Timnas Belgia

Thibaut Courtois Tak Ingin Berseragam Chelsea Musim Depan

BeritaBintang  –  Penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois dikabarkan akan hengkang dari The Blues -julukan Chelsea- pada musim panas ini. Courtois sendiri resmi bergabung dengan Chelsea pada 2011. Pada musim 2015 – 2016, kiper Timnas Belgia itu telah bermain sebanyak 22 kali untuk The Blues.

Seperti dikutip dari KampusBet.com, Kamis (12/5/2016), Courtois akan memberitahu pelatih Chelsea musim depan, Antonio Conte terkait dengan keinginannya tersebut. Real Madrid pun dikabarkan siap menampung Courtois jika pria 24 tahun itu resmi hengkang dari Chelsea.

Courtois dikabarkan ingin mencari kesempatan baru di klub lainnya. Jika ia resmi hengkang dari Chelsea, Conte harus memutar otak untuk mencari kiper baru Chelsea musim 2016 – 2017.

Kendati demikian, Conte memiliki pilihan lainnya yakni menjadikan Asmir Begovic sebagai penjaga gawang utama The Blues musim depan. Pada musim ini, Begovic hanya dimainkan dalam 16 pertandingan.

Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Conte terkait keinginan Courtois tersebut. Sebelumnya, pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa dirinya ingin fokus kepada Piala Eropa 2016 sebelum membahas mengenai susunan pemain Chelsea musim depan.

Fellaini Dituding Sebagai Preman Lapangan

BeritaBintang – Mantan wasit Premier League, Howard Webb, menilai perilaku gelandang Manchester United, Marouane Fellani, mirip preman. Hal tersebut dikatakannya setelah melihat aksi sikutnya di leg kedua babak 16 besar Europa League melawan Liverpool pada Jumat (18/03/2016) dini hari WIB.

Fellaini terlihat menyikut pemain Liverpool, Dejan Lovren, hingga membuat bek tersebut merasa pusing-pusing. Kejadian serupa sebelumnya juga terjadi pada leg pertama, saat pemain yang memiliki tinggi 194 sentimeter tersebut menyikut Emre Can.Namun pada laga tersebut ia tidak mendapat kartu dari wasit.

Webb yang menjabat sebagai Direktur Teknik Profesional Game Match Officials Limited itu cukup sering melihat tingkah gelandang Timnas Belgia tersebut. Tak pelak, ia menilai Fellaini sepantasnya mendapatkan hukuman atas tindakannya.

 “Fellaini tak bisa bermain tanpa menyikut orang. Saya rasa seharusnya dia dihukum [pada kejadian leg pertama], tetapi UEFA tidak melihat itu.”ucap Webb mengutip ESPNFC, Jumat (18/3/2016).

“Dia mengepalkan tangan, dia mengumpulkan kekuatan di lengannya, kemudian siku mengarah ke belakang kepala dan harusnya dia diusir dari lapangan,” tuntas pria berusia 44 tahun tersebut.