Tim Manor Racing

Rio Haryanto Berharap Segera Mendapatkan Sponsor Baru

BeritaBintang – Masa depan pembalap kebangaan Indonesia, Rio Haryanto, di Formula One (F1) 2016 masih belum menemui titik terang. Sebab, hingga saat ini Rio masih harus membayarkan setengah dari jumlah total kewajibannya kepada Tim Manor Racing.

Seperti diketahui, Rio harus membayar 15 juta euro atau Rp221 miliar. Hingga saat ini, Rio baru membayar setengah dari Rp218 miliar.

Rio mengaku akan menggunakan libur musim panas untuk mencari sponsor baru. Ia berharap segera mendapatkan kabar baik.

“Manajeman saya sudah bekerja keras, kami akan menggelar beberapa pertemuan dalam beberapa pekan mendatang. Saya harap segera mendapat kabar baik,” jelas Rio, seperti dikutip dari Bintangbola.co, Rabu (3/8/2016).

“Ini bukanlah hal yang mudah dan masih ada keragu-raguan mengenai apa yang akan terjadi di masa depan. Saya yakin manajeman telah bekerja keras untuk mengamankan posisi saya di sepanjang musim,” tandasnya.

Pascal Wehrlein Nikmati Atmosfer Sirkuit Hockenheimring

BeritaBintang – Pembalap Tim Manor Racing, Pascal Wehrlein, mengaku senang dapat menyelesaikan balapan perdananya di kampung halamannya, Jerman. Pada seri yang berlangsung di Sirkuit Hockenheimring tersebut, rekan setim Rio Haryanto tersebut finis di posisi ke-17.

Meski gagal menyumbangkan poin untuk Tim Manor Racing, Wehrlein mengaku tetap puas. Ia juga tidak menampik bahwa dirinya sangat menikmati atmosfer di GP Jerman tersebut.

“Saya merasakan atmosfer dan dukungan yang istimewa. Sebelum balapan, kami sempat mampir di Motodrom untuk menemui para fans dan mereka sangat menudukung kami,” jelas Wehrlein mengutip dari Panduan Judi Online , Senin (1/8/2016).

“Rasanya sangat istimewa saat melihat banyak bendera Jerman berkibar, saya kita mereka (fans) sangat menikmati balapan ini setelah sekian lama tidak ada Grand Prix Jerman,” tambahnya.

Sejauh ini, Wehrlein baru berhasil mengantongi satu poin dari 12 seri Formula One (F1) 2016. Poin tersebut dikantonginya usai finis di posisi ke-10 saat bersaing di GP Austria.

Hamilton Rajai Sirkuit Hockenheimring, Rio Haryanto Finis Terbawah

BeritaBintang – Pembalap Tim Mercedes, Lewis Hamilton, menjadi raja di seri ke-12 Formula One (F1) 2016 yang dilangsungkan di Sirkuit Hockenheimring pada Minggu (31/7/2016) malam WIB. The Boss –julukan Hamilton– yang start dari posisi dua mampu merebut tangga teratas sejak tikungan pertama.

Sementara itu, posisi dua dan tiga ditempati duo Red Bull yakni Daniel Ricciardo dan Max Verstappen. Rekan setim Hamilton, Nico Rosberg, yang start dari pole position harus puas finis di tangga keempat.

Posisi lima dan enam konsisten ditempati Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen (Ferrari). Sementara pembalap Tim Manor Racing, Rio Haryanto, finis di posisi 20 atau urutan paling bawah. Sebab dua pembalap lain yakni Felipe Massa dan Felipe Nasr gagal menyelesaikan balapan.

Jalannya Balapan Dikutip Bintangbola.co

Hamilton sukses menyodok ke posisi terdepan ketika balapan di Sirkuit Hockenheim menyelesaikan lap pertama. Padahal Hamilton memulai balapan dari posisi dua. Tidak hanya Hamilton, Max Verstappen yang start dari posisi empat juga naik dua tingkat untuk menduduki posisi dua.

Sementara itu Nico Rosberg yang start dari pole position harus rela turun ke posisi empat. Sedangkan pembalap Tim Manor Racing, Rio Haryanto, yang start dari 19 harus menempati urutan 22 atau urutan buncit pada lap pertama.

Hingga balapan memasuki lap ke-15, urutan pembalap teratas belum berubah. Hamilton masih kukuh di posisi terdepan. Pembalap berpaspor Inggris itu masih belum mampu dikejar duo Red Bull, Max Verstappen dan Daniel Ricciardo yang menduduki tangga kedua dan ketiga.

Rosberg masih berusaha mengintip peluang di posisi empat. Sementara Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen (Ferrari) masih konsisten menghuni tangga kelima dan keenam. Pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, masih belum beranjak dari urutan terbawah.

Pada lap ke-29, Rosberg sempat melakukan overtake apik. Tidak lama setelah keluar dari pit stop untuk kedua kalinya, pembalap berpaspor Jerman itu sukses melewati Verstappen untuk menduduki posisi lima. Verstappen berupaya merebut kembali posisinya, namun gagal.

Rosberg tampil luar biasa di balapan kali ini. Sempat terperosok ke posisi lima bahkan enam, mantan pembalap Tim Sauber itu mampu menduduki posisi dua di lap ke-45. Ia masih berupaya menjaga jarak dari Hamilton yang menduduki posisi terdepan.

Namun karena kesalahan strategi pit stop, posisi dua Rosberg berhasil direbut duo Red Bull yakni Ricciardo dan Verstappen. Selepas momen tersebut, tak ada perubahan posisi signifikan di posisi atas.

Hamilton sukses memenangi balapan, disusul Ricciardo dan Verstappen di posisi dua dan tiga. Sementara Rosberg harus puas finis di posisi empat, diikuti Vettel dan Raikkonen di tangga lima dan enam.

Berikut ini hasil race GP Jerman:

1. Lewis Hamilton GBR Mercedes-Mercedes 67 laps 1h 30m 44.200s

2. Daniel Ricciardo AUS Red Bull-Renault +06.900s

3. Max Verstappen NED Red Bull-Renault +13.400s

4. Nico Rosberg GER Mercedes-Mercedes +15.800s

5. Sebastian Vettel GER Ferrari-Ferrari +32.500s

6. Kimi Raikkonen FIN Ferrari-Ferrari +37.000s

7. Nico Hulkenberg GER Force India-Mercedes +70.000s

8. Jenson Button GBR McLaren-Honda +1 lap

9. Valtteri Bottas FIN Williams-Mercedes +1 lap

10. Sergio Perez MEX Force India-Mercedes +1 lap

11. Esteban Gutierrez MEX Haas-Ferrari +1 lap

12. Fernando Alonso ESP McLaren-Honda +1 lap

13 Romain Grosjean FRA Haas-Ferrari +1 lap

14. Carlos Sainz Jr ESP Toro Rosso-Ferrari +1 lap

15. Daniil Kvyat RUS Toro Rosso-Ferrari +1 lap

16. Kevin Magnussen DEN Renault-Renault +1 lap

17. Pascal Wehrlein GER Manor-Mercedes +2 laps

18. Marcus Ericsson SWE Sauber-Ferrari +2 laps

19. Jolyon Palmer GBR Renault-Renault +2 laps

20. Rio Haryanto INA Manor-Mercedes +2 laps

Rekan Rio Haryanto Akui Manor Racing Masih Miliki Banyak Kekurangan

BeritaBintangHOCKENHEIM – Pembalap Tim Manor Racing, Pascal Wehrlein mengaku bahwa timnya masih harus berbenah diri jika ingin meraih hasil manis di sisa seri Formula One (F1) 2016. Pembalap asal Jerman tersebut menilai bahwa kekuatan mobil Tim Manor Racing masih kurang maksimal.

Sejauh ini, Tim Manor Racing baru berhasil mengantongi satu poin. Rekan setim Rio Haryanto tersebut juga menyatakan bahwa timnya masih harus memaksimalkan kekuatan aerodinamis mobilnya.

Pada seri selanjutnya, para pembalap F1 akan bersaing di Sirkuit Hockenheimring, Jerman. Seri ke-12 tersebut akan dihelat pada Minggu 31 Juli 2016.

“Hockenheimring adalah sebuah tantangan teknis. Dengan trek lurus yang panjang, kami membutuhkan kekuatan yang lebih dan menggabungkannya dengan kecepatan rendah saat berada di tikungan,” tutur Wehrlein, mengutip dari akun TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Kamis (28/7/2016).

“Kami sadar bahwa kekurangan kami saat ini masih pada lini aerodinamis, tetapi kami harap dapat tampil maksimal. Kami harap dapat menunjukkan kemajuan kami di sini,” pungkasnya.

Bos Manor Tak Peduli soal Tenggat Waktu Kekurangan Dana Rio Haryanto

BeritaBintang – Hasil cukup baik diraih pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, saat mengaspal di Formula One (F1) seri Austria, Minggu 3 Juli 2016. Pada balapan yang berlangsung di Red Bull Ring tersebut, Rio finis di posisi ke-16.

Namun ada hal kurang menyenangkan dibalik keberhasilan Rio tersebut. Sebab, hingga saat ini, pembalap berusia 23 tahun itu masih memiliki tunggakan dana kepada timnya, Manor Racing.

Kendati demikian, bos Tim Manor Racing, Dave Ryan, mengaku tidak mempermasalahkan mengenai hal itu. Baginya, yang terpenting saat ini adalah Rio dan Tim Manor Racing terus berupaya maksimal untuk memetik hasil lebih baik.

“Mungkin ada tenggat waktunya, sejujurnya saya tidak peduli akan hal itu. Namun kami tetap akan bekerja keras. Saya peduli dengan kerja keras tim dan saya harap itu akan berbuah manis,” tutur Ryan, seperti dikutip dari Panduan Judi Online, Rabu (6/7/2016).

Seperti yang diketahui, Rio wajib membayar sebesar 15 juta euro atau sekira Rp218 miliar. Namun hingga saat ini, pembalap kelahiran Surakarta itu baru membayar setengahnya.

GP Inggris Beri Motivasi Besar untuk Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein

BeritaBintang – Usai bertarung di GP Austria akhir pekan lalu, para pembalap Formula One (F1) akan bertarung di GP Inggris pada Minggu 10 Juli 2016. GP Inggris disebut memberikan motivasi besar untuk orang-orang di dalam Tim Manor Racing, termasuk dua pembalapnya yakni Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Balap Manor, Dave Ryan. Ryan mengungkapkan, Inggris merupakan basis Tim Manor. Karena itu, tak heran hal tersebut memberikan motivasi lebih agar bisa menunjukkan performa yang lebih baik.

“Secara alami, menuju ke Grand Prix asal negara tim minggu berikutnya akan memberikan semua orang motivasi besar,” kata Ryan, sebagaimana dimuat dalam keterangan pers yang diterima Bintangbola.co.

Meski demikian, Ryan tidak mau berekspektasi besar dan sesumbar. Ia menyatakan, penting bagi kedua pembalapnya beserta orang-orang di dalam Tim Manor untuk tetap memasang target yang realistis.

“Kami perlu tetap tenang dan realistis. Setelah banyak kerja keras di paruh pertama musim ini, semua orang layak menikmati momen hari ini sebelum kerja keras dimulai lagi besok,” terangnya.

Rio Haryanto Puas Start di Posisi ke-17

BeritaBintangBAKU – Pembalap Formula One (F1) kebangaan Indonesia, Rio Haryanto, berhasil meraih posisi terbaiknya di kualifikasi F1 2016. Rio akan memulai balapan dari posisi ke-17 di GP Eropa pada Minggu 19 Juni 2016 malam WIB.

Sejauh ini, posisi tersebut adalah posisi terbaik Rio di kualifikasi F1. Hasil memuaskan tersebut tentu bakal menjadi modal baik bagi Rio menghadapi seri kedelapan F1 tersebut.

Rio mengaku senang atas hasil manis yang diraihnya di kualifikasi F1 GP Eropa tersebut. Ia mengaku pada kualifikasi kali ini, dirinya dan Tim Manor Racing berhasil menemukan pengaturan mobil yang tepat.

“Tadi kami berhasil mendapatkan pengaturan yang bagus di kualifikasi. Setelah FP3, kami menukar pengaturan mobil dan di kualifikasi, performa saya sangat bagus,” tutur Rio, seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima TaruhanBolaOnline, Minggu (19/6/2016).

“Saya sangat senang dengan hasilnya. Bedanya (catatan waktu) sangatlah sedikit sekali dengan yang menduduki posisi ke-16. Hari ini cukup baik bagi kami,” lanjutnya.

Tim Manor Racing Berharap Dapat Tampil Maksimal di Kanada

BeritaBintang – Selesai sudah seri keenam gelaran Formula One (F1) di Monte Carlo, Monaco. Pembalap Tim Mercedes, Lewis Hamilton berhasil menjadi yang tercepat pada seri yang digelar pada Minggu, 29 Mei 2016 malam WIB tersebut.

Sementara pembalap muda Indonesia, Rio Haryanto hanya berhasil finis di posisi ke-15. Rekan setim Rio, Pascal Wehrlein finis satu posisi di atas Rio.

Hasil tersebut tentu bukan merupakan hasil yang diinginkan oleh Tim Manor Racing. Sebab, kedua pembalap tim yang berbasis di Banbury, Inggris tersebut belum juga berhasil mencuri poin dari enam seri pembuka F1 2016.

Kendati demikian, bos Tim Manor Racing, Dave Ryan mengaku dirinya dan tim tidak akan berlarut-larut dalam kekecewaan. Ia berharap timnya dapat tampil lebih baik pada seri ketujuh di Kanada.

“Jadi kami akan melihat ke depan, ke Kanada saat ini. Di sana ada tantangan yang berbeda dan kami harap dapat memanfaatkan keuntungan dengan lebih baik,” jelas Ryan, sebagaimana dikutip dari Bintangbola.co.

Bos Manor Racing: Rio Sangat Tidak Beruntung

BeritaBintang –Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, harus rela menelan pil pahit di seri keempat Formula One (F1) musim ini. Pemuda 23 tahun itu gagal menyentuh garis finis di seri tersebut.

Kegagalan Rio bermula dari insiden senggolan yang terjadi antara Tim Haas, Esteben Gutierrez dan Tim Force India, Nico Hulkenberg. Akibat dari insiden tersebut mobil yang dtunggangi Hulkenberg menabrak sayap mobil Rio. Alhasil, pembalap muda asal Tanah Air itu harus mengakhiri balapan lebih cepat.

Direktur balap Tim Manor Racing, Dave Ryan menilai Rio kurang beruntung di seri keempat tersebut. Ia juga menyatakan tidak dapat melupakan kegagalan timnya di seri yang berlangsung di Sochi, Rusia ini.

“Saya tidak dapat mengatakan bahwa ini adalah seri yang dapat dilupakan. Saya rasa ini adalah hasil yang sangat mengecewakan. Rio sangatlah tidak beruntung di sini,” tutur Ryan, seperti dilansir dari akun Facebook resmi Manor Racing, Selasa (3/5/2016).

“Dalam rekaman terlihat bahwa mobilnya terkena masalah. Akibatnya, ia harus keluar dari balapan,” lanjut Ryan.

Legenda F1 Bela Rio Haryanto

BeritaBintang – Legenda mobil balap Formula One (F1), Mark Webber, membela pilot Tim Manor Racing, Rio Haryanto, terkait insiden kecelakaan dengan Romain Grosjean. Ia menilai driver Tim Haas tersebut ceroboh dengan tak melihat Rio keluar dari garasi.

“Itu kecerobohan, bisa dikatakan sebagai sesuatu yang luar biasa. Maksudnya, saya merasa aneh dengan Grosjean. Apakah dia tidak melihat Rio keluar dari garasi? kata Webber mengutip Yahoo Sports, Minggu (20/3/2016).

Buah dari insiden tersebut, pembalap asal Indonesia itu harus memulai balapan GP Australia dari posisi buncit. Bahkan Race Director memutuskan Rio dijatuhi hukuman dua poin penalti yang bakal terekam di Superlicence miliknya.

Mantan pembalap Red Bull tersebut menambahkan kecelakaan yang dialami Rio merupakan yang pertama terjadi jelang seri perdana F1 di Australia. Alhasil pilot bernomor 88 itu harus start di posisi 22.

“Ini kecelakaan pertama yang terjadi di Formula one,” tutup sosok berusia 39 tahun tersebut.