainnya yang masuk dalam daftar yakni Manchester United. United tercatat memiliki rata-rata usia 26 tahun 90 hari dalam starting line-up.

Everton, yang beberapa pemain mudanya menjadi incaran di bursa transfer, rupanya tak masuk dalam daftar lima besar. The Toffees bertengger di posisi enam dengan rata-rata usia 26 tahun 283 hari.

Berikut daftar lengkap lima tim yang memiliki starting line up termuda di Premier League, Bioskopsemi merangkumnya dari berbagai sumber, Sabtu (9/1/2015):

1. Tottenham Hotspur, 24 tahun 313 hari

2. Liverpool, 25 tahun 226 hari

3. Newcastle United, 26 tahun 3 hari

4. Manchester United, 26 tahun 90 hari

5. West Ham United, 26 tahun 248 hari