Tim Mercedes

Rosberg Tetap Berseragam Mercedes hingga Musim 2018

BeritaBintangIBIZA – Pembalap Formula One (F1) dari Tim Mercedes, Nico Rosberg, dikabarkan telah memperpanjang kontrak. Mercedes disebut-sebut telah mencapai kesepakatan dengan Rosberg.

Pria yang baru saja berusia 31 tahun itu akan tetap berseragam Mercedes hingga dua musim ke depan. Kabar tersebut menyeruak usai Chairman Mercedes, Niki Lauda. Ia menyatakan pihaknya dan Rosberg telah menemukan kata sepakat terkait masa depan pembalap berpaspor Jerman tersebut.

Lauda menyampaikannya langsung saat menghadiri pesta ulang tahun Rosberg di Ibiza, Spanyol, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, mantan pembalap F1 tersebut menyatakan bahwa detail kontrak Rosberg masih dalam tahap diskusi.

“Kami sudah setuju dengan kontrak baru berdurasi dua tahun. Detail mengenai kontrak tersebut masih belum rampung,” tutur Lauda, sebagaimana dilansir TaruhanBolaOnline, Selasa (28/6/2016).

Hingga saat ini Rosberg berhasil tampil impresif dalam delapan seri F1 2016. Ia masih duduk di posisi puncak klasemen sementara F1 2016 dengan raihan 141 poin.

Vettel Puji Hasil Upgrade Tim Ferrari di GP Kanada

BeritaBintang –MONTREALPembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, sukses meraih hasil yang memuaskan ketika melakoni sesi kualifikasi seri ketujuh gelaran Formula One (F1) musim 2016. Bagaimana tidak, ia bakal memulai balapan Grand Prix (GP) Kanada dengan berada di posisi ketiga.

Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit di Sirkuit Gilles Villeneuve, Vettel mampu berada di posisi ketiga usai mencatatkan waktu 1 menit 13.857 detik. Pembalap asal Jerman itu berada tepat di bawah duo Tim Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg.

Vettel pun lalu membeberkan faktor utama di balik kecepatan yang ditunjukkan oleh mobilnya di sesi kualifikasi GP Kanada. Ia mengatakan bahwa kinerja Tim Ferrari dalam meng-upgrade SF16-H menjadi alasan utama performa apiknya tersebut.

“Apa yang saya tunjukkan di sesi kualifikasi tadi adalah hasil dari kinerja seluruh orang-orang yang berada di sini (Tim Ferrari). Mereka sudah bekerja sangat baik dalam menentukan upgrade terbaru untuk mobil ini,” jelas Vettel, seperti dikutip dari Taruhan Bola Online, Minggu (12/6/2016).

“Saya puas dengan apa yang kami dapatkan di sesi kualifikasi tadi. Saya sangat optimis bisa meneruskan performa seperti ini pada balapan besok,” tandas pemilik gelar juara dunia F1 sebanyak empat kali tersebut.

Tak Ingin Gagal Lagi, Rosberg Minta Tim Mercedes Selidiki Faktor Kegagalannya di Monaco

BeritaBintang –Pembalap Tim Mercedes, Nico Rosberg gagal memetik hasil manis di GP Monaco pada Minggu, 29 Mei 2016 malam WIB. Pria asal Jerman itu harus puas finis di posisi ketujuh. Sementara pembalap Tim Mercedes lainnya, Lewis Hamilton berhasil mengukuhkan kemenangan pertamanya musim ini.

Rosberg mengaku dirinya mengalami masalah yang cukup menghambat dirinya sejak awal balapan. Kendati demikian, hingga saat ini dirinya masih belum mengetahui faktor utama kegagalannya di GP Monaco.

Ia berharap timnya segera mencari tahu faktor kegagalannya di Monaco. Sebab, ia mengaku tidak ingin mengalami hal yang serupa untuk kedua kalinya.

“Kami akan mencari tahu dan mencoba memahaminya. Ada beberapa hal yang menjadi pemicunya. Saat ini kami hanya tahu bahwa tempratur cukup memengaruhi,” tutur Rosberg, sebagaimana dilansir dari Taruhan Bola Online, Senin (30/5/2016).

“Tentu saja itu dapat menyebabkan masalah, tetapi masih terlalu cepat untuk mengatakannya atau masih ada faktor lainnya yang dapat memengaruhi. Kami butuh waktu untuk menganalisis lagi,” pungkasnya.

Rio Haryanto Puji Kecepatan Wehrlein

BeritaBintang –Pembalap Tim Manor Racing, Rio Haryanto, memuji kecepatan yang dimiliki rekan setimnya, Pascal Wehrlein, tiap kali mentas bareng mobil MRT05 di setiap lintasan. Kecepatan yang dimiliki Wehrlein membuat Rio selalu berjuang meraih hasil lebih baik ketimbang driver berpaspor Jerman tersebut.

Dalam lima race awal Formula One (F1) 2016 musim ini, Rio memang belum bisa mengalahkan Wehrlein. Prestasi terbaik Rio sejauh ini ialah finis di posisi 16 GP Bahrain dan GP Spanyol. Sementara Wehrlein sanggup menduduki posisi 13 di Bahrain.

Namun, masih ada 16 seri ke depan yang dapat dimanfaatkan Rio. Pembalap berusia 23 tahun tersebut dapat membuktikan bahwa memiliki skill yang tak kalah apik ketimbang pembalap binaan Tim Mercedes tersebut.

“Jujur , kami selalu bekerja sama. Ya, ia memang cepat dan hal itu memotivasi saya,” jelas Rio mengutip dari Taruhan Bola Online, Minggu (22/5/2016).

Selanjutnya, Rio dan Wehrlein akan mentas di seri keenam F1 yang berlangsung di Sirkuit Monte Carlo, Monaco. Balapan tersebut bakal diselenggarakan pada Minggu 29 Mei 2016.

Rekan Setim Rio Haryanto Dihukum

BeritaBintang – Rekan setim Rio Haryanto di Tim Manor, Pascal Wehrlein, resmi diberi hukuman oleh Federasi Otomatif Internasional (FIA) akibat melanggar peraturan pitlane pada sesi free practice 1 (FP1). Pembalap asal Jerman diberi hukuman berupa denda sebesar 400 euro atau sekira Rp6 juta.

Setelah mendapat laporan dari Race Director, Steward memutuskan Wehrlein melanggar pasal 22 ayat 10 peraturan yang dibuat FIA. Mantan pembalap cadangan Tim Mercedes, melanggar batas kecepatan maksimum yang ditetapkan. Wherlein melaju dengan kecepatan 83,1 km/h dari 60km/h yang ditetapkan oleh FIA.

Pada sesi FP1, Wehrlein berhasil meraih catatan waktu 1 menit 36,371 detik dan berada di posisi 17. Sementara itu pembalap Tim Mercedes, Nico Rosberg, kembali menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 35,073 detik.

Hasil berbeda diraih oleh Rio yang masih belum bisa menunjukan kelasnya. Pembalap asal Indonesia hanya mampu menempati posisi terakhir dengan waktu 1 menit 37,714 detik.

Rekan Rio Haryanto Puas dengan Hasil Seri Pertama F1

BeritaBintang –Pembalap Manor Racing Team, Pascal Wehrlein, menyatakan puas dengan hasil akhir yang berhasil diraihnya di seri pembuka Formula One (F1) di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada Minggu 20 Maret 2016. Dalam seri perdana tersebut, rekan setim Rio Haryanto ini berhasil finis di posisi 16.

“Pertama-tama itu adalah hasil yang luar biasa pada balapan pertama saya. Terima kasih kepada tim. Saya berhasil memulai awal yang baik, dan saya senang dengan hasil akhir yang saya capai,” ujar Wehrlein, seperti dikutip dari akun resmi Facebook Manor Racing, Senin (21/3/2016).

Mantan pembalap cadangan Mercedes itu mengatakan dirinya sempat mengalami masalah ban, tepat sebelum kecelakaan yang melibatkan Fernando Alonso dan Esteban Gutierrez. Akibat insiden tersebut, seri yang digelar di Sirkuit Albert Park ini sempat dihentikan beberapa menit.

“Setelah itu, setiap orang mulai memerhatikan saya karena kami sempat bermasalah dengan ban. Saya tidak dapat melakukan apa pun. Saat sudah dekat dengan akhir pertandingan, saya hanya fokus mencapai garis finis. Kami belajar banyak pada balapan tersebut. Setiap orang bekerja sama dengan baik. Kami berhasil memulai laga dengan baik. Kini kami akan fokus tampil lebih baik,” jelas Wehrlein.

Pada seri perdana F1 2016 tersebut, posisi tercepat diduduki pembalap Tim Mercedes, Nico Rosberg, yang disusul pembalap Mercedes lainnya Lewis Hamilton, dan di posisi ketiga diisi oleh pembalap Ferrari, Sebastian Vettel.

Fernando Alonso Diam-Diam Ingin ke Mercedes

BeritaBintang –   Pembalap Tim McLaren Honda, Fernando Alonso ternyata tak puas dengan peforma timnya pada laga uji coba pramusim. Pria 34 tahun itu diam-diam menyimpan hasrat tuk menjadi bagian dari Tim Mercedes pada masa yang akan datang.

“Kamu pasti selalu ingin mobil yang terbaik dan menurut saya, itu adalah Mercedes. Meski begitu, saya merasa cukup puas karena saya berada di tim yang selalu mencoba tampil lebih baik. Jadi saya merasa cukup senang,” ungkap pria asal Spanyol tersebut kepada BintangBoLa, Selasa (8/3/2016).

Alonso mengungkapkan bahwa pada musim ini, ia siap tampil berbeda dan lebih baik bersama McLaren Honda. “Ini adalah era baru bagi McLaren. Pada musim ini kami telah menemukan tim yang lebih baik dan dapat menyuguhkan peforma mobil yang lebih baik. Ini akan menjadi musim yang luar biasa,” ujarnya.

Pada musim lalu, Alonso hanya berhasil sampai posisi 17 klasemen akhir dengan raihan 11 poin. “Musim ini akan berbeda karena saya telah memulai dengan benar. Mungkin saya masih memiliki kemungkinan menelan kekalahan, tetapi musim ini akan berbeda,” tuturnya.

Alonso menambahkan bahwa meski musim 2016 belum bergulir, dirinya telah merasa termotivasi untuk tampil lebih baik. Pada musim ini pula, Alonso akan menunggangi mobil dengan kekuatan lebih baik dari musim lalu.

Rosberg Berikan Saran kepada Ferrari untuk Kalahkan Mercedes

BeritaBintang –   Nico Rosberg memberikan sedikit sarannya kepada rival Tim Mercedes AMG, yakni Tim Scuderia Ferrari terkait persaingan di gelaran Formula One (F1) musim 2016. Ia menyarankan agar Tim Ferrari untuk tampil hebat sejak awal musim jika ingin mengalahkan Mercedes.

Seperti diketahui, dalam dua musim terakhir dominasi Tim Mercedes di F1 memang tak bisa dibantahkan oleh siapa pun. Bahkan dengan banyaknya perubahan regulasi serta perpindahan antar pembalap tak mampu menghentikan laju positif tim pabrikan asal Jerman tersebut.

Namun alih-alih ingin terus mempertahankan dominasi timnya di ajang balap Jet Darat tersebut, Rosberg justru memberikan sarannya kepada Tim Ferrari. Ia menuntut agar sang rival tersebut mampu menjaga konsistensi sejak awal hingga akhir musim.

“Saya sempat menilai bahwa mereka (Tim Ferrari) bakal menjadi pesaing utama kami pada tahun lalu. Sebab di seri pembuka bergulir, mereka tampil benar-benar sangat luar biasa di atas lintasan,” ujar Rosberg, seperti dikutip BintangBoLa, Minggu (6/3/2016).

“Namun sayangnya itu hanya sebuah gebrakan awal saja. Sebab di seri-seri berikutnya mereka tertinggal sangat jauh dari kami, dan pada akhirnya musim kembali menjadi milik kami,” sambung pembalap berkebangsaan Jerman itu.

“Jadi saya sangat mengharapkan agar mereka bisa tampil konsisten sepanjang tahun, mulai dari awal hingga seri-seri terakhir. Sebab bersaing dengan mereka merupakan hal yang sangat menyenangkan untuk kami di sini,” tuntas pria berusia 30 tahun tersebut.

Bernie Ecclestone: Lewis Hamilton Sudah Kelewatan

BeritaBintang – Bos F1, Bernie Ecclestone, mengaku mulai gerah melihat prilaku pebalap dari Tim Mercedes, Lewis Hamilton. Di mata Bernie, apa yang dilakukan Hamilton di luar trek balap sudah kelewat batas.

Padahal, tadinya pria gaek berusia 84 tahun itu cukup mengagumi Hamilton. Menurut Bernie, apa yang dilakukan pebalap Inggris itu bisa mengangkat citra olahraga F1.

Bahkan Bernie mengritik prilaku Sebastian Vettel, yang kalem, karena dianggap tak memberi kontribusi positif bagi perkembangan ajang jet darat.

Akan tetapi, gaya hidup hedonis yang menonjolkan pesta pora, yang kini diusung Hamilton, ternyata sekarang mulai berlebihan. Kata Bernie, boleh saja Hamilton bergaul dengan para wanita cantik dunia, namun tetap ada batasnya dengan mempertimbangkan norma dan etika yang ada.

Selama ini Hamilton memang dikenal pebalap F1 yang nyentrik. Dia tidak suka gaul dengan para pebalap dunia. Dia lebih senang nongkrong bersama artis dunia atau para model. Bahkan penampilan Hamilton pun tak ubahnya seperti penyanyi rap, dengan anting berlian plus kalung emas seberat satu kilogram, dan tato sekujur tubuh.

Di penampilannya yang terbaru, Hamilton kini mengecat rambut hitamnya menjadi pirang menyala. Untungnya, semua itu diimbangi dengan prestasi yang bagus. Hamilton diprediksi bakal mukus meraih gelar juara dunia F1 untuk ketiga kali tahun ini.

Nico Rosberg Ingin Gelar Juara di Italia demi Buah Hati

BeritaBintang – Pebalap F1 dari Tim Mercedes, Nico Rosberg, menyatakan bahwa dirinya sudah tak sabar mengikuti balapan seri ke-12 di Italia, akhir pekan ini.

Dia ingin menjadi juara dan menghadiahi untuk putrinya yang baru saja lahir, Minggu (30/8/2015), di RS Princesse Grace, Monaco.

Berita gembira itu disebarkan pebalap Jerman tersebut melalui akun miliknya.

“Di bulan purnama ini telah lahir putri tercantik kami, Minggu (30/8/2015) sore. Kami benar-benar bahagia,” tulis Rosberg.

Rosberg juga mengatakan bahwa istrinya, Viviane, dalam kondisi baik setelah melahirkan. Menurut Rosberg, kehadiran putrinya itu menambah semangat dia untuk meraih prestasi terbaik.

“Sebagai seorang ayah tentu saya ingin memberi hadiah terindah bagi istri dan putri yang baru lahir,” ujarnya.

Saat balapan di Belgia, Romain Grosjean, yang juga baru punya anak, mengatakan kepada Rosberg bahwa menjadi ayah tidak berarti menurunkan semangat balapan.

“Kami adalah pebalap, kami mencintai apa yang kami kerjakan. Kami tahu ini profesi yang berbahaya, kehadiran anak tentu mengubah hidup kita. Saya tak pernah jadi juara dunia, tak pernah menjuarai balapan, tapi kehadiran anak telah mengubah semuanya menjadi lebih baik. Saya harap Nico mengalami hal yang sama,” ucapnya.