Tim Pramac Ducati

Raih Kemenangan di Assen, Valentino Rossi: Peluang Juara Dunia Kembali Terbuka

BERITABINTANG –  Raih Kemenangan di Assen, Valentino Rossi: Peluang Juara Dunia Kembali Terbuka

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, kembali membuktikan kemampuannya pada ajang balap MotoGP 2017 yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu 25 Juni 2017 malam WIB. Start dari posisi empat, The Doctor –julukan Rossi– sukses menjadi juara di Assen.

Meski begitu, Rossi tidak mudah untuk bisa meraih kemenangan tersebut. Meski sempat memimpin balapan cukup laman, nyatanya rider Tim Pramac Ducati, Danilo Petrruci sukses mendekat untuk memberikan tekanan kepada pembalap 38 tahun tersebut.

Tidak hanya itu, bahkan Petrux –julukan Petrucci– beberapa kali sukses menyalip Rossi untuk memperebutkan posisi pertama. Namun, pengalaman pembalap asal Italia itu mampu berbicara banyak sehingga ia sukses menuntaskan balapan sebagai yang tercepat.

{ Baca Juga : ” Raih Kemenangan Ke-100 Bersama Jerman, Joachim Loew Ucapkan Terima Kasih ke Berbagai Pihak}

Kemenangan tersebut juga menempatkan Rossi ke posisi tiga klasemen sementara pembalap dengan 108 poin, terpaut tujuh angka dari Andrea Dovizioso (Ducati Corse) yang ada di tempat pertama. Tak heran, jika The Doctor merasa kalau peluang menjadi juara dunia tahun ini kembali terbuka, mengingat masih ada banyak balapan di sisa musim.

“Kemenangan juga penting untuk kejuaraan karena sekarang peluang juara dunia kembali terbuka. Kami berhasil meraih banyak poin, tapi terutama setelah balapan yang luar biasa, ini adalah perasaan yang sangat fantastis,” jelas Rossi, seperti dilansir dari JUDI BOLA ONLINE, Selasa (27/6/2017).

Pembalap Pramac Ducati Akui Alami Masalah di Catalunya

BeritaBintang – Hasil kurang baik kembali harus rela ditelan pembalap Tim Pramac Ducati, Scott Redding di seri ketujuh di Catalunya, Barcelona, Spanyol. Redding hanya dapat finis di posisi ke-16.

Pria berusia 23 tahun itu mengaku motornya tidak dapat beradaptasi dalam beberapa seri terakhir. Ia menilai ban Michelin yang tidak dapat beradaptasi dengan motor Ducati menjadi penyebab utama dirinya gagal meraih hasil manis di Catalunya.

“Menurut saya, mereka lebih memikirkan mengenai masalah ban daripada perangkat lainnya. Saya juga merasa ada masalah tidak hanya pada tenaga, tetapi juga dengan sasis. Namun jika Anda terlalu memikirkannya, Anda akan meraih hasil yang lebih buruk,” tutur Redding, sebagaimana dikutip dari Bintangbola.co, Rabu (15/6/2016).

Redding menambahkan bahwa hingga saat ini timnya masih mencari faktor utama motornya tidak dapat tampil kompetitif. Ia merasa masalah yang dirasakannya tidak hanya pada ban, tetapi juga pada bagian-bagian lainnya.

“Di akhir saya menjadi tidak dapat mengendarainya. Saya berusaha untuk melupakannya, tetapi saya tidak bisa. Saya merasakan masalah pada motor, Michelin, dan pengaturan elektronik. Masalah yang dirasakan tidak hanya di satu bagian,” jelasnya.

Semua Pembalap Bisa Mengejutkan pada MotoGP 2016

BeritaBintang –   Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, meyakini  banyak kejutan muncul pada MotoGP 2016. Bahkan rider berjuluk Baby Alien itu meyakini bukan tak mungkin pembalap yang membela tim satelit mampu mengganggu dominasi tim pabrikan.

Benar saja, sewaktu menjalani sesi tes pramusim di Sirkuit Ricardo Tormo dan Jerez pada November 2015, beberapa tim mampu mengejutkan. Tim Suzuki Ecstar lewat pembalapnya Maverick Vinales mampu menjadi yang tercepat kedua pada hari pertama tes di Ricardo Tormo.

Sementara pembalap Tim Pramac Ducati, Scott Redding, sempat menjadi yang tercepat saat menjalani tes di Jerez. Sekaligus mengasapi Marquez yang harus puas duduk di posisi dua.

Bisa dibilang hal-hal tersebut terjadi karena adanya perubahan regulasi pada MotoGP 2016. Regulasi yang mengalami perubahan yakni bergantinya pemasok ban dari Bridgestone ke Michelin serta kewajiban menggunakan perangkat elektronik buatan Magneti Marelli dari Dorna.

“Semua pembalap bisa membuat kejutan dan sulit mengatakan di mana nantinya kami akan berdiri. Yang pasti, saat ini kami terus melakukan pengembangan,” jelas Marquez seperti mengutip dari Bioskopsemi , Senin (18/1/2016).