Tim Ducati

Wusshhh! Ini Dia Gaya Andalan Jorge Lorenzo ketika Main Golf

BeritaBintangWusshhh! Ini Dia Gaya Andalan Jorge Lorenzo ketika Main Golf

finis urutan ketiga dalam balapan MotoGP Grand Prix (GP) Spanyol 2017, Jorge Lorenzo berhasil mendapat momen emas mengawali seri keempat GP 2017 itu dengan finis urutan ketiga. Sebagai pembalap kawakan yang kini bergabung bersama Tim Ducati, hasil Lorenzo itu merupakan finis terbaiknya setelah menjadi rider anyar Ducati.

Dengan pencapaiannya itu, X Fuera –begitu Lorenzo dijuluki– bisa tersenyum lebar dan sukses mengamankan posisi tampil dalam podium Sirkuit Jerez. Pembalap berusia 30 tahun itu pun berkali-kali menegaskan hasil itu membuatnya  sangat bahagia.

[ Baca Juga : ” Penulis Skenario Bantah Kehadiran Tokoh X-Force di Deadpool 2 ” ]

Tak hanya membawa pulang trofi pertamanya bersama Ducati, balapan GP Spanyol 2017 menjadi lebih spesial karena Lorenzo bisa menunjukkan performa impresif di hadapan publik sendiri. Rider asal Spanyol itu pun kini bisa tersenyum puas menutup seri keempat musim ini.

Lepas dari Sirkuit Jerez, kini sang rider tengah menikmati liburan akhir pekan selama jeda istirahat yang dimilikinya. Dalam unggahan terbaru Lorenzo di akun Twitter pribadinya, @lorenzo99, ia terlihat tengah fokus melakukan olahraga golf.

Melihat foto yang ikut diunggah dalam tweet terbaru Lorenzo, juara dunia GP 2010, 2012, dan 2015 itu sangat serius melakukan tembakan dengan stik golf andalannya. Penampilan sang rider pun jauh berbeda. Memakai atasan berwarna gelap dipadukan dengan celana selutut, X Fuera lebih santai dibandingkan saat melaju dengan motor Desmosedici GP17 di lintasan balap.

“Melatih ayunan saya! #golf FJL99,” kicau rider bernomor 99 itu.

Para penggemar pun ikut meramaikan cuitan Lorenzo dengan memberikan pesan balasan bagi rider jagoannya. Sang rider pun banjir ratusan like dari para penggemarnya. Bahkan, tak sedikit yang ikut mengomentari kaki Lorenzo yang dianggap ringkih.

“Kakinya seperti di kartun!! Itu terlihat seperti stik kecil,” canda @P5Paul kepada AGEN BOLA.

“Saya suka baju Anda, sangat cocok dengan tubuh Anda!” puji @Lysiane46.

“Jorge, golf tidaklah mudah, tapi saya yakin ayunan Anda akan menjadi yang terhebat!” seru @JavierAmoros_.

Jorge Lorenzo: Saya Tampil Lebih Cepat di Hari Kedua

BeritaBintang – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, lumayan senang setelah meraih catatan waktu yang lebih baik di hari kedua tes pengujian Sirkuit Red Bull Ring pada Rabu 20 Juli 2016 malam WIB. X-Fuera –julukan Lorenzo– mengaku motor YZR-M1 kepunyaannya melaju lebih cepat ketimbang hari pertama.

Pembalap berusia 28 tahun itu selalu mengaspal di dua hari tes. Pada hari pertama, rider berpaspor Spanyol itu harus puas menduduki posisi 12 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 25.175 detik. Saat itu ia tertinggal 1,4 detik dari rider Tim Ducati, Andrea Dovizioso, yang keluar sebagai rider tercepat.

Di hari kedua tes, Lorenzo berada di posisi yang jauh lebih signifikan. Ia sanggup menduduki posisi enam dengan raihan waktu terbaik 1 menit 24.194 detik. Juara dunia tiga kali kelas MotoGP itu tertinggal 0,9 detik dari pembalap Ducati lain, Andrea Iannone, yang keluar sebagai rider tercepat.

Karena itu, perbaikan catatan waktu itu dapat dijadikan modal sebelum kembali tampil di sirkuit yang sama. Sekadar informasi, Sirkuit Red Bull Ring merupakan arena race ke-10 MotoGP 2016 yang berlangsung pada Minggu 14 Agustus 2016 malam WIB.

“Dibandingkan hari sebelumnya, saya meraih hasil yang lebih baik kali ini. Kami merasakan beberapa perkembangan pada motor, jadi saya terlihat sedikit lebih cepat. Sebelumnya, saya tertinggal 1,4 detik dari rider tercepat, namun kali ini hanya 0,9 detik,” jelas Lorenzo mengutip dari Bintangbola.co, Kamis (21/7/2016).

Stoner: Lorenzo Akan Cepat Nyaman dengan Motor Ducati

BeritaBintang – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, per MotoGP 2017 akan membela Tim Ducati. Mantan pembalap utama Ducati, Casey Stoner, meyakini Lorenzo akan cepat nyaman dengan motor mantan timnya.

Stoner sadar motor Ducati dan Yamaha memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Meski demikian, pria yang kini berprofesi sebagai test rider Ducati itu yakin hal tersebut tidak akan terlalu bermasalah untuk Lorenzo.

Menurut Stoner, pengalaman dan kualitas yang dimiliki X-Fuera -julukan Lorenzo- akan membantu rider berpaspor Spanyol itu untuk cepat beradaptasi dengan motor Ducati. Apabila sudah menemukan setting-an yang tepat, rider berusia 30 tahun itu yakin Lorenzo akan tampil luar biasa bersama motor Ducati.

“Saya tahu motor seperti apa yang diinginkan Jorge (Lorenzo). Mungkin dia terlebih dahulu harus bisa menemukan pengaturan motor yang tepat,” tutur Stoner, sebagaimana diberitakan Panduan Judi Online, Minggu (3/7/2016).

“Tapi saya yakin dia akan merasa cepat nyaman dengan motor Ducati. Untuk sementara ini, kita semua hanya bisa berspekulasi,” sambung mantan pembalap Repsol Honda tersebut.

Kehadiran Pembalap Muda Buat Valentino Rossi Tetap Jago di Lintasan

BeritaBintang –Mantan pembalap andalan Tim Ducati, Loris Capirossi, menyebut penyebab utama Valentino Rossi tetap andal di lintasan meski sudah berusia 37 tahun. Capirex –sapaan akrab Capirossi– menilai, kehadiran pembalap muda di akademi yang dimiliki yakni VR46 membuat Rossi selalu termovitasi ketika menunggangi sang kuda besi.

The Doctor –julukan Rossi– membangun akademi balap bernama VR46 pada 2014. Akademi tersebut dibangun di kampung halamannya di daerah Tavullia, Italia.

Jika tak ada jadwal Grand Prix, The Doctor –julukan Rossi– bersama pembalap akademi selalu berlatih. Namun, motor yang digunakan bukanlah motor yang biasa dipakai di ajang Grand Prix, melainkan tipe motorcross.

Pada momen latihan itulah, jiwa serta kualitas balap Rossi benar-benar terasah. Alhasil, Rossi masih tampil kompetitif di ajang MotoGP 2016 meski sudah tak lagi muda. Hingga MotoGP 2016 memasuki tujuh seri, Rossi masih duduk di posisi tiga klasemen, tertinggal 22 angka dari Marc Marquez yang memuncaki klasemen.

“Valentino Rossi berlatih bersama pembalap-pembalap muda. Hal itu membuat Rossi semakin kuat dan tampak masih muda,” jelas Capirossi mengutip dari TaruhanBolaOnline, Sabtu (18/6/2016).

Bersalaman Usai GP Catalunya, Tanda Valentino Rossi dan Marc Marquez Mulai Berdamai

BeritaBintang – Ada pemandangan unik nan langka usai seri ketujuh MotoGP 2016 yang dilangsungkan di Sirkuit Catalunya rampung diselenggarakan. seperti diberitakan Panduan Judi Online Dua pembalap yang sempat terlibat perseteruan pada MotoGP 2015, Valentino Rossi dan Marquez bersalaman sekaligus memberi selamat satu lain.

Hal itu memunculkan isu mulai adanya perdamaian antara dua pembalap tersebut. Namun, terlepas dari isu perdamaian yang muncul, The Doctor dan The Baby Alien menyuguhkan balapan yang menarik di Sirkuit Catalunya.

Rossi memulai balapan dengan kurang optimal. Start dari posisi lima, pembalap berpaspor Italia itu sempat tercecer ke posisi tujuh. Namun, berkat skill serta ditunjang kemampuan apik dari YZR-M1, Rossi berhasil merebut posisi pertama milik Jorge Lorenzo pada lap keenam.

Selepas melewati X-Fuera –julukan Lorenzo, Rossi begitu tenang menduduki posisi teratas. Nasib nahas dialami Lorenzo. Pada lap 16, Lorenzo ditabrak pembalap Tim Ducati, Andrea Iannone, sehingga membuatnya gagal finis untuk kedua kalinya musim ini.

Terlepas dari insiden yang dialami Lorenzo, Rossi mendapat perlawanan sengit dari Marquez yang menempati tangga kedua pada lap 21. Saling membalap sempat terjadi pada keduanya. Marquez sempat menduduki posisi terdepan di lap 22. Namun satu lap berselang, Rossi kembali merebut posisi puncak dan petaka dialami Baby Alien –julukan Marquez.

Marquez sempat melebar dan gagal memepet Rossi di lap 23. Alhasil, Rossi sanggup mengakhiri balapan di posisi pertama dengan keunggulan hampir tiga detik dari Marquez di posisi kedua.

Berkat kemenangan ini, Rossi masih tertahan di posisi tiga dengan koleksi 103 poin. Puncak klasemen diisi Marquez dengan raihan 125 poin, diikuti Lorenzo di tangga kedua dengan 115 angka.

Mantan Pembalap F1 Menyindir Keinginan Maldonado Kembali ke F1

BeritaBintang – Eks pembalap yang disebut-sebut sebagai driver terburuk Formula One (F1) sepanjang masa, Taki Inoue kembali menyindir mantan pembalap F1 berkebangsaan Venezuela, Pastor Maldonado yang berniat kembali ikut serta dalam ajang balap jet darat tersebut.

Sebelumnya, Maldonado kehilangan kesempatannya untuk terus membela Tim Lotus karena sponsor utama mereka yang merupakan perusahaan minyak terbesar Venezuela yakni Petroleos de Venezuela (PDVSA) tidak mampu membiayai dirinya.

Kabarnya Maldonado yang saat ini tinggal di Monaco, menghadiri paddock F1 pada akhir pekan lalu. Ia sangat santer diisukan sedang mengincar kursi Manor yang mungkin akan ditinggalkan oleh Rio Haryanto setelah Juli 2016.

Mendengar rumor tersebut taki langsung berkicau menggunakan akun social media Twitter-nya @takiinoue. Ia lantas mengomnetari keinginan Maldonado untuk kembali menuju F1.

“Pastor Maldonado sedang mencari jalan keluar agar dapat kembali membalap di F1. Ayo Mal, tanpa Anda F1 sangatlah membosankan,” tulis mantan pembalap berkebangsaan Jepang tersebut, Jumat (3/6/2016).

Iannone Berharap Tidak Ulangi Kesalahannya di MotoGP Barcelona

BeritaBintang – Kiprah Andrea Iannone sebagai pembalap MotoGP memang bisa dikatakan cukup impresif. Selain memiliki kemampuan yang lumayan, pembalap Tim Ducati itu juga mempunyai keberanian dalam menyalip lawannya dari sudut yang tidak memungkinkan.

Meski memiliki kemampuan yang di atas rata-rata, musuh utama Iannone adalah nasib sial yang terkadang menimpanya di sejumlah balapan. Bahkan di musim ini saja, terhitung Iannone sudah kali merasakan kesialan atau tepatnya saat mengaspal di MotoGP seri Le Mans dan Mugello.

Jelang bergulirnya seri ketujuh MotoGP 2016, lantas membuat Iannone memberikan komentarnya. Pemilik julukan The Maniac Joe tersebut berharap bisa melakoni balapan yang sesuai harapannya di Sirkuit Katalunya akhir pekan nanti.

“Kemenangan bukanlah hal yang dengan mudah bisa kami raih, segalanya harus sempurna untuk meraihnya. Saya mempunyai peluang memenangi balapan di Le Mans dan Mugello, sayangnya melakukan kesalahan,” ucap Iannone, seperti dikutip dari Bintangbola.co, Sabtu (4/6/2016).

“Saya memulai balapan dengan cukup buruk dan ditambah dengan crash yang saya alami. Akan tetapi peluang kami untuk menang begitu nyata, maka dari itu saya berharap balapan di akhir pekan ini akan berjalan baik untuk saya,” tutup pembalap berusia 26 tahun tersebut.

Casey Stoner Sayangkan Kegagalan Andrea Iannone Menang di GP Italia

BeritaBintang  –  Juara dunia dua kali MotoGP, Casey Stoner, menyayangkan kegagalan juniornya di Tim Ducati, Andrea Iannone, dalam memenangkan GP Italia akhir pekan lalu. Stoner menilai, seharusnya Iannone bisa menjadi pemenang andai tidak sial di awal-awal balapan.

Stoner memuji performa yang ditunjukkan Iannone ketika balapan di Sirkuit Mugello. Menurut pria yang kini berstatus sebagai test rider Ducati tersebut, The Maniac Joe -julukan Iannone- tampil dengan kecepatan yang luar biasa.

“Tanpa perlu diragukan lagi, Andrea Iannone dan Desmosedici GP memiliki kecepatan yang sama dengan pembalap yang ada di depan dan berpeluang menang di Mugello,” kata Stoner, sebagaimana diberitakan BeritaBintang.com, Kamis (26/5/2016).

“Sayangnya, dia kehilangan momen di awal-awal balapan dan kehilangan banyak waktu yang menyebabkan tertinggal jauh dari banyak pembalap,” sambung pembalap berkebangsaan Australia itu.

Stoner mengaku senang melihat Iannone bisa memperbaiki performanya hingga akhirnya bisa mencatat waktu tercepat di lap terakhir. Menurutnya, pada momen itu pembalap berusia 26 tahun tersebut telah menunjukkan seberapa besar potensinya.

Hasil Kualifikasi MotoGP Mugello 2016

BeritaBintang – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, akan start dari posisi terdepan setelah menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello pada Sabtu (21/5/2016) malam WIB. The Doctor –julukan Rossi– berhasil meraih catatan waktu terbaik 1 menit 46.504 detik.

Tanda-tanda Rossi akan meraih waktu tercepat memang sudah terlihat saat mentas di Free Practice (FP) empat. Saat itu, pembalap berpaspor Italia tersebut sanggup menempati posisi kedua.

Kembali ke hasil kualifikasi, posisi kedua ditempati pembalap Tim Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, dengan catatan waktu terbaik 1 menit 46.607 detik. Sementara rider Tim Ducati yakni Andrea Iannone melengkapi grid terdepan dengan menduduki posisi tiga.

Sementara penghuni posisi satu dan dua klasemen MotoGP 2016 yakni Jorge Lorenzo dan Marc Marquez gagal tampil optimal. Marquez akan memulai balapan dari posisi empat, sementara Lorenzo satu posisi lebih rendah. Race bakal dilangsungkan pada Minggu 22 Mei 2016 malam pukul 19.00 WIB.

Berikut ini hasil kualifikasi MotoGP Italia:

1. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 46.504s [Lap 7/8] 340km/h (Top Speed)

2. Maverick Viñales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 46.598s +0.094s [7/7] 340km/h

3. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 46.607s +0.103s [5/8] 347km/h

4. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 46.759s +0.255s [2/7] 341km/h

5. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 46.882s +0.378s [8/8] 340km/h

6. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 47.186s +0.682s [6/6] 340km/h

7. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 47.218s +0.714s [7/8] 342km/h

8. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 47.247s +0.743s [9/9] 339km/h

9. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 47.261s +0.757s [6/7] 349km/h

10. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 47.359s +0.855s [5/6] 345km/h

11. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 47.361s +0.857s [6/6] 346km/h

12. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 47.436s +0.932s [7/7] 346km/h

13. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 47.089s 348km/h

14. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 47.159s 339km/h

15. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 47.555s 343km/h

16. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 47.659s 335km/h

17. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 47.830s 335km/h

18. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 48.111s 345km/h

19. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 48.372s 331km/h

20. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 48.646s 336km/h

21. Loris Baz FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 48.991s 339km/h

Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* No Time

Ducati Akan Beberkan Sosok Rekan Lorenzo usai GP Italia

BeritaBintang – Tim Ducati Corse tampaknya tidak akan membuka teka-teki mengenai sosok pembalap yang akan menemani Jorge Lorenzo di tim pabrikan Italia tersebut musim depan. Ducati dikabarkan baru akan mengumumkan sosok pembalap tersebut usai seri Italia pada Minggu, 22 Mei 2016 malam WIB.

Sejauh ini, duo rider Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso dikabarkan tengah bersaing untuk memperebutkan satu kursi di Tim Ducati musim depan. Sayang, keduanya tidak dapat menunjukkan performa impresif pada seri kelima, akhir pekan lalu.

Pada GP Prancis, baik Iannone dan Dovizioso gagal menyentuh garis finis akibat terjatuh. Kendati demikian, pihak Ducati tetap menargetkan hasil maksimal di Mugello, Italia. Oleh sebab itu, tim pabrikan Italia tersebut enggan membeberkan teka-teki sosok pembalap yang akan menjadi tandem Lorenzo pada musim 2017.

“Mereka tidak ingin mendapatkan masalah di Italia. Seri ini sangatlah penting bagi Ducati dan saat ini mereka sedang fokus untuk mendapatkan hasil terbaiknya,” ujar seorang sumber sebagaimana dilansir dari Kamusjudi.com, Kamis (12/5/2016).

“Itu berarti mereka akan tetap diam perihal sosok rekan Jorge. Jika mereka memberitahu sebelum Mugello, pembalap mana yang akan bertahan maka keduanya pasti akan marah,” pungkasnya.