Tim Octo Pramac

Kecele di Race GP Jerman, Petrucci: Saya Telah Merasa Ada yang Salah sejak Sesi Pemanasan

BeritaBintangKecele di Race GP Jerman, Petrucci: Saya Telah Merasa Ada yang Salah sejak Sesi Pemanasan

Pembalap andalan Tim Octo Pramac, Danilo Petrucci, gagal merebut poin tertinggi dalam balapan MotoGP Grand Prix (GP) Jerman 2017. Mengaspal di Sirkuit Sachsenring, Petrucci hanya puas menyelesaikan race di urutan ke-12.

Petrux –begitu sang rider disapa– mengaku memang memiliki feeling yang buruk sejak sesi pemanasan digelar beberapa jam sebelum balapan berlangsung. Pembalap berusia 26 tahun itu pun mengatakan dirinya kesulitan mengendalikan motor kala melaju di Sachsenring.

[ Baca Juga : ” Scarlett Johansson Beri Bocoran Reuninya dengan Hulk dalam Avengers: Infinity War ” ]

“Jika saya boleh jujur, saya memang telah merasakan perasaan yang aneh ketika sesi warm up. Ketika balapan pun, saya tidak bisa mengontrol motor di setiap tikungan,” tegas Petrucci, seperti dikutip dari laman resmi AGEN BOLA, Kamis (6/7/2017).

“Para pembalap lainnya menyalip saya di lintasan yang lurus, dan hal itu tidak pernah terjadi pada saya sebelumnya. Sayangnya, ban depan saya pun tidak menunjang balapan,” tambah rider asal Italia itu.

Petrucci sendiri memang menorehkan catatan yang terbilang cukup buruk pada gelaran GP Jerman. Terlebih, pada seri sebelumnya di Assen, rider yang menggeber Desmosedici GP17 bernomor 9 itu sukses menyabet podium di urutan kedua. Ia pun hanya puas membawa empat poin dari race Jerman.

Kandas di Sirkuit Austin, Loriz Baz Tetap Pede Bawa si Kuda Besi

BeritaBintang Kandas di Sirkuit Austin, Loriz Baz Tetap Pede Bawa si Kuda Besi

Gagal menyelesaikan balapan di seri ketiga MotoGP Grand Prix (GP) Austin, Senin 24 April 2017 dini hari WIB, pembalap Tim Avintia, Loris Baz, mengatakan kecewa dengan penampilannya di Sirkuit Austin itu. Meski tidak berhasil finis, Baz mengaku akan terus tampil maksimal.

“Hal ini sangat mengecewakan! Meskipun saya tidak bisa membawa motor dengan baik, tapi saya mampu menjaga kompetisi dengan rider lain di posisi yang sama. Ketika saya mencoba menyalip Scott (Redding), tiba-tiba saja ada masalah di transisi mesin,” ungkap Baz, seperti dikutip dari AGEN BOLA, Rabu (26/4/2017).

[ Baca Juga : ” Pasca Jadi Dewa di Goblin, Sungjae ‘BTOB’ Ingin Jadi Penjahat ” ]

Pembalap asal Prancis itu juga menceritakan jalannya balapan yang membuat mimpinya kandas. Baz mengatakan setelah mencoba berduel dengan Redding, rival asal Tim Octo Pramac, ia merasa motor menjadi tersendat.

“Saya mungkin terlalu menekan gas dengan kuat, sehingga saya mengalami insiden pada dua atau tiga belokan berikutnya. Kali ini, saya tidak bisa menghindari adanya kecelakaan di Austin,” ucap pembalap berusia 24 tahun itu.

“Kami paham pentingnya mencetak angka dalam laga di Austin ini. Tapi motor tidak begitu mudah dikendalikan, berbeda seperti saat balapan di GP Argentina. Tapi, saya pastikan saya akan kembali bangkit di Jerez! (GP selanjutnya),” tandas rekan setim Hector Barbera itu.

Dewi Fortuna memang lebih berpihak pada sang pembalap saat mengaspal di Sirkuit Termas de Rio Hondo dalam gelaran GP Argentina. Saat itu, ia berhasil finis di urutan 11, sementara di GP Austin Baz malah gagal finis.